Penerbangan maskapai Citilink dengan nomor penerbangan QG500 untuk rute Denpasar (DPS) menuju Dili (DIL), Timor Leste, dibatalkan pada Minggu (6/9). Pembatalan tersebut terjadi lantaran armada pesawat yang sedianya mengoperasikan rute tersebut tidak dapat diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, akibat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Penerbangan internasional yang tertahan keberangkatannya dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, tersebut tercatat mengangkut sebanyak 94 penumpang.
Penanganan Penumpang di Bandara Ngurah Rai
Menindaklanjuti pembatalan penerbangan tersebut, pihak Imigrasi Ngurah Rai langsung bergerak melakukan penyesuaian data perlintasan bagi 94 penumpang terdampak pada aplikasi perlintasan keimigrasian. Dari hasil penyesuaian dan pemeriksaan administratif tersebut, dipastikan tidak ditemukan penumpang yang mengalami overstay akibat pembatalan jadwal terbang ke Timor Leste.
Garuda Indonesia Batalkan Semua Rute Penerbangan Jakarta sampai Besok

Secara umum, pelayanan serta pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, dipastikan tetap beroperasi secara normal hingga Minggu (6/9). Penanganan penumpang ini selaras dengan arahan Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Surat Nomor IMI.8-GR.09.06-045 tertanggal 2 September 2026 mengenai optimalisasi pemeriksaan imigrasi dalam kondisi kahar (force majeure).
Dampak Erupsi di Bandara Lain
Selain berdampak pada penerbangan dari Bali, erupsi Gunung Anak Krakatau juga mengganggu operasional di sejumlah bandara lain pada Minggu (6/9). Operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta sempat ditutup sementara hingga pukul 17.30 WIB, sedangkan penutupan operasional di Bandara Halim Perdanakusuma berlangsung hingga pukul 18.00 WIB. Situasi tersebut juga menyebabkan satu penerbangan internasional rute Amsterdam menuju Bandara Soekarno-Hatta harus dialihkan (diverted).
Siap-Siap Dihantam Krisis, Negara Ini Langsung Kebanjiran Emas

Sementara itu, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau turut mengganggu lalu lintas udara di Sumatera Utara. Berdasarkan data sementara hingga Minggu pukul 15.00 WIB, tercatat sebanyak 41 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Kabupaten Deliserdang, mengalami pembatalan penerbangan.






