berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Kesehatan

Riset FKM Unair Temukan Kaitan Konsumsi Air Galon Mengandung BPA dengan Risiko Alergi

Marthen TandirerungDiterbitkan 31 Jul 2026 - 13.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Riset FKM Unair Temukan Kaitan Konsumsi Air Galon Mengandung BPA dengan Risiko Alergi
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Penggunaan galon air minum isi ulang telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pemenuhan kebutuhan cairan sehari-hari masyarakat di Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut, sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair) memberikan temuan baru yang perlu dicermati oleh para konsumen. Penelitian yang dijalankan oleh tim dari FKM Unair berhasil mengidentifikasi korelasi yang signifikan secara statistik terkait konsumsi air minum dalam kemasan dengan kandungan Bisphenol A (BPA). Konsumsi tersebut terbukti berkaitan dengan peningkatan risiko riwayat alergi dan hipersensitivitas pada kelompok usia dewasa. Temuan penting dari riset ini telah dipublikasikan secara resmi dalam artikel ilmiah yang diterbitkan oleh jurnal AIMS Environmental Science edisi tahun 2025.

BPA merupakan bahan kimia industri yang lazim dimanfaatkan dalam proses produksi plastik keras berjenis polikarbonat. Material ini sering kali diaplikasikan pada berbagai wadah, termasuk galon air minum isi ulang yang banyak beredar di pasaran. Selama ini, perdebatan publik mengenai bahaya BPA lebih banyak menyoroti risiko penyakit berat seperti kanker atau gangguan reproduksi. Namun, dampak paparan bahan kimia ini terhadap sistem kekebalan tubuh manusia justru kerap luput dari perhatian masyarakat luas. Melalui artikel ilmiah tersebut, tim peneliti mencatat bahwa terdapat hubungan yang berkesinambungan antara paparan BPA melalui konsumsi air minum dalam kemasan dengan munculnya gangguan imunosupresif.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Dr. Sudarmaji, Dosen Departemen Kesehatan Lingkungan FKM Unair yang juga merupakan anggota tim riset, memaparkan bahwa selama lebih dari satu dekade terakhir, sudah cukup banyak penelitian eksperimental maupun epidemiologi yang melaporkan potensi pajanan BPA dalam memengaruhi sistem imun. Menurutnya, hasil dari penelitian yang dilakukan di Surabaya ini dapat menjadi tambahan bukti ilmiah yang sangat berharga, khususnya yang berasal dari dalam negeri. Ia menegaskan bahwa pajanan BPA melalui air minum dalam kemasan layak untuk terus dipantau secara berkala sebagai salah satu isu kesehatan lingkungan di Indonesia.

Baca Juga

Putusan Mahkamah Konstitusi Mengenai Pemisahan Anggaran MBG dan Pendidikan

Putusan Mahkamah Konstitusi Mengenai Pemisahan Anggaran MBG dan Pendidikan

Studi lapangan yang diinisiasi oleh FKM Unair ini secara khusus mengamati 96 responden dewasa yang bermukim di Kelurahan Tambak Wedi, Kota Surabaya. Para peserta penelitian tersebut tercatat memiliki kebiasaan mengonsumsi air minum secara rutin, dengan rata-rata konsumsi mencapai sekitar dua liter air setiap harinya. Durasi paparan yang diamati oleh tim peneliti juga menunjukkan rentang waktu yang sangat panjang, yakni selama kurang lebih 31 tahun. Pajanan kumulatif jangka panjang inilah yang menjadi salah satu titik perhatian utama dalam menganalisis dampak kesehatan secara menyeluruh pada warga setempat.

Selain melakukan pengamatan terhadap kondisi kesehatan para responden, tim riset juga melaksanakan uji laboratorium terhadap produk air minum yang beredar. Pengujian ini melibatkan 10 merek air kemasan galon yang lazim dikonsumsi oleh masyarakat. Hasil analisis memperlihatkan fakta bahwa seluruh sampel merek air kemasan galon yang diuji tersebut terbukti positif mengandung BPA. Dalam pengujian tersebut, peneliti juga menemukan bahwa kadar tertinggi BPA yang terkandung di dalam sampel air galon mencapai angka 0,099 mikrogram per liter.

Baca Juga

Pemanfaatan Pengelolaan Sampah Menjadi Sumber Ekonomi Berkelanjutan di Kabupaten Malinau

Pemanfaatan Pengelolaan Sampah Menjadi Sumber Ekonomi Berkelanjutan di Kabupaten Malinau

Terkait korelasi positif dengan gangguan imunosupresif berupa riwayat hipersensitivitas, Dr. Sudarmaji turut menjelaskan mekanisme biologis yang terjadi di dalam tubuh manusia. Secara biologis, zat BPA diduga kuat dapat meningkatkan stres oksidatif dan memicu timbulnya proses inflamasi atau peradangan. Akibat dari proses tersebut, pada individu tertentu, respons imun dapat menjadi tidak seimbang sehingga reaksi hipersensitivitas atau alergi menjadi lebih mudah muncul. Hal ini menegaskan bahwa potensi gangguan kesehatan akibat zat kimia tersebut sangat erat kaitannya dengan paparan yang berlangsung secara terus-menerus.

Lebih jauh, Dr. Sudarmaji mengingatkan adanya kelompok-kelompok tertentu yang paling rentan terhadap efek imunotoksik dari paparan BPA. Kelompok rentan tersebut meliputi janin, bayi, anak-anak, ibu hamil, serta individu yang sistem imunnya belum matang atau sedang mengalami gangguan kesehatan tertentu. Sebagai penutup, ia menyatakan bahwa temuan riset ini harus dijadikan sebagai sinyal ilmiah agar pajanan BPA tetap dikendalikan secara serius. Upaya pengendalian ini dapat diwujudkan terutama melalui pengawasan mutu kemasan pangan yang ketat, peningkatan edukasi kepada masyarakat luas, serta pelaksanaan penelitian lanjutan di masa mendatang.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

SurabayaFKM UnairBisphenol ABPAAir Minum Dalam KemasanAlergi

Berita Terbaru Lainnya

Cara Menganalisis Arah Pasar Saat IHSG Dibuka MenguatCara Mengamankan Infrastruktur AI dari Ancaman Agen Mandiri yang Lolos SandboxPutusan Mahkamah Konstitusi Mengenai Pemisahan Anggaran MBG dan PendidikanPemanfaatan Pengelolaan Sampah Menjadi Sumber Ekonomi Berkelanjutan di Kabupaten MalinauEvaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Komisi IX DPR Dorong Penggunaan Data Status GiziCara Membaca Indikator Perlambatan Ekonomi Amerika Serikat untuk Keputusan FinansialRestorasi Ekosistem Laut Bali Barat Melalui Transplantasi Terumbu Karang dan Ocean LiteraSEACara Memahami Skema Transisi Perdamaian Gaza Melalui Rencana 20 Poin

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Putusan Mahkamah Konstitusi Mengenai Pemisahan Anggaran MBG dan Pendidikan

Nasional

Putusan Mahkamah Konstitusi Mengenai Pemisahan Anggaran MBG dan Pendidikan

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  5. 5Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap