berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Olahraga

Prediksi Final Leg 2 AFF 2026, Mampukah Thailand Kejar Agregat?

Bambang SetiawanDiterbitkan 26 Agu 2026 - 00.58 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Prediksi Final Leg 2 AFF 2026, Mampukah Thailand Kejar Agregat?
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Timnas Thailand menghadapi misi yang sangat berat saat melawat ke Hanoi untuk melakoni laga penentu final Piala AFF 2026. Tertinggal agregat 0-2 dari Timnas Vietnam usai takluk di kandang sendiri pada leg pertama, skuad berjuluk Gajah Perang dituntut mencetak sejarah baru demi mempertahankan reputasi sebagai penguasa sepak bola Asia Tenggara.

Laga leg kedua final Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung di Hanoi, Vietnam, pada Rabu (26/8/2026). Pertandingan ini akan menjadi ajang pembuktian apakah Thailand sanggup membalikkan keadaan atau justru Vietnam yang sukses menyegel trofi juara di hadapan pendukungnya sendiri.

Rekor Sejarah yang Menghantui Thailand

Tantangan Thailand untuk mengejar defisit dua gol berhadapan langsung dengan catatan sejarah turnamen. Sepanjang gelaran Piala AFF, belum pernah ada satu pun tim yang berhasil melakukan comeback dan menjadi juara setelah menelan kekalahan dengan selisih dua gol atau lebih pada pertemuan pertama di babak final.

Catatan serupa pernah dialami Timnas Indonesia pada final 2010 dan Timnas Malaysia pada final 2014. Kedua tim tersebut memang mampu memetik kemenangan pada leg kedua setelah tertinggal setidaknya dua gol di leg pertama, tetapi kemenangan tersebut tidak cukup untuk membalikkan agregat total demi mengamankan gelar juara.

Baca Juga

Hasil Friendly Voli Putra Indonesia vs Kamboja Leg 2, Menang 3-0

Hasil Friendly Voli Putra Indonesia vs Kamboja Leg 2, Menang 3-0

Kini, Thailand sebagai pemilik koleksi tujuh gelar juara Piala AFF memikul beban untuk meruntuhkan statistik minor tersebut jika ingin kembali mengangkat trofi turnamen bergengsi antarnegara Asia Tenggara ini.

Kesiapan Taktik dan Perang Urat Saraf

Pada leg pertama yang berlangsung di Bangkok, skuad asuhan Anthony Hudson sejatinya mampu mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, efektivitas permainan Vietnam di bawah komando pelatih Kim Sang-sik menjadi pembeda. Vietnam tampil disiplin dengan menjaga kerapatan jarak antarlini serta mengandalkan serangan balik cepat yang mematikan.

Menjelang duel penentuan di Hanoi, Anthony Hudson menegaskan bahwa perjuangan timnya belum berakhir. Ia meminta para pemain tetap optimistis dan percaya pada performa di lapangan.

"Kami emosional dan itu adalah sesuatu yang perlu kami ingat, para pemain bermain bagus dan saya ingin mereka mengetahui itu. Saya ingin mereka percaya pada penampilan mereka dan fakta bahwa babak ini belum selesai, ini belum selesai sama sekali," ungkap Hudson seperti dikutip dari ASEAN United FC.

Baca Juga

Kasus ISPA di Pontianak Meningkat 10% saat Kabut Asap

Kasus ISPA di Pontianak Meningkat 10% saat Kabut Asap

Hudson juga menilai posisi tuan rumah yang tengah memimpin justru mendatangkan tekanan tersendiri bagi kubu lawan.

"Tekanan sebenarnya ada pada Vietnam. Anda unggul 2-0, di kandang sendiri, Anda akan mengatakan tekanan ada pada tim tuan rumah untuk mendapatkan hasil dan kemenangan," tambahnya.

Untuk bisa membalikkan keadaan di Hanoi, Hudson wajib meracik strategi ampuh guna membongkar pertahanan solid Vietnam asuhan Kim Sang-sik sembari mewaspadai serangan balik cepat yang sewaktu-waktu bisa memupus harapan Thailand.

Sumber: Tirto

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Piala AFF 2026Timnas Thailand

Berita Terbaru Lainnya

Hasil Friendly Voli Putra Indonesia vs Kamboja Leg 2, Menang 3-0Kasus ISPA di Pontianak Meningkat 10% saat Kabut AsapHasil La Liga, Gol Larut Pablo Garcia Bawa Real Betis Tundukkan Valencia 1-0Perang Dagang Memanas Kanada Balas Tarif Trump hingga 50 PersenMenguji Batas Kebebasan Berekspresi, Polisi Tetapkan Empat Tersangka Kasus Promosi Stan Musik di AncolAda DSI, Nilai Ekspor RI Berpotensi Menggemuk hingga Rp 88,5 TChina Jadi Pasar Terbesar Sarang Walet RI, Ekspornya Tembus Rp 3 TPrabowo Tegaskan Negara Hadir dalam Penanganan Bencana Cepat dan Masif

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap