berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Perkembangan Proyek dan Fasilitas Stasiun MRT Monas

Usat BalangDiterbitkan 10 Agu 2026 - 09.15 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perkembangan Proyek dan Fasilitas Stasiun MRT Monas
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Pembangunan infrastruktur transportasi publik di DKI Jakarta terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Salah satu proyek yang saat ini tengah menjadi fokus perhatian adalah pembangunan MRT Fase 2A lintas utara-selatan, yang di dalamnya mencakup pembangunan Stasiun MRT Monas. Stasiun bawah tanah ini dirancang tidak hanya sebagai sarana transportasi modern, tetapi juga memperhatikan aspek estetika dan keselarasan dengan kawasan bersejarah di sekitarnya. Berdasarkan data terbaru hingga tanggal 25 Juni 2026, kemajuan fisik atau progres konstruksi Stasiun MRT Jakarta

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Monas dilaporkan telah mencapai angka 93,50 persen.

Meskipun pembangunannya sudah hampir selesai, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pihak pengembang. Pekerjaan yang tersisa untuk Stasiun MRT Monas saat ini meliputi penyelesaian bagian plafon stasiun, pembuatan jalur landai atau ramp access untuk aksesibilitas, serta instalasi pipa mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP). Selain pengerjaan di bagian dalam struktur stasiun, para pekerja juga tengah fokus melakukan penataan kembali trotoar di sekitar area proyek agar kembali rapi dan dapat digunakan secara optimal oleh pejalan kaki. Segmen Bundaran HI sampai Monas sendiri ditargetkan dapat mulai beroperasi secara resmi pada akhir tahun 2027, sementara koridor utama MRT utara-selatan dari Pondok Labu hingga Kota Tua secara keseluruhan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2029.

Sebagai stasiun yang berada di kawasan cagar budaya nasional, pembangunan Stasiun MRT Monas dirancang dengan sangat hati-hati. Pihak pengembang menerapkan konsep sunken entrance atau pintu masuk semi tenggelam untuk akses masuk stasiun. Desain khusus ini sengaja dipilih agar keberadaan fisik bangunan stasiun tidak mendominasi kawasan cagar budaya tersebut, sekaligus untuk menjaga agar pandangan masyarakat menuju Monumen Nasional atau Monas tetap terbuka dan tidak terhalang. Selain itu, tepat di bawah area pintu masuk stasiun, terdapat sebuah skylight atau jendela atap dengan diameter sekitar 10 meter untuk memberikan pencahayaan alami. Jendela atap ini menggunakan material kaca low-emissivity atau low-e yang berfungsi membantu mengurangi masuknya panas matahari ke dalam stasiun.

Baca Juga

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Senin 10 Agustus 2026, BMKG Sebut Ada Wilayah Berawan Tebal

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Senin 10 Agustus 2026, BMKG Sebut Ada Wilayah Berawan Tebal

Beralih ke bagian dalam stasiun, kenyamanan dan keamanan para calon penumpang menjadi prioritas utama dalam perancangan fasilitas. Stasiun MRT Monas dilengkapi dengan koridor sepanjang kurang lebih 175 meter yang menghubungkan area masuk dengan ruang tunggu utama atau concourse. Untuk mempermudah mobilisasi penumpang di sepanjang koridor tersebut, pihak pengelola menyediakan fasilitas travelator atau jalur berjalan otomatis. Di samping fasilitas kenyamanan, stasiun bawah tanah ini juga dilengkapi dengan sistem proteksi keamanan yang canggih untuk mengantisipasi potensi genangan air atau banjir. Sistem pertahanan banjir ini terdiri dari alat penghalang otomatis berupa automatic flip-up flood gate serta flood shutter yang siap memblokir masuknya air.

Di sisi lain, konektivitas antar-moda transportasi di Jakarta juga terus dimatangkan oleh pemerintah daerah. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah mematangkan masterplan atau rencana induk terkait integrasi transportasi publik di wilayah Ibu Kota. Hal ini dinilai sangat penting mengingat volume pengguna berbagai moda transportasi massal, mulai dari MRT, LRT, TransJakarta, hingga TransJabodetabek, terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Pramono Anung saat berada di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada hari Minggu, 9 Agustus 2026.

Baca Juga

Layanan Bus Sekolah Gratis Jakarta Beroperasi dengan 50 Rute pada Tahun Ajaran 2026/2027

Layanan Bus Sekolah Gratis Jakarta Beroperasi dengan 50 Rute pada Tahun Ajaran 2026/2027

Dalam kesempatan yang sama, Pramono Anung juga memaparkan rencana keberlanjutan proyek transportasi massal lainnya demi mendukung integrasi yang menyeluruh. Pemprov DKI Jakarta berencana untuk terus melanjutkan proyek pembangunan LRT, khususnya untuk rute dari Kelapa Gading menuju JIS, serta rute dari Velodrome menuju stasiun kereta cepat Whoosh. Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat menciptakan jaringan transportasi publik yang saling terhubung erat, efisien, dan mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas warga Jakarta yang kian meningkat.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Transportasi PublikInfrastrukturMRT Jakarta

Berita Terbaru Lainnya

Boston Celtics Rekrut Mitchell Robinson untuk Perkuat Pertahanan Musim 2026-2027Target Pertumbuhan Ekonomi Delapan Persen, Mengapa Indef Mendorong Kebijakan Outward Looking?Akhir Kebersamaan Dewa United dan Jan Olde Riekerink Setelah Empat MusimPrakiraan Cuaca DKI Jakarta Senin 10 Agustus 2026, BMKG Sebut Ada Wilayah Berawan TebalLayanan Bus Sekolah Gratis Jakarta Beroperasi dengan 50 Rute pada Tahun Ajaran 2026/2027Kebakaran Melanda SPBU Cilendek Bogor, Pertamina Alihkan Layanan BBM ke Dua Lokasi TerdekatMenanti Hasil Penyelidikan Resmi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Perairan SumenepAturan Busana Karnaval Kemerdekaan, Mengapa MUI Melarang Pria Berpakaian Wanita?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026