berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Perkembangan Penyidikan Kasus Kematian Sutrimo dan Hasil Ekshumasi Tim Forensik

Fitri KaraengDiterbitkan 13 Agu 2026 - 06.33 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perkembangan Penyidikan Kasus Kematian Sutrimo dan Hasil Ekshumasi Tim Forensik
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Kasus kematian Sutrimo, seorang pria berusia 42 tahun yang berasal dari Banyumas, Jawa Tengah, masih menyisakan sejumlah pertanyaan yang terus didalami oleh aparat penegak hukum. Sutrimo ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di area pedestrian yang terletak tepat di depan Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Penemuan tubuh Sutrimo tersebut terjadi pada Kamis, 23 Juli 2026, sekitar pukul 09.10 WIB. Tak lama setelah ditemukan, sebuah kendaraan ambulans segera membawa Sutrimo menuju RS Muhammadiyah Taman Puring untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa Sutrimo tidak dapat tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia.

Pada momen awal ketika jenazah Sutrimo tiba di rumah duka, pihak keluarga pada awalnya tidak menaruh kecurigaan atas kematian tersebut. Keterangan mengenai sikap awal keluarga ini disampaikan oleh Aan Rohaeni yang bertindak sebagai kuasa hukum keluarga Sutrimo. Kendati demikian, perkembangan kasus ini berlanjut saat pihak keluarga resmi membuat laporan ke Polresta Banyumas pada 8 Agustus 2026. Menanggapi laporan tersebut, pihak penyidik kepolisian menemukan adanya dugaan peristiwa pidana sehingga perkara ini dinaikkan statusnya dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan. Informasi mengenai peningkatan status perkara ini disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin serta Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Guna mengumpulkan bukti medis secara ilmiah, penyidik Polda Metro Jaya menggelar tindakan ekshumasi terhadap makam Sutrimo yang berada di Banyumas pada Rabu, 12 Agustus 2026. Pelaksanaan ekshumasi tersebut dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan berlangsung hingga selesai pada pukul 13.00 WIB. Proses pembongkaran makam ini melibatkan kerja sama antara Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, dan Polresta Banyumas. Tim penanganan juga melibatkan tim dokter forensik dari Persatuan Dokter Forensik Medikolegal Indonesia (PDFMI) serta sejumlah ahli independen, termasuk ahli toksikologi dari Universitas Indonesia dan Universitas Airlangga.

Baca Juga

Sejarah Kepramukaan Indonesia dan Internasional serta Alur Perkembangannya

Sejarah Kepramukaan Indonesia dan Internasional serta Alur Perkembangannya

Pemeriksaan medis saat ekshumasi dipimpin secara langsung oleh Ketua Tim Forensik, Prof. Yudi. Berdasarkan pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam yang dilakukan secara menyeluruh terhadap tubuh Sutrimo, tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda luka yang diakibatkan oleh kekerasan tumpul maupun kekerasan tajam secara visual. Untuk mendapatkan kepastian penyebab kematian, tim ahli forensik mengumpulkan beberapa sampel dari tubuh korban untuk dites di laboratorium. Sampel-sampel tersebut meliputi bagian kulit yang dicurigai mengalami kelainan, swab, serta isi organ dalam yakni lambung dan jantung. Menurut perkiraan tim forensik, hasil pengujian laboratorium ini memerlukan waktu antara dua hingga tiga minggu hingga selesai.

Seiring dengan jalannya pemeriksaan oleh kepolisian, sempat beredar informasi publik yang mengklaim bahwa Sutrimo merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) dari mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Namun, tuduhan atau klaim status pekerjaan tersebut dibantah oleh kuasa hukum Febrie Adriansyah, Firman Wijaya. Firman memberikan penjelasan bahwa Sutrimo bukanlah Karumga, melainkan seseorang yang bertugas menjaga sebuah bangunan kosong berupa klinik dan memang tinggal di lokasi tersebut. Firman Wijaya juga menambahkan informasi medis bahwa Sutrimo telah lama memiliki riwayat penyakit diabetes dan sedang menjalani pengobatan.

Baca Juga

Keseruan Lomba 17-an di Terminal Kampung Rambutan Menyambut Kemerdekaan Indonesia

Keseruan Lomba 17-an di Terminal Kampung Rambutan Menyambut Kemerdekaan Indonesia

Pernyataan mengenai status keanggotaan Sutrimo juga ditegaskan oleh juru bicara Kejaksaan Agung, Anang Supriatna. Anang menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal Sutrimo dan menegaskan bahwa almarhum bukan merupakan warga Kejaksaan. Di sisi lain, Febri Diansyah menyampaikan pesan tertulis yang mengonfirmasi bahwa Febrie Adriansyah bersama pihak keluarga merasa diliputi kesedihan dan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Sutrimo. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Sutrimo masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium resmi yang tengah dikerjakan oleh tim forensik.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaSutrimoBanyumas

Berita Terbaru Lainnya

Dinamika Hukum dan Perdebatan Atas Putusan Mahkamah Agung Batas Usia Calon Kepala DaerahSejarah Kepramukaan Indonesia dan Internasional serta Alur PerkembangannyaKeseruan Lomba 17-an di Terminal Kampung Rambutan Menyambut Kemerdekaan IndonesiaSikap Politik PDIP, Pernyataan Megawati Soekarnoputri Terkait Posisi di Luar PemerintahanPresiden Prabowo Undang 8 Tamu Khusus di Sidang Tahunan Bersama MPR-DPR-DPDProyeksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari IniEropa Nekat Sita Kapal Rusia, Putin Ancam Balasan SetimpalPenjelasan Istana dan Gerindra Soal Tata Letak Sidang Kabinet serta Anggaran Program Makan Bergizi Gratis

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap