berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Pembangunan 44.121 Hunian Tetap bagi Penyintas Bencana Sumatera

Marthen TandirerungDiterbitkan 6 Agu 2026 - 04.32 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pembangunan 44.121 Hunian Tetap bagi Penyintas Bencana Sumatera
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Pemerintah Pusat bersama jajaran lintas instansi resmi merumuskan langkah pemulihan jangka panjang bagi warga terdampak bencana alam di wilayah Pulau Sumatera. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera menargetkan pembangunan 44.121 unit hunian tetap (huntap) yang tersebar di tiga provinsi terdampak utama, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah besar ini ditegaskan sebagai salah satu prioritas utama dalam percepatan fase pemulihan permanen guna memastikan para penyintas bencana kembali mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman. Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan pengumuman resmi tersebut dalam Konferensi Pers Update Program Prioritas/PHTC serta Percepatan Fase Pemulihan Permanen Pascabencana Sumatera yang berlangsung di Gedung Bakom, Jakarta, pada Rabu, 5 Agustus 2026.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur
Proses penyediaan hunian permanen ini tidak menerapkan satu pendekatan tunggal, melainkan dirancang melalui tiga skema fleksibel yang disesuaikan dengan kondisi geografis serta tingkat keamanan lahan masyarakat. Ketiga mekanisme tersebut meliputi skema insitu (pembangunan kembali di lokasi awal), skema eksitu mandiri (pembangunan di lokasi baru pilihan warga secara mandiri), dan skema eksitu terpusat atau komunal (relokasi kelompok dalam kawasan baru). Berdasarkan laporan perkembangan terkini, dari total target puluhan ribu unit yang dirancang, sebanyak 1.012 unit huntap telah selesai dibangun sepenuhnya dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat penerima bantuan. Sementara itu, 2.187 unit huntap lainnya saat ini sedang berada dalam tahap konstruksi di lapangan.

Provinsi Aceh tercatat sebagai kawasan dengan tingkat kebutuhan huntap terbesar di antara seluruh wilayah terdampak. Di provinsi ujung barat Indonesia ini, pemerintah mengidentifikasi total kebutuhan mencapai 34.777 unit huntap. Pembagian skema untuk wilayah Aceh mencakup 7.502 unit melalui skema insitu, 8.091 unit melalui skema eksitu mandiri, dan 10.313 unit lewat skema eksitu terpusat. Khusus untuk pembangunan huntap komunal di Aceh, proyek dialokasikan pada 45 titik lokasi terpadu dengan luas lahan keseluruhan mencapai 156,13 hektare. Kawasan pemukiman terpadu ini dirancang khusus untuk mampu menampung sekitar 6.220 kepala keluarga yang harus berpindah dari zona rawan bencana.

Baca Juga

BCA UMKM Fest 2026 Hadirkan Ribuan Produk Lokal dengan Diskon Melimpah

BCA UMKM Fest 2026 Hadirkan Ribuan Produk Lokal dengan Diskon Melimpah

Di wilayah tetangga, Provinsi Sumatera Utara mematok target pembangunan sebanyak 6.779 unit huntap. Komposisi rinciannya terdiri dari 990 unit skema insitu, 829 unit skema eksitu mandiri, serta 4.182 unit skema eksitu komunal. Adapun untuk Provinsi Sumatera Barat, program pemulihan perumahan mencakup 2.565 unit huntap, yang terbagi atas 631 unit insitu, 1.740 unit eksitu mandiri, dan 2.411 unit eksitu komunal. Jika dikalkulasikan secara menyeluruh di tiga provinsi tersebut, kebutuhan hunian berdasarkan skema mencakup 9.123 unit insitu, 10.660 unit eksitu mandiri, dan 16.906 unit eksitu komunal. Khusus untuk pengembangan hunian berbasis kawasan atau komunal, pembangunan dilaksanakan di 54 lokasi dengan total luas area 198,21 hektare guna mengakomodasi sebanyak 7.973 kepala keluarga.

Keberhasilan eksekusi di lapangan sangat mengandalkan pembagian peran yang jelas antar-lembaga pemerintah serta kemitraan dengan sektor non-pemerintah. Pembangunan kawasan relokasi komunal dipercayakan kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), dengan dukungan penyediaan serta penyiapan lahan oleh pemerintah daerah setempat. Di sisi lain, warga yang memilih untuk membangun kembali tempat tinggal di atas tanah milik pribadi yang telah dinyatakan bebas dari ancaman bencana akan mendapatkan fasilitas dan pendampingan langsung dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Skema kolaboratif ini juga diperkuat oleh partisipasi aktif dari Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah berkontribusi nyata dengan membangun 2.603 unit huntap. Rincian kontribusi lembaga filantropi ini meliputi 1.103 unit di Sumatera Utara, 1.000 unit di Aceh, dan 500 unit di Sumatera Barat.

Baca Juga

Niat dan Tata Cara Puasa Senin Kamis Lengkap dengan Keutamaan

Niat dan Tata Cara Puasa Senin Kamis Lengkap dengan Keutamaan

Selain Kementerian PKP, BNPB, pemerintah daerah, dan Yayasan Buddha Tzu Chi, keberlanjutan program percepatan rehabilitasi ini turut didukung oleh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Danantara, berbagai organisasi masyarakat, serta mitra swasta. Sinergi multisektor ini diharapkan mampu mengurai kerumitan tantangan penyediaan lahan dan logistik material di lapangan. Meskipun pelaksanaan proyek terus diakselerasi, koordinasi ketat antar-instansi tetap menjadi kunci utama agar target penyelesaian seluruh huntap dapat tercapai secara tepat waktu dan tepat sasaran tanpa mengabaikan aspek keselamatan bangunan bagi para penyintas bencana Sumatera.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Tito KarnavianHunian TetapBencana SumateraSatgas PRR

Berita Terbaru Lainnya

BCA UMKM Fest 2026 Hadirkan Ribuan Produk Lokal dengan Diskon MelimpahPenyebab Ekonomi Papua Tengah Terkontraksi akibat Penurunan Penjualan FreeportNiat dan Tata Cara Puasa Senin Kamis Lengkap dengan KeutamaanEvakuasi Medis Mandiri di Pulau Bawean, Mengapa Warga Harus Carter Pesawat Ratusan Juta?Mengenal IDA, Badan Bank Dunia yang Kini Dipimpin Sri MulyaniStrategi Mendagri Atasi Kendala Gaji Pegawai Pemda di 79 DaerahDapur Makan Bergizi Gratis Wajib Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Sebelum 10 AgustusSemangat Pembangunan Kota Hijau dalam Forum IMT-GT GCMC 2026 di Pekanbaru

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap