Peta persaingan olahraga tinju dunia di kelas super welter dipastikan akan kembali memanas menyusul kabar terbaru yang diumumkan oleh Dewan Tinju Dunia atau WBC. Pihak WBC secara resmi telah memberikan konfirmasi mengenai potensi pertarungan besar antara pemegang sabuk juara dunia kelas super welter saat ini, Sebastian Fundora, yang akan berhadapan dengan penantang tangguh asal Albania, Ermal Hadribeaj. Duel perebutan gelar bergengsi ini direncanakan bakal diselenggarakan pada tanggal 17 Oktober 2026 mendatang. Bagi Sebastian Fundora, laga yang sangat dinantikan ini akan menjadi kesempatan krusial untuk mempertahankan sabuk juara dunianya. Jika pertarungan ini terwujud, laga tersebut akan menandai upaya Fundora untuk mempertahankan gelar juara dunia WBC untuk yang keempat kalinya sepanjang perjalanan karier profesionalnya di atas ring tinju.
Sebastian Fundora merupakan petinju jangkung asal Amerika Serikat yang sangat akrab di telinga para penggemar tinju dengan julukan "The Towering Inferno". Petinju yang kini menginjak usia 28 tahun tersebut saat ini memegang status kehormatan sebagai juara bertahan kelas super welter WBC. Sepanjang kariernya, Fundora memiliki rekam jejak yang sangat solid dengan catatan rekor bertarung sebanyak 24 kemenangan, 1 kekalahan, dan 1 hasil imbang. Sebelum mencapai posisinya sebagai juara bertahan yang dominan seperti sekarang, Fundora pertama kali merebut sabuk juara bergengsi WBC dan World Boxing Organization (WBO) setelah sukses menundukkan lawannya, Tim Tszyu, pada bulan Maret 2024. Kemenangan besar atas Tszyu tersebut menjadi titik balik yang sangat penting bagi Fundora untuk bangkit. Sebelumnya, ia sempat menelan pil pahit berupa kekalahan profesional perdana dalam kariernya saat menghadapi Brian Mendoza pada tahun 2023. Sejak kebangkitan tersebut, Fundora telah membuktikan ketangguhan mental dan fisiknya dengan sukses tiga kali mempertahankan gelar juara dunia yang disandangnya.








