berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Cara Menganalisis Data Backlog Perumahan Berdasarkan Laporan BPS 2026

Marthen TandirerungDiterbitkan 14 Agu 2026 - 00.12 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Menganalisis Data Backlog Perumahan Berdasarkan Laporan BPS 2026
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar acara Rilis Publikasi Statistik Perumahan Tahun 2026 di Kantor BPS, Jakarta, pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan data statistik perumahan terbaru, di mana jumlah rumah tangga yang belum memiliki rumah atau backlog 1 tercatat sebesar 9,29 juta rumah tangga pada 2026. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 9,64 juta rumah tangga. Dari sisi proporsi, persentase backlog 1 turun dari 13 persen pada Maret 2025 menjadi 12,39 persen pada Maret 2026. Penurunan persentase backlog 1 tersebut terjadi di hampir semua provinsi di Indonesia.

Selain kepemilikan, BPS mencatat data backlog 2 yang merujuk pada rumah tangga yang tinggal di rumah milik sendiri tetapi tidak layak huni. Jumlah backlog 2 pada 2026 mencapai 18,01 juta rumah tangga, berkurang dari 18,77 juta rumah tangga pada 2025. Secara persentase, backlog 2 menyusut dari 25,33 persen pada 2025 menjadi 24,03 persen pada 2026. Kendati demikian, angka backlog 2 masih sekitar dua kali lebih tinggi dibandingkan backlog 1. Penurunan backlog 2 tercatat di 37 dari 38 provinsi, sehingga hanya satu provinsi yang tidak mengalami penurunan. Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah backlog 2 tertinggi, sedangkan Kalimantan Utara mencatatkan jumlah terendah yaitu sekitar 33 ribu rumah tangga, dengan kedua provinsi tersebut sama-sama mengalami penurunan. Sementara itu, persentase penggunaan atap asbes secara nasional tercatat 9,34 persen, dengan Kepulauan Bangka Belitung di posisi tertinggi sebesar 56,7 persen dan DKI Jakarta di posisi kedua sebesar 54,59 persen.

Untuk menganalisis data statistik perumahan ini secara sistematis, langkah pertama adalah memisahkan fokus antara status kepemilikan dan kelayakan hunian. Analisis perlu membedakan data backlog 1 untuk rumah tangga yang belum memiliki rumah dan backlog 2 untuk rumah tangga di rumah milik sendiri yang tidak layak huni. Dengan melihat angka backlog 2 yang mencapai 18,01 juta rumah tangga鈥攈ampir dua kali lipat dari backlog 1鈥攑emetaannya menunjukkan bahwa perhatian pada penanganan kelayakan hunian perlu diperhitungkan secara khusus.

Baca Juga

Kemlu Memantau Kondisi 2 ABK WNI Selamat dan Pencarian Korban Hilang Kapal MV Tihamah di Yaman

Kemlu Memantau Kondisi 2 ABK WNI Selamat dan Pencarian Korban Hilang Kapal MV Tihamah di Yaman

Langkah kedua adalah melakukan evaluasi sebaran data berdasarkan dinamika provinsi. Penilaian data dapat dimulai dengan mencermati 37 provinsi yang mencatatkan penurunan backlog 2, serta secara khusus meneliti satu provinsi yang tidak mengalami penurunan. Selain itu, perbandingan skala volume daerah perlu dilakukan, seperti memperhatikan daerah dengan jumlah terbanyak yaitu Jawa Barat dan daerah dengan jumlah terendah seperti Kalimantan Utara yang berada di angka sekitar 33 ribu rumah tangga.

Langkah ketiga adalah mengidentifikasi indikator fisik bangunan di tingkat wilayah. Analisis indikator dapat difokuskan pada persentase penggunaan material atap asbes. Evaluasi data ini meletakkan perhatian pada provinsi dengan persentase tertinggi, yaitu Kepulauan Bangka Belitung sebesar 56,7 persen dan DKI Jakarta sebesar 54,59 persen, dibandingkan angka nasional yang sebesar 9,34 persen.

Baca Juga

Cara Memanfaatkan Fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih untuk Persiapan Melaut

Cara Memanfaatkan Fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih untuk Persiapan Melaut

Dalam mengaplikasikan alur analisis data perumahan ini, batasan statistik makro perlu tetap diperhatikan. Data BPS menyajikan angka agregat nasional dan tingkat provinsi per Maret 2025 hingga Maret 2026, sehingga penggunaan data ini memerlukan penyesuaian lanjutan saat diterapkan pada tingkat analisis yang lebih detail di lapangan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPS

Berita Terbaru Lainnya

2,4 Juta Warga Singapura akan Dapat Bansos hingga Rp8,3 Juta September, Ketentuan dan Skema PencairanPelita Air Tebar Promo Merdeka Surprice Diskon Tiket hingga 45 PersenUsaha Gitar Handmade Jadi Jalan Rini Bangkit dan Perkuat Ekonomi KeluargaKemlu Memantau Kondisi 2 ABK WNI Selamat dan Pencarian Korban Hilang Kapal MV Tihamah di YamanCara Memanfaatkan Fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih untuk Persiapan MelautStrategi Danantara dan Hilirisasi Investasi Menuju Pertumbuhan Ekonomi 8 PersenCara Mengolah Air Darurat Saat Krisis Air Bersih Akibat Kemarau di GroboganPersiapan Sidang Bersama MPR-DPR-DPD 2026 Rampung 90 Persen

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap