Puasa Senin Kamis merupakan salah satu ibadah puasa sunah yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Ibadah ini dilaksanakan secara berkala pada hari Senin dan Kamis dengan menahan diri dari rasa lapar, dahaga, makan, minum, serta berbagai hal yang dapat membatalkan puasa. Waktu pelaksanaannya dimulai sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari yang diniatkan semata-mata karena Allah SWT.
Secara hukum, puasa Senin Kamis berstatus sunah. Artinya, umat Islam yang menjalankannya akan memperoleh pahala kebaikan, sedangkan mereka yang tidak melaksanakannya tidak menanggung dosa. Landasan pelaksanaan ibadah ini bersandar pada riwayat hadis yang menerangkan bahwa Nabi Muhammad SAW senantiasa memberikan perhatian khusus pada kedua hari tersebut. Dalam riwayat hadis dijelaskan bahwa amal perbuatan manusia diperlihatkan kepada Allah SWT pada hari Senin dan Kamis, dan Rasulullah SAW menyukai situasi ketika catatan amalnya diperlihatkan dalam keadaan sedang berpuasa.
Bacaan Niat Puasa Senin dan Kamis
Dalam pelaksanaannya, niat menjadi landasan utama sebelum memulai puasa. Pelafalan niat puasa sunah ini dibedakan berdasarkan hari pengerjaannya:
Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Niat puasa pada hari Senin: "Nawaitu shauma yaumil itsnaini sunnatan lillahi ta'ala." Artinya: "Aku berniat puasa sunah hari Senin karena Allah Ta'ala."
Niat puasa pada hari Kamis: "Nawaitu shauma yaumil khamisi sunnatan lillahi ta'ala." Artinya: "Aku berniat puasa sunah hari Kamis karena Allah Ta'ala."
Prakiraan Cuaca Sumut 17 September 2026, Hujan Ringan Berpotensi Merata hingga Malam Hari

Pertimbangan Kondisi Fisik dan Kesehatan
Pelaksanaan puasa sunah tetap perlu memperhatikan kesiapan fisik dan kondisi tubuh masing-masing individu. Bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau membutuhkan pengaturan pola makan khusus, sangat disarankan untuk mempertimbangkan kemampuan fisik secara bijak. Individu dengan kebutuhan tersebut dianjurkan berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan atau berdiskusi dengan orang tua guna memastikan ibadah puasa dijalankan secara aman dan tepat.






