Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memastikan arus lalu lintas kendaraan di sekitar area Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, telah kembali normal pada Jumat (28/8) pagi. Pihak kepolisian menegaskan bahwa saat ini sudah tidak ada lagi pengalihan arus kendaraan yang diberlakukan di kawasan tersebut.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah menyampaikan bahwa arus lalu lintas telah pulih pascakericuhan usai aksi demonstrasi yang berlangsung pada Kamis (27/8).
Penutupan Sementara Gerbang Tol Pejompongan dan Slipi
Sebelum situasi sepenuhnya normal, konsentrasi massa aksi sempat muncul kembali di jalan arteri Pejompongan/Slipi, Jakarta, pada Jumat (28/8) pagi. Kondisi tersebut menyebabkan penutupan sementara pada gerbang tol Pejompongan dan gerbang tol Slipi arah Grogol.
Polisi Ungkap Kasus 5,2 Kg Sabu di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap

Melalui pengumuman di akun X resminya pada pukul 06.53 WIB, Jasa Marga mengabarkan adanya penutupan akses Tol Dalam Kota tersebut akibat keberadaan massa aksi di jalan arteri sekitar.
"Tol Dalam Kota akses masuk GT Pejompongan, GT Slipi 1 arah Grogol ditutup sementara, ada aksi unjuk rasa di jalan arteri Pejompongan/Slipi," tulis keterangan Jasa Marga.
Selain penutupan akses masuk, rekayasa lalu lintas berupa skema buka-tutup secara situasional juga sempat diberlakukan pada akses keluar gerbang tol Pejompongan KM 09+700 arah Grogol. Mengingat adanya aksi di jalur arteri tersebut, Jasa Marga sempat mengimbau para pengendara untuk menggunakan jalur alternatif.
Kondisi Sungai Cisadane Dampak Kemarau, Ini Imbauan untuk Warga

Akses Tol Kembali Dibuka Penuh
Penutupan jalan tol tersebut tidak berlangsung lama. Jasa Marga menyatakan bahwa seluruh akses tol yang sempat ditutup telah dibuka kembali secara bertahap.
Pada pukul 08.08 WIB, Jasa Marga mengonfirmasi bahwa akses tol sudah dibuka kembali karena situasi dan kondisi lalu lintas di lokasi telah kembali normal dan aman dilintasi oleh pengguna jalan.






