berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

43.805 Pekerja Terkena PHK hingga Juli, Industri Padat Karya Paling Tertekan

Usat BalangDiterbitkan 24 Agu 2026 - 03.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
43.805 Pekerja Terkena PHK hingga Juli, Industri Padat Karya Paling Tertekan
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat sebanyak 43.805 pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Januari hingga Juli 2026. Angka tersebut dihimpun dari data peserta yang terdaftar dalam program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Kendati total PHK pada periode ini tercatat lebih rendah dibandingkan rentang waktu yang sama pada tahun sebelumnya, tekanan pasar kerja di sejumlah sentra industri tetap memerlukan langkah antisipasi yang terukur.

Memetakan Wilayah dan Karakteristik PHK Berdasarkan Data Resmi

Pencatatan resmi pemerintah menunjukkan konsentrasi gelombang pemutusan hubungan kerja terpusat di provinsi-provinsi basis industri manufaktur dan padat karya. Jawa Barat menempati posisi teratas dengan menyumbang sekitar 20,16 persen dari total pekerja ter-PHK nasional. Selain Jawa Barat, konsentrasi pemutusan hubungan kerja terpusat di empat wilayah industri lainnya:

Baca Juga

Intip Transaksi Saham Milik Trump, Lepas Meta, Beli Visa & Mastercard

Intip Transaksi Saham Milik Trump, Lepas Meta, Beli Visa & Mastercard
  1. Jawa Timur
  2. Banten
  3. DKI Jakarta
  4. Jawa Tengah

Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Randy Manilet, menilai angka 43.805 pekerja tersebut sebaiknya diperlakukan sebagai batas bawah (baseline floor) dari tekanan pasar kerja yang sebenarnya. Hal ini disebabkan sistem pelaporan JKP hanya mencakup pekerja formal yang terdaftar dalam kepesertaan program tersebut. Pengamat ketenagakerjaan Timboel Siregar juga menambahkan bahwa sebagian pekerja yang kehilangan mata pencaharian tidak masuk dalam data resmi PHK karena memilih mengundurkan diri akibat kondisi internal perusahaan.

Faktor Utama Tekanan pada Industri Padat Karya

Sektor padat karya, khususnya industri tekstil dan garmen, menghadapi tekanan ganda dari sisi operasional dan persaingan pasar. Sejumlah kendala mendasar yang memperberat kinerja industri meliputi:

Baca Juga

Maling Motor Letuskan Senpi Saat Dikejar Warga di Depok, Polisi Buru Pelaku

Maling Motor Letuskan Senpi Saat Dikejar Warga di Depok, Polisi Buru Pelaku
  • Beban Energi dan Utilitas: Tingginya harga gas dan energi lainnya meningkatkan beban biaya operasional harian pabrik.
  • Bahan Baku dan Nilai Tukar: Kenaikan harga bahan baku impor yang diperparah pelemahan nilai tukar rupiah membebani arus kas industri.
  • Biaya Logistik: Ongkos distribusi darat dan pengangkutan barang menuju pelabuhan dinilai masih mengurangi efisiensi daya saing produk domestik.
  • Serbuan Produk Murah: Masuknya produk-produk murah impor ke pasar domestik secara langsung menekan pangsa pasar produsen lokal.
  • Prosedur Perizinan: Implementasi perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS) berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 masih menghadapi hambatan teknis di lapangan.

Langkah Menghadapi Dampak PHK dan Akses Manfaat JKP

Pekerja maupun pengelola ketenagakerjaan di kawasan industri padat karya perlu mengambil serangkaian langkah praktis untuk memitigasi risiko serta memastikan hak-hak perlindungan sosial terpenuhi.

  1. Memastikan Validitas Kepesertaan JKP: Pekerja dan pihak manajemen perlu memastikan status kepesertaan aktif di BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenaker agar hak klaim manfaat tunjangan serta akses pelatihan tetap terbuka ketika status hubungan kerja berakhir.
  2. Klarifikasi Status Pemutusan Kerja: Pelaporan status berakhirnya kerja harus tercatat secara akurat sesuai ketentuan ketenagakerjaan agar pekerja tidak kehilangan hak JKP akibat pengalihan status menjadi pengunduran diri sepihak.
  3. Pemanfaatan Pelatihan dan Penempatan Kerja Kembali: Memanfaatkan jalur pelatihan keterampilan baru (reskilling) dan program penempatan kembali (redeployment) yang disiapkan melalui skema perlindungan ketenagakerjaan di wilayah-wilayah terdampak.
  4. Pembenahan Integrasi Data Pemerintah: Untuk perlindungan jangka panjang, pemerintah didorong mempercepat integrasi basis data antara BPJS Ketenagakerjaan dan Kemnaker guna memperkuat akurasi jaring pengaman sosial pekerja di seluruh sektor padat karya.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PHKKemenaker

Berita Terbaru Lainnya

Intip Transaksi Saham Milik Trump, Lepas Meta, Beli Visa & MastercardMaling Motor Letuskan Senpi Saat Dikejar Warga di Depok, Polisi Buru PelakuKasus Rektor Unsoed, Mendikti Minta Layanan Akademik Jangan Sampai TergangguZulhas Pastikan Bantuan Pangan untuk Korban Gempa NTT AmanPrabowo Panggil Menhan hingga Panglima TNI ke Hambalang, Ini yang DibahasMendikti Bakal Evaluasi Penerimaan Maba Buntut Rektor Unsoed Tersangka KPKPerusahaan Milik UGM Mau IPO, Incar Dana Rp 45 M, Cermati Struktur dan Alokasi DananyaBMKG Deteksi 1.923 Titik Panas di Papua Tengah, Nabire 1.069 Hotspot, Langkah Menghadapi Ancaman Karhutla

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap