berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Politik

Prabowo Subianto Ingatkan Bahaya Devide et Impera yang Masih Nyata

Yolanda RumbayanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 02.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Prabowo Subianto Ingatkan Bahaya Devide et Impera yang Masih Nyata
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Presiden Prabowo Subianto kembali memberikan pandangannya mengenai situasi politik dan keamanan yang berkaitan dengan kekayaan alam suatu bangsa. Dalam sebuah pertemuan resmi yang dihadiri oleh para pelaku usaha, beliau menyoroti isu politik pecah belah atau yang sering dikenal dengan istilah devide et impera. Isu ini dinilai bukan sekadar catatan sejarah di masa lalu, melainkan sebuah realitas yang masih terus berlangsung hingga saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto di hadapan para pengusaha dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Pertemuan yang berlangsung di ibu kota ini menjadi momen penting untuk mengingatkan kembali tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah besarnya potensi kekayaan alam yang dimiliki. Berikut adalah sejumlah pertanyaan dan jawaban untuk memahami lebih rinci mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto serta agenda pertemuan dengan

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal
Kadin Indonesia
.

Apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto mengenai politik devide et impera?

Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa politik pecah belah atau devide et impera masih terjadi hingga saat ini. Menurut beliau, praktik adu domba ini bukanlah sekadar tulisan yang hanya bisa ditemukan di dalam buku-buku sejarah. Praktik tersebut adalah sesuatu yang nyata dan masih dipraktikkan. Pernyataan ini menegaskan bahwa ancaman terhadap persatuan bangsa masih terus membayangi, terutama yang berkaitan dengan pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan khusus terhadap negara.

Mengapa banyak pihak yang dinilai ingin mengadu domba bangsa?

Berdasarkan pandangan Presiden Prabowo Subianto, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, banyak pihak luar atau entitas tertentu yang sengaja ingin mengadu domba bangsa agar bisa mengambil keuntungan dari sumber daya alam. Kekayaan alam yang melimpah sering kali memicu ketertarikan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memancing keributan. Dengan menciptakan situasi yang tidak stabil melalui adu domba, pihak-pihak tersebut dapat lebih mudah mencari celah untuk meraup keuntungan dari kekayaan alam yang dimiliki oleh suatu negara.

Bagaimana Presiden Prabowo menggambarkan posisi negara yang kaya akan sumber daya alam?

Baca Juga

Cara Mengelola Anggaran Daerah di Tengah Penyesuaian TKD dan Menanti Dana Tambahan

Cara Mengelola Anggaran Daerah di Tengah Penyesuaian TKD dan Menanti Dana Tambahan

Mantan menteri pertahanan ini menyatakan bahwa negara-negara yang kaya akan sumber daya alam sering kali seperti mendapat kutukan. Hal ini dikarenakan negara-negara tersebut selalu menjadi sasaran empuk bagi pihak-pihak yang mencari untung lewat memancing keributan. Alih-alih membawa kemakmuran yang merata secara damai, kekayaan alam yang melimpah justru sering mengundang campur tangan dari pihak yang ingin memecah belah persatuan demi kepentingan ekonomi mereka sendiri.

Apakah ada contoh kawasan yang disebutkan oleh Presiden Prabowo terkait dampak kekayaan alam ini?

Ya, Presiden Prabowo Subianto memberi contoh kawasan Timur Tengah sebagai perbandingan yang nyata. Kawasan Timur Tengah dikenal sangat kaya akan sumber daya alam, khususnya minyak, gas, dan mineral. Namun, akibat kekayaan yang melimpah tersebut, kawasan itu sering menjadi sasaran pihak luar. Beliau menyebutkan bahwa di kawasan Timur Tengah, berkecamuk perang hingga ratusan tahun. Contoh ini diberikan untuk menekankan betapa besarnya risiko yang dihadapi oleh wilayah yang dianugerahi sumber daya alam yang sangat berlimpah.

Kapan dan di mana Presiden Prabowo menyampaikan pidato tersebut?

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato mengenai ancaman nyata politik pecah belah ini saat berpidato di hadapan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Pidato tersebut disampaikan di Istana Negara, atau Istana Kepresidenan Jakarta, pada hari Jumat, tanggal 31 Juli 2026.

Siapa saja yang hadir dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta tersebut?

Pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta tersebut dihadiri oleh para pengusaha dari Kadin Indonesia. Sekitar 150 pengusaha tampak hadir untuk mendengarkan pidato Presiden Prabowo secara langsung. Kehadiran para pelaku usaha ini menunjukkan adanya perhatian yang besar dari sektor ekonomi terhadap arahan dan pandangan yang disampaikan oleh kepala negara.

Baca Juga

Alasan Laporan Keuangan Perdana BPI Danantara Indonesia Belum Diterbitkan

Alasan Laporan Keuangan Perdana BPI Danantara Indonesia Belum Diterbitkan

Siapa yang memimpin rombongan Kadin Indonesia dalam pertemuan tersebut?

Rombongan pengusaha dari Kadin Indonesia dipimpin oleh Anindya Novyan Bakire. Anindya Novyan Bakire adalah Ketua Umum Kadin Indonesia yang turut memberikan keterangan mengenai kehadiran para pengusaha di Istana Negara pada hari Jumat, 31 Juli 2026 tersebut.

Berapa banyak perwakilan daerah yang turut serta memenuhi undangan Presiden Prabowo?

Menurut keterangan dari Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakire, undangan Presiden Prabowo tersebut dihadiri oleh perwakilan dari seluruh Indonesia. Secara spesifik, seluruh pimpinan Kadin dari 38 provinsi di Indonesia menghadiri pertemuan penting di Istana Kepresidenan Jakarta tersebut.

Apa tujuan utama dari kehadiran para pimpinan Kadin dari 38 provinsi tersebut?

Kehadiran para pimpinan Kadin dari 38 provinsi di Istana Negara memiliki tujuan yang sangat jelas terkait dengan perekonomian nasional. Mereka hadir karena ingin berdiskusi mengenai bagaimana bersama-sama bisa meningkatkan ekonomi dari daerah. Diskusi ini menjadi langkah penting bagi para pengusaha dan pemerintah untuk bersinergi dalam memajukan perekonomian di berbagai wilayah di Indonesia.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi DaerahPrabowo SubiantoKadin IndonesiaDevide et ImperaPolitik

Berita Terbaru Lainnya

Cara Mengelola Anggaran Daerah di Tengah Penyesuaian TKD dan Menanti Dana TambahanKetangguhan Rover Curiosity NASA Menjelajahi Mars Selama Hampir 14 TahunKondisi Trotoar Amblas di Jalan Raya Sawangan Depok dan Keluhan WargaKronologi Kasus Pembacokan Petugas Valet oleh Debt Collector di SurabayaPendaratan Airbus A380 Emirates di Bandara Soekarno-Hatta untuk Tur PramusimStrategi Menghadapi Penahanan Suku Bunga The Fed Saat Berinvestasi BitcoinHarga BBM Nonsubsidi Pertamax Turun per 1 Agustus 2026, Berikut Rincian dan KetentuannyaPercepatan Integrasi E-Government untuk Akurasi Penyaluran Bantuan Sosial

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap