berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Peluang Ekonomi Penyandang Disabilitas Melalui Ruang Berkarya Dama Kara Foundation

Sri NugrohoDiterbitkan 9 Agu 2026 - 16.46 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Peluang Ekonomi Penyandang Disabilitas Melalui Ruang Berkarya Dama Kara Foundation
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Bagaimana penyandang disabilitas di Indonesia dapat mengakses pelatihan keterampilan gratis sekaligus membuka peluang ekonomi secara mandiri? Pertanyaan ini menjadi sangat relevan di tengah tantangan penyerapan tenaga kerja disabilitas yang masih rendah. Salah satu inisiatif nyata yang hadir untuk menjawab kebutuhan ini adalah program pembinaan seni dan fesyen yang diinisiasi oleh Dama Kara Foundation. Program ini dirancang untuk memfasilitasi penyandang disabilitas agar dapat berkarya tanpa terkendala biaya, sekaligus menghubungkan karya mereka dengan industri kreatif yang bernilai ekonomi tinggi.

Mengapa program pemberdayaan ekonomi seperti ini sangat mendesak bagi penyandang disabilitas di Indonesia? Data dari Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan adanya tantangan besar dalam penyerapan tenaga kerja disabilitas. Dari sekitar 17 juta orang penyandang disabilitas yang berada pada usia produktif di Indonesia, tingkat partisipasi angkatan kerja mereka diproyeksikan hanya mencapai angka 20,14 persen pada tahun 2025. Data ini mencerminkan masih minimnya akses dan kesempatan kerja formal bagi kelompok disabilitas, sehingga dibutuhkan alternatif pemberdayaan ekonomi kreatif yang inklusif untuk menjembatani kesenjangan tersebut.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Apa sebenarnya Dama Kara Foundation dan bagaimana lembaga ini didirikan? Dama Kara Foundation merupakan yayasan yang didirikan pada tahun 2024. Lembaga ini lahir dari pengembangan inisiatif sosial oleh Dama Kara, sebuah jenama lokal yang bergerak di bidang fesyen. Pendiri Dama Kara sekaligus CEO Dama Kara Foundation adalah Nurdini Prihastiti. Yayasan ini fokus pada penyediaan ruang berkarya bagi individu berkebutuhan khusus, dengan tujuan menyalurkan potensi seni mereka menjadi produk yang memiliki nilai jual di pasar domestik maupun internasional.

Bagaimana mekanisme kelas menggambar yang diselenggarakan oleh yayasan ini? Program utama dari yayasan ini adalah kelas menggambar yang dirancang secara khusus untuk mengakomodasi kebutuhan unik para peserta. Setiap peserta mendapatkan pendampingan intensif secara personal atau satu lawan satu (one-on-one) oleh fasilitator seni (art facilitator). Pendekatan personal ini bertujuan untuk memastikan setiap individu mendapatkan bimbingan yang tepat sesuai dengan karakteristik dan kemampuan motorik atau sensorik masing-masing dalam mengekspresikan ide visual mereka.

Baca Juga

Langkah Mendag Budi Santoso Mendorong UMKM Naik Kelas Lewat Rantai Nilai Global

Langkah Mendag Budi Santoso Mendorong UMKM Naik Kelas Lewat Rantai Nilai Global

Apakah peserta dikenakan biaya untuk mengikuti program pelatihan ini? Seluruh program pelatihan yang diselenggarakan oleh Dama Kara Foundation dapat diikuti secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Pihak penyelenggara menanggung seluruh kebutuhan operasional program, mulai dari proses seleksi peserta hingga proses berkarya. Dama Kara menyediakan semua fasilitas pendukung, alat-alat gambar yang dibutuhkan, hingga honorarium bagi para fasilitator seni yang mendampingi peserta selama kelas berlangsung.

Bagaimana karya seni dari penyandang disabilitas diolah menjadi produk bernilai ekonomi? Karya visual yang dihasilkan oleh para peserta tidak hanya disimpan sebagai arsip, melainkan dikembangkan lebih lanjut melalui berbagai media. Hasil gambar mereka dipadukan dengan wastra atau tekstil tradisional Indonesia. Kombinasi seni visual kontemporer karya disabilitas dan wastra tradisional ini kemudian diaplikasikan ke dalam berbagai produk fesyen siap pakai, seperti kebaya, baju luaran (outerwear), dan rok. Selain diwujudkan dalam bentuk pakaian siap pakai, karya-karya tersebut juga dipublikasikan melalui kegiatan lokakarya dan pameran seni.

Sejauh mana jangkauan pasar dari produk fesyen hasil kolaborasi ini? Produk fesyen yang memadukan karya seni penyandang disabilitas ini telah berhasil menembus pasar internasional. Dama Kara telah memasarkan produk-produk tersebut ke beberapa negara di kawasan Asia, antara lain Singapura, Malaysia, Taiwan, dan Korea Selatan. Kehadiran pasar ekspor ini membuktikan bahwa karya dari penyandang disabilitas memiliki kualitas estetika yang dapat diterima dengan baik oleh konsumen global.

Baca Juga

Dampak Pemangkasan Dana Transfer Daerah dan Dinamika Kebijakan Nasional

Dampak Pemangkasan Dana Transfer Daerah dan Dinamika Kebijakan Nasional

Di mana saja produk-produk kreatif ini pernah dipamerkan? Selain dipasarkan secara komersial, produk kolaborasi Dama Kara juga mendapatkan apresiasi di panggung mode internasional. Produk-produk fesyen yang mengusung karya seni peserta disabilitas tersebut telah dipamerkan dalam berbagai ajang fesyen bergengsi di Prancis dan Korea Selatan. Pameran internasional ini menjadi wadah penting untuk memperkenalkan potensi kreatif penyandang disabilitas Indonesia kepada dunia sekaligus mengkampanyekan fesyen yang inklusif.

Bagaimana skema pendanaan yang digunakan untuk menjaga keberlanjutan program gratis ini? Keberlangsungan kelas menggambar bagi teman-teman berkebutuhan khusus ini ditopang melalui model bisnis sosial yang terintegrasi. Sebagian dari hasil penjualan setiap koleksi produk Dama Kara yang terjual di pasar akan disisihkan dan dialokasikan khusus untuk mendanai kegiatan operasional kelas serta penyediaan fasilitas belajar. Dengan skema subsidi silang dari penjualan produk komersial ini, program pelatihan gratis bagi penyandang disabilitas dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Langkah Mendag Budi Santoso Mendorong UMKM Naik Kelas Lewat Rantai Nilai GlobalDampak Pemangkasan Dana Transfer Daerah dan Dinamika Kebijakan NasionalJadwal Siaran Langsung MotoGP Inggris 2026 di Trans7, Vidio, dan Vision+Menakar Tren Perawatan Kulit di TikTok yang Perlu DicermatiAlasan di Balik Rencana PHK Massal Bank Global Standard CharteredUrgensi Optimalisasi Kelompok Usaha Bersama untuk Penguatan Bank Pembangunan DaerahIran Tegaskan Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga Amerika Serikat Penuhi SyaratCara Mencegah Peredaran Vape Mengandung Etomidate di Lingkungan Sekitar

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026