berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Perusahaan Milik UGM Mau IPO, Incar Dana Rp 45 M, Cermati Struktur dan Alokasi Dananya

Yolanda RumbayanDiterbitkan 24 Agu 2026 - 03.03 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perusahaan Milik UGM Mau IPO, Incar Dana Rp 45 M, Cermati Struktur dan Alokasi Dananya
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP), entitas manufaktur produk kesehatan yang terafiliasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), bersiap melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menargetkan perolehan dana segar hingga Rp 45,22 miliar melalui pelepasan saham ke publik.

Aksi korporasi ini membuka kesempatan bagi calon investor publik untuk menelaah fundamental, rasio valuasi, serta tujuan penggunaan dana sebelum mengambil keputusan alokasi investasi.

Memeriksa Struktur Penawaran Saham SWAP

Langkah pertama dalam menganalisis penawaran perdana ini adalah memeriksa detail teknis lembar saham yang ditawarkan:

  1. Jumlah Saham Baru: Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 323 juta lembar saham baru dengan nilai nominal Rp 20 per saham.
  2. Porsi Kepemilikan Publik: Jumlah saham yang dilepas tersebut setara dengan maksimal 30,30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran umum.
  3. Rentang Harga Penawaran: Manajemen menetapkan rentang harga penawaran awal di kisaran Rp 130 hingga Rp 140 per lembar saham.
  4. Penjamin Pelaksana Emisi: Perseroan menunjuk PT Sukadana Prima Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam proses IPO ini.

Perhitungan nilai emisi maksimal Rp 45,22 miliar didapatkan apabila seluruh saham terserap pada batas atas harga penawaran Rp 140 per lembar.

Baca Juga

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Meninjau Alokasi Penggunaan Dana IPO

Setelah mencermati nominal target emisi, langkah berikutnya adalah membedah bagaimana dana Rp 45,22 miliar tersebut akan dimanfaatkan oleh manajemen. Prospektus menetapkan tiga fokus alokasi utama:

  1. Modal Kerja (Rp 15,8 Miliar): Sekitar Rp 15,8 miliar dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja operasional, dengan sasaran utama meningkatkan kapasitas produksi sekaligus standar kualitas produk.
  2. Belanja Modal (Rp 12,2 Miliar): Sekitar Rp 12,2 miliar dialokasikan untuk capital expenditure (capex) guna mendukung pengembangan fasilitas perseroan.
  3. Pembayaran Utang (Rp 12 Miliar): Sebesar Rp 12 miliar akan dialihkan untuk pelunasan kewajiban utang perseroan kepada induk usaha, yakni PT Gama Multi Usaha Mandiri (GMUM) serta Yayasan Universitas Gadjah Mada (YUGM).

Investor perlu memperhitungkan bahwa porsi pembayaran utang mencakup lebih dari seperempat total target dana yang dihimpun.

Memahami Model Bisnis dan Susunan Pemegang Saham

Evaluasi kelayakan investasi saham IPO membutuhkan tinjauan mendalam atas latar belakang operasional dan struktur pemegang saham eksisting.

Baca Juga

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

Profil Operasional

Swayasa Prakasa didirikan pada 12 Januari 2012 berdasarkan Akta Pendirian No. 09 dan mulai beroperasi secara komersial pada 2014. Kegiatan usaha utamanya berfokus pada industri manufaktur produk kesehatan berbasis riset, mengomersialisasikan hasil riset dan inovasi ke ranah industri.

Struktur Kepemilikan Sebelum IPO

Peta kepemilikan saham perseroan saat ini terkonsentrasi pada holding bisnis dan entitas universitas:

  • PT Gama Multi Usaha Mandiri: Pengendali utama dengan kepemilikan 721.898.050 saham (97,16%).
  • Universitas Gadjah Mada: Menggenggam 20.009.190 saham (2,693%).
  • PT Radio Swara Gadjah Mada: Memiliki 549.920 saham.
  • Bondan Ardiningtyas: Memegang 542.840 saham.

Tahapan Menilai Keputusan Investasi Saham SWAP

Bagi pemodal yang berminat mengikuti penawaran umum perdana ini, terapkan langkah-langkah sistematis berikut:

  1. Pelajari Prospektus Lengkap: Periksa laporan keuangan historis, rasio profitabilitas, serta beban utang berjalan terhadap GMUM dan YUGM.
  2. Evaluasi Valuasi Harga: Bandingkan rentang harga Rp 130鈥揜p 140 per saham dengan proyeksi pertumbuhan laba perseroan setelah penambahan modal kerja dan kapasitas produksi.
  3. **Pantau Periode *Bookbuilding***: Ikuti proses pembentukan harga penawaran akhir yang dikoordinasikan oleh PT Sukadana Prima Sekuritas melalui sistem e-IPO.
  4. Sesuaikan dengan Profil Risiko: Pertimbangkan skala kapitalisasi pasar perseroan yang berada pada segmen menengah-kecil serta likuiditas saham pascapencatatan di bursa.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bursa Efek IndonesiaIPOUniversitas Gadjah Mada

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap