Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (31/8/2026) berpeluang diwarnai lonjakan nilai transaksi. Aktivitas pasar ini terdorong oleh batas akhir penyesuaian portofolio bagi para pengelola dana sebelum susunan terbaru indeks MSCI efektif berlaku pada 1 September 2026.
MSCI sebelumnya telah mengumumkan hasil evaluasi berkala pada Kamis (13/8/2026). Seluruh perombakan bobot dan daftar saham anggota indeks tersebut akan diimplementasikan pada penutupan perdagangan hari ini.
Perombakan Konstituen Indeks MSCI
Dalam evaluasi Agustus 2026, tidak ada saham asal Indonesia yang berhasil masuk ke jajaran MSCI Global Standard Index. Sebaliknya, dua emiten terdepak dari indeks utama tersebut, yakni PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).
BRImo Makin Ramai, Transaksi Melesat & Dana Murah BRI Menguat

Kendati tereliminasi dari indeks standar global, CPIN dialihkan ke MSCI Small Cap Index sehingga tetap berada dalam kelompok indeks MSCI. Sementara itu, GOTO dikeluarkan dari MSCI Indonesia Investable Market Index (IMI) dengan skema perlakuan harga khusus.
Arus Dana Asing dan Kinerja IHSG
Penyesuaian portofolio oleh investor global sejatinya telah berlangsung bertahap sejak pengumuman evaluasi dilakukan. Investor asing sempat mencatatkan tekanan jual cukup besar pada dua hari awal pascapengumuman, namun secara kumulatif masih mencatatkan beli bersih (net buy) sekitar Rp64,7 miliar terhitung dari 13 Agustus hingga penutupan perdagangan 28 Agustus.
Pada perdagangan sepekan lalu (24–28 Agustus 2026), pemodal asing membukukan total net buy sebesar Rp279,2 miliar. Nilai transaksi asing pada pekan tersebut mencapai Rp34,87 triliun, terdiri dari aksi beli sebesar Rp17,57 triliun dan aksi jual senilai Rp17,29 triliun.
Nasib IHSG dan Rupiah Saat Investor Pantau Inflasi hingga Rebalancing MSCI

Kondisi pasar sepanjang pekan lalu juga memperlihatkan dinamika yang cukup lebar. Mengawali pekan di posisi 6.501,67 pada Senin (24/8/2026) dan melewati hari libur perdagangan pada Selasa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok 1,48% atau 95,98 poin ke level 6.405,69 pada Rabu (26/8/2026). IHSG kemudian melesat 1,81% ke posisi 6.521,75 pada Kamis (27/8/2026), sebelum ditutup melemah tipis 0,06% ke level 6.518,12 pada Jumat (28/8/2026).
Secara keseluruhan, IHSG melemah tipis 0,12% sepanjang pekan lalu jika dibandingkan posisi akhir pekan sebelumnya di level 6.525,69. Rata-rata nilai transaksi harian pekan lalu tercatat Rp15,29 triliun atau turun 1,84%, sedangkan volume perdagangan saham menyusut 28,33% menjadi 36,05 miliar saham.






