Kebijakan ekonomi pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto kini tengah menjadi sorotan dari berbagai kalangan pengamat ekonomi. Salah satu kritik tajam datang dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) melalui Ekonom Senior Didik J. Rachbini. Menurutnya, arah kebijakan ekonomi nasional saat ini cenderung berorientasi ke dalam atau inward looking dan kurang memperhatikan sektor luar negeri. Kritik ini muncul seiring dengan adanya kebutuhan mendesak bagi Indonesia untuk bertransisi ke arah kebijakan yang berorientasi ke luar atau outward looking demi memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai urgensi perubahan arah kebijakan ekonomi ini, berikut adalah beberapa poin penting yang dirangkum dalam format tanya jawab.








