Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin memastikan bahwa seluruh persiapan penyelenggaraan Sidang Bersama MPR-DPR-DPD tahun 2026 telah hampir rampung sepenuhnya. Dalam pernyataannya, Sultan menyampaikan bahwa tingkat kesiapan agenda kenegaraan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (14/8) tersebut telah mencapai angka 90 persen. Kepastian mengenai matangnya persiapan persidangan ini disampaikan oleh Ketua DPD RI setelah dirinya memantau dan mengikuti secara langsung seluruh rangkaian kegiatan gladi bersih di Gedung Nusantara, kompleks parlemen, pada Kamis (14/8).
Saat menghadiri dan melakukan peninjauan dalam kegiatan gladi bersih persidangan di Gedung Nusantara tersebut, Sultan Bachtiar Najamudin tidak hadir sendirian. Ia didampingi oleh jajaran pimpinan dan pejabat DPD RI, yakni Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung serta Sekretaris Jenderal DPD RI Mohammad Iqbal. Kehadiran para pejabat DPD RI ini bertujuan untuk memastikan setiap tahapan persiapan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan demi kelancaran agenda persidangan bersama.
Dalam penjelasannya mengenai perkembangan persiapan persidangan, Sultan menyatakan bahwa pencapaian persiapan yang telah menyentuh angka 90 persen tersebut merupakan hasil koordinasi menyeluruh yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Tidak hanya berfokus pada kesiapan teknis di lapangan, Sultan juga menambahkan bahwa rancangan susunan acara atau rundown untuk persidangan ini telah disusun secara matang dan terukur dengan sangat baik sehingga diharapkan dapat berjalan lancar saat pelaksanaan.
Cara Mengolah Air Darurat Saat Krisis Air Bersih Akibat Kemarau di Grobogan

Selain menekankan kesiapan teknis acara, Sultan Bachtiar Najamudin memberikan penegasan terkait pentingnya menjaga etika dan norma selama persidangan berlangsung. Dalam kesempatan itu, Sultan menyatakan dukungannya secara penuh terhadap imbauan yang disampaikan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani mengenai urgensi menjaga sikap dan perilaku seluruh peserta persidangan. Sultan menilai imbauan dari Ketua DPR RI tersebut sangat relevan untuk menjaga suasana persidangan tetap kondusif dan tertib.
Sultan juga mengutarakan pandangannya mengenai kedudukan lembaga legislatif di Indonesia. Ia mengingatkan bahwa keberadaan DPD RI dan DPR RI pada dasarnya berada di bawah naungan MPR RI. Atas dasar kedudukan tersebut, Sultan mengimbau bahwa sudah sepantasnya bagi seluruh anggota DPD maupun DPR untuk senantiasa menjunjung tinggi serta menjaga marwah, martabat, dan etika lembaga tinggi negara. Kesadaran untuk menjaga etika lembaga dinilai penting agar institusi parlemen tetap dihormati oleh seluruh masyarakat.
Cara Menyimak Susunan Acara Sidang Tahunan MPR dan Pidato Prabowo 14 Agustus 2026

Harapan besar disampaikan oleh Sultan agar pelaksanaan Sidang Bersama MPR-DPR-DPD 2026 ini dapat berlangsung secara khidmat dan sukses. Ia berharap persidangan tersebut tidak diwarnai oleh insiden tertentu atau hal-hal yang dapat memicu persepsi negatif di tengah masyarakat. Untuk mendukung terciptanya suasana persidangan yang khidmat dan penuh nilai kebangsaan, seluruh rangkaian program acara persidangan nantinya akan diwarnai serta disemarakkan oleh lagu-lagu bernuansa nasionalisme dan perjuangan.
Menutup penjelasannya, Sultan menyatakan bahwa gelaran agenda kenegaraan ini memiliki makna penting yang sejalan dengan peringatan hari kemerdekaan. Ia berharap agar perayaan Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia melalui persidangan bersama ini dapat menjadi momentum yang sangat berharga bagi seluruh lapisan warga. Momen ini diharapkan dapat dijadikan sarana yang efektif untuk mempererat persatuan dan kesatuan di antara seluruh elemen bangsa Indonesia.






