Bagaimana kronologi aksi pencurian sepeda motor yang berujung letusan senjata api di Sukmajaya, Depok, dan langkah apa yang tengah diambil pihak kepolisian untuk memburu pelakunya? Peristiwa ini menyita perhatian warga setempat setelah komplotan pelaku nekat melepaskan tembakan saat aksinya tepergok dan dihadang massa.
Insiden pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api tersebut terjadi di kawasan Depok 2 Tengah, Sukmajaya, Kota Depok, pada Minggu (23/8) sekitar pukul 18.22 WIB atau selepas waktu Magrib.
Kronologi Pencurian Motor dan Aksi Penembakan di Sukmajaya
Peristiwa bermula saat seorang warga bernama Mendes keluar dari rumah untuk mengecek situasi lingkungan sekitar karena kawasan tersebut belakangan rawan aksi pencurian. Saat memeriksa area luar, ia melihat dua pria mencurigakan di dekat sepeda motor Honda Scoopy warna putih-cokelat milik menantunya yang tengah terparkir.
Kedua pelaku berbagi peran, dengan satu orang menunggu di sepeda motor sarana dan satu orang lainnya bertindak mengeksekusi target. Ketika korban menyadari aksi tersebut dan berupaya menggagalkannya, terjadi pengejaran hingga ke persimpangan jalan terdekat.
Di area pertigaan jalan, seorang warga yang baru saja pulang memancing berinisiatif menghadang dengan sengaja menabrak pelaku. Tabrakan tersebut membuat salah satu pelaku terjatuh dari kendaraannya. Namun, saat warga hendak mengepung dan mendekat, pelaku langsung mengeluarkan senjata api.
Kasus Rektor Unsoed, Mendikti Minta Layanan Akademik Jangan Sampai Terganggu

Untuk membubarkan kepungan warga, pelaku melepaskan tembakan sebanyak tiga kali ke udara. Rinciannya, satu tembakan diarahkan menyerong agak di atas kepala warga, sedangkan dua tembakan lainnya dilesakkan lurus ke atas. Dentuman senjata membuat warga terpaksa mundur demi keselamatan, sehingga pelaku berhasil meloloskan diri dengan membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy milik korban.
Ciri-Ciri Pelaku dan Temuan Barang Bukti di Lokasi
Kendati berhasil membawa lari motor korban, komplotan pencuri tersebut terpaksa meninggalkan sepeda motor yang awalnya mereka bawa di lokasi kejadian karena situasi yang mendesak. Kendaraan milik pelaku langsung diamankan oleh warga setempat sebagai barang bukti.
Saat bagasi dan bagian sepeda motor pelaku diperiksa bersama warga, ditemukan sejumlah perlengkapan kejahatan, antara lain:
- Satu buah sarung pistol (holster)
- Kunci letter T
- Potongan bilah besi yang diduga digunakan sebagai alat congkel
- Jas hujan
- Helm
Berdasarkan kesaksian Mendes, pelaku yang membawa kabur sepeda motor menantunya memiliki ciri-ciri fisik bertubuh tegap, berpostur besar dan tinggi, mengenakan topi berwarna abu-abu, serta tidak menggunakan masker saat beraksi.
43.805 Pekerja Terkena PHK hingga Juli, Industri Padat Karya Paling Tertekan

Rute Pelarian dan Langkah Penyelidikan Polsek Sukmajaya
Setelah melepaskan tembakan ke udara, para pelaku melarikan diri ke arah kawasan Proklamasi dan diduga berbelok memasuki Jalan Angin Mamiri untuk menghindari kejaran warga.
Informasi peristiwa ini segera diteruskan ke pihak kepolisian. Polsek Sukmajaya menerima laporan awal dari Bhabinkamtibmas Aiptu Rizki tidak lama setelah azan Magrib berkumandang. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kepolisian berkoordinasi dengan Ketua RW setempat dan mengerahkan Tim Khusus (Timsus) serta Tim Tindak Tempat Kejadian Perkara (TKTP) ke lokasi di lingkungan RT 05 RW 12, Depok 2 Tengah.
Iptu Mulyanto mengonfirmasi bahwa penanganan kasus pencurian bersenjata api ini dipimpin langsung oleh Kanit dan tim Opsnal Polsek Sukmajaya dengan melibatkan Timsus dan Jatanras. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif serta memburu keberadaan para pelaku berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti yang tertinggal di lokasi.






