Aktivitas belanja produk makanan dan minuman (F&B) di platform digital mencatat lonjakan signifikan. Sepanjang semester I 2026, jumlah pesanan kategori F&B di Tokopedia dan TikTok Shop tercatat tumbuh hampir 95 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pertumbuhan transaksi tersebut didorong oleh peningkatan partisipasi pelaku usaha kuliner di ranah daring. Pada periode yang sama, jumlah penjual F&B yang memasarkan produknya melalui integrasi Tokopedia dan TikTok Shop melesat hingga 184 persen secara tahunan.
Commercial Partnership TikTok SEA, Fadlia Hifzia, menyampaikan bahwa naiknya permintaan konsumen berjalan beriringan dengan makin banyaknya pelaku usaha yang memanfaatkan ekosistem digital untuk memperluas jangkauan bisnis. Antusiasme terhadap kategori kuliner juga tercermin dari aktivitas konten di platform TikTok, di mana unggahan bertema makanan tumbuh 52 persen sepanjang 2025. Hingga September 2026, beragam tagar kuliner telah menghimpun lebih dari 8 juta unggahan video.
Bakom Beberkan Dua Kelebihan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Pendorong Ekspansi Usaha Kuliner Lokal
Pemanfaatan fitur digital memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha daerah. Salah satu contohnya adalah Cimol Bojot AA, unit usaha yang awalnya hanya berfokus pada pasar lokal di Bandung. Setelah aktif mengoptimalkan ekosistem TikTok, jenama kuliner tersebut kini telah berekspansi ke lima kota dan memberdayakan sekitar 1.200 orang di dalam jaringan bisnisnya di Indonesia, dengan rencana penambahan cabang ke lebih banyak kota pada tahun depan.
Keterlibatan dalam ajang promosi seperti Food Fest 2025 turut mendorong kenaikan kunjungan gerai fisik serta mendatangkan kembali pelanggan lama bagi pelaku usaha kuliner lokal.
Freeport Targetkan Produksi Emas 31 Ton Tahun Depan

Penyelenggaraan TikTok Food Fest 2026
Melihat tren positif tersebut, ajang TikTok Food Fest kembali digelar untuk tahun ketiga dengan mengusung tema "Every Ingredient Tells a Story". Program yang mempertemukan komunitas kuliner, kreator konten, dan pelaku usaha ini telah bergulir sejak Juli 2026.
Puncak acara luring akan diselenggarakan pada 26–27 September 2026 di Hutan Kota GBK, Jakarta, dengan melibatkan lebih dari 40 pelaku usaha F&B. Selain bazar kuliner, festival ini menghadirkan inisiatif "Makan Dengan Makna" untuk mengedukasi pilihan konsumsi yang lebih sehat, sekaligus menggalang donasi bagi Foodbank of Indonesia dengan target penghimpunan dana mencapai Rp1 miliar.






