Polda Metro Jaya mengimbau pendukung Persija Jakarta, The Jakmania, beserta seluruh penonton untuk tidak menggelar aksi konvoi di jalan raya setelah berakhirnya laga kontra Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026).
Dalam laga tersebut, Persija sukses mengamankan kemenangan atas Persib dengan skor akhir 2-1. Berdasarkan catatan data penjualan tiket, antusiasme suporter membuat total kehadiran di stadion mencapai sekitar 58.478 penonton, yang terdiri atas Jakmania, tamu undangan, serta masyarakat umum.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa imbauan untuk meniadakan konvoi dikeluarkan guna mengantisipasi penumpukan volume kendaraan yang dapat memicu kemacetan parah dan potensi gangguan keamanan di Jakarta.
Kondisi Sungai Cisadane Dampak Kemarau, Ini Imbauan untuk Warga

Penonton di SUGBK diminta tertib mengikuti arahan petugas pengamanan di lokasi. Petugas mengarahkan agar alur kepulangan massa dilakukan secara bertahap dan tidak keluar dari area stadion secara bersamaan. Suporter juga diharapkan langsung pulang menuju tempat tinggal masing-masing tanpa berkumpul di jalanan.
Di sisi lain, pemeriksaan keamanan ketat telah diberlakukan sejak penonton mulai memadati area stadion sebelum laga bergulir. Aparat kepolisian mengamankan sejumlah barang terlarang berupa flare dan petasan yang dibawa oleh penonton saat memasuki area stadion.
KTT BRICS 2026 Hasilkan Deklarasi New Delhi, Ubah Komitmen Jadi Aksi Nyata

Kendati ditemukan barang-barang terlarang, pihak kepolisian tidak melakukan penangkapan terhadap penonton terkait. Petugas mengedepankan pola pengamanan yang humanis dan edukatif. Suporter yang mengantongi tiket resmi tetap dipersilakan masuk ke area tribun stadion setelah flare atau petasan yang mereka bawa disita oleh aparat.
Kelancaran laga klasik ini berlangsung atas rekomendasi Polda Metro Jaya dan izin resmi dari Mabes Polri. Untuk memastikan situasi tetap kondusif pascapertandingan, rombongan pemain Persib Bandung juga mendapatkan pengawalan penuh dari aparat kepolisian hingga benar-benar meninggalkan kawasan GBK.






