berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Perluasan Infrastruktur SPKLU PLN Menjawab Lonjakan Kebutuhan Daya Kendaraan Listrik

Marthen TandirerungDiterbitkan 8 Agu 2026 - 02.23 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perluasan Infrastruktur SPKLU PLN Menjawab Lonjakan Kebutuhan Daya Kendaraan Listrik
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Apakah infrastruktur pengisian daya di Indonesia sudah cukup memadai untuk mendukung perjalanan jarak jauh dengan kendaraan listrik? Pertanyaan ini sering kali muncul di benak masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Jawabannya terletak pada perkembangan jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang terus diperluas oleh PT PLN (Persero) untuk mengimbangi lonjakan pengguna kendaraan listrik di tanah air.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Hingga Juni 2026, ketersediaan fasilitas pengisian daya ini telah mengalami peningkatan signifikan. PT PLN (Persero) tercatat telah menyiapkan sebanyak 5.016 unit SPKLU yang tersebar di 3.132 lokasi di seluruh wilayah Indonesia. Keberadaan ribuan titik pengisian daya ini menjadi jawaban atas kekhawatiran para pemilik kendaraan listrik mengenai ketersediaan daya saat berkendara, baik untuk mobilitas harian di dalam kota maupun perjalanan antarkota.

Lonjakan jumlah infrastruktur ini berjalan beriringan dengan peningkatan konsumsi listrik yang sangat tajam di stasiun pengisian daya tersebut. Berdasarkan data operasional hingga Juni 2026, konsumsi listrik pada SPKLU di seluruh Indonesia telah menembus angka 62,4 juta kilowatt hour (kWh). Angka ini menunjukkan peningkatan aktivitas pengisian daya yang sangat masif oleh para pemilik kendaraan listrik di berbagai daerah.

Sebagai gambaran mengenai seberapa cepat pertumbuhan ini terjadi, realisasi konsumsi listrik pada paruh pertama tahun 2026 tersebut bahkan telah melampaui total konsumsi sepanjang tahun 2025. Pada tahun 2025, total konsumsi energi listrik di SPKLU tercatat sebesar 48,5 juta kWh. Dengan pencapaian hingga Juni 2026 yang sudah melewati angka tahun sebelumnya, terlihat jelas bahwa adopsi kendaraan listrik di Indonesia tengah melaju kencang.

Baca Juga

Siswa Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan Sambut Kunjungan Mensos Gus Ipul dengan Aksi Paper Mob

Siswa Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan Sambut Kunjungan Mensos Gus Ipul dengan Aksi Paper Mob

Menurut data yang dirilis, pertumbuhan konsumsi energi di SPKLU ini mengalami kenaikan sekitar 28 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, mengonfirmasi bahwa tren kenaikan konsumsi listrik di jaringan SPKLU ini menunjukkan konsistensi yang kuat selama tiga tahun terakhir. Hal ini menandakan bahwa penggunaan kendaraan listrik bukan lagi sekadar tren sesaat, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup transportasi masyarakat yang berkelanjutan.

Untuk memudahkan para pengguna jalan dalam mengakses seluruh unit pengisian daya tersebut, PLN mengintegrasikan sistem pencarian dan penggunaan SPKLU ke dalam aplikasi PLN Mobile. Melalui integrasi digital ini, pengendara tidak perlu lagi merasa bingung mencari lokasi pengisian daya terdekat saat daya baterai kendaraan mereka mulai menipis di tengah perjalanan.

Di dalam aplikasi PLN Mobile, terdapat beberapa fitur unggulan yang dirancang khusus untuk kenyamanan pengguna kendaraan listrik. Salah satunya adalah fitur Trip Planner. Fitur ini sangat berguna bagi pengendara yang sedang melakukan perjalanan jauh, karena sistem akan membantu mendeteksi dan menentukan titik-titik lokasi SPKLU yang akan dilewati sepanjang rute perjalanan. Dengan demikian, pengendara dapat merencanakan waktu istirahat sekaligus pengisian daya kendaraan dengan lebih terstruktur.

Selain Trip Planner, aplikasi PLN Mobile juga dilengkapi dengan fitur bernama antreEV. Fitur ini berfungsi untuk membantu pengguna mengatur giliran atau antrean pengisian daya secara digital. Kehadiran antreEV meminimalkan waktu tunggu di lokasi SPKLU, karena pengguna dapat memantau ketersediaan slot pengisian daya dan mengamankan antrean mereka bahkan sebelum tiba di lokasi stasiun pengisian.

Baca Juga

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Bangun Jalan Hotmix di Nias Utara untuk Dorong Ekonomi

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Bangun Jalan Hotmix di Nias Utara untuk Dorong Ekonomi

Guna mempercepat penyebaran titik pengisian daya di berbagai wilayah strategis, PLN tidak bekerja sendirian. Perusahaan pelat merah ini membuka peluang kerja sama yang luas melalui skema kemitraan dengan berbagai pihak swasta maupun instansi lain. Langkah kolaboratif ini ditujukan untuk memperluas jangkauan SPKLU ke area-area yang menjadi pusat kegiatan masyarakat sehari-hari.

Beberapa lokasi strategis yang menjadi sasaran utama perluasan jaringan kemitraan ini meliputi kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan atau mal, kompleks apartemen, area permukiman padat, hingga tempat peristirahatan (rest area) di sepanjang jalan tol. Dengan menempatkan SPKLU di lokasi-lokasi tersebut, pemilik kendaraan listrik dapat mengisi daya kendaraan mereka saat bekerja, berbelanja, beristirahat di rumah, atau ketika sedang menempuh perjalanan luar kota melalui jalan tol.

Dalam skema kemitraan yang ditawarkan oleh PLN, calon mitra diberikan fleksibilitas untuk memilih peran yang sesuai dengan kapasitas bisnis mereka. Pihak mitra dapat berpartisipasi sebagai penyedia lahan strategis yang akan digunakan untuk menempatkan unit pengisian daya. Selain itu, mitra juga dapat memilih untuk menjadi penyedia perangkat pengisian daya (charger) itu sendiri, atau bertindak sebagai pengelola fasilitas operasional SPKLU sehari-hari. Model kemitraan yang fleksibel ini diharapkan dapat menarik minat banyak pelaku usaha untuk ikut serta membangun ekosistem kendaraan listrik nasional yang lebih kokoh dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PLNKendaraan ListrikInfrastrukturSPKLU

Berita Terbaru Lainnya

Tanggapan Bahlil Lahadalia Setelah Menerima Rapor Kinerja Memuaskan dari Presiden PrabowoSiswa Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan Sambut Kunjungan Mensos Gus Ipul dengan Aksi Paper MobPemerintah Provinsi Sumatera Utara Bangun Jalan Hotmix di Nias Utara untuk Dorong EkonomiMembangun Kemandirian Energi Desa Lewat Peran Local Hero PertaminaCara Warga Korea Utara Mengatasi Cuaca Panas Ekstrem Menurut Anjuran PemerintahIHSG Akhir Pekan Melesat Tembus Level 6.400 Bersama Penguatan RupiahRencana Penambahan Sekolah Rakyat Baru di MakassarKemenpar Sediakan Lahan Poltekpar NHI Bandung untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap