Korpolairud Baharkam Polri mengerahkan tiga kapal patroli untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan (search and rescue/SAR) terkait insiden hilang kontak dan tenggelamnya kapal KM Virgo Transport 8. Peristiwa kecelakaan laut tersebut terjadi di perairan Tanjung Selatan, Kalimantan Selatan, tepatnya di kawasan sekitar Pulau Masalembu, setelah kapal sebelumnya bertolak dari Surabaya.
Tiga armada kepolisian diberangkatkan dari posisi terdekat menuju titik koordinat pencarian. Armada tersebut terdiri dari KP Laksmana-7012 (BKO Kalimantan Selatan) dengan jarak sekitar 80 mil laut (NM) dan estimasi tempuh tujuh jam, KP Ibis-6001 (BKO Kalimantan Tengah) berjarak sekitar 103 NM dengan estimasi tempuh sembilan jam, serta KP Manyar-5003 (BKO Surabaya) yang menempuh jarak sekitar 200 NM dengan estimasi perjalanan 24 jam.
Pengerahan Armada dan Personel Gabungan
Operasi pencarian ini dilakukan secara terpadu bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, pemerintah daerah, dan potensi SAR lainnya. Basarnas mengerahkan 20 personel yang dipimpin oleh Capt. Jahrudin serta armada KN Laksamana dan satu unit helikopter Basarnas Surabaya. Dari unsur perhubungan, KSOP memberangkatkan 10 personel menggunakan KNP 382 sejak pukul 07.00 WITA.
Digelar Sebulan Penuh, Peringatan 14 Tahun UU Keistimewaan DIY Resmi Ditutup

Pencarian udara dan laut diperkuat tambahan satu unit helikopter milik Polda Kalteng serta bantuan kapal-kapal yang berada di sekitar rute perairan, meliputi KM Hai Da, KM Niki Mila Utama, TB TCP, TB Mauha IX, dan KM Cahaya Bahati Jaya. Seluruh pergerakan taktis dan arus informasi operasi dipusatkan di Posko Operasi SAR yang telah didirikan di Dermaga Trisakti, Banjarmasin.
Posko Pelayanan, Pengaduan, dan Tim DVI
Mengingat KM Virgo Transport 8 berangkat dari Jawa Timur, Ditpolairud Polda Jatim menyiapkan tim beranggotakan sembilan personel guna berkoordinasi langsung dengan tim SAR gabungan. Di wilayah Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendirikan Posko Pelayanan dan Pengaduan di Pelabuhan Penumpang Gapura Surya Nusantara. Posko ini diperkuat oleh 10 personel kepolisian, dua petugas medis, enam personel Biddokkes dan DVI Polda Jatim, serta dua personel BPBD Jatim.
MV Haida Bawa 49 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 ke Banjarmasin

Layanan informasi dan saluran pengaduan bagi keluarga korban dibuka melalui Call Center Polri 110 serta kontak Polres Pelabuhan Tanjung Perak di nomor 081918600000.
Untuk langkah identifikasi medis korban, sebanyak enam posko Disaster Victim Identification (DVI) telah disiagakan di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Di Jawa Timur, posko mencakup Posko DVI Antemortem di Pelabuhan Tanjung Perak dan Pelabuhan Sumenep, serta Posko DVI Postmortem di RS Bhayangkara Surabaya. Di Kalimantan Selatan, disiagakan Posko DVI Antemortem di Pelabuhan Trisakti serta dua Posko DVI Postmortem di RS Bhayangkara Banjarmasin dan RSUD Ulin Banjarmasin.






