berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Langkah Mendag Budi Santoso Mendorong UMKM Naik Kelas Lewat Rantai Nilai Global

Slamet PrabowoDiterbitkan 9 Agu 2026 - 18.11 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Langkah Mendag Budi Santoso Mendorong UMKM Naik Kelas Lewat Rantai Nilai Global
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Upaya memperluas peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam kancah perdagangan internasional kini menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Indonesia. Menteri Perdagangan RI Budi Santoso secara langsung mendorong penguatan sistem perdagangan berbasis aturan demi mendukung pelaku usaha kecil agar mampu bersaing secara global. Langkah strategis ini disampaikan oleh Mendag Budi Santoso saat menghadiri Pertemuan Para Menteri Perdagangan BRICS atau BRICS Trade Ministers' Meeting di Jaipur, India, pada Jumat, 7 Agustus 2026. Pertemuan internasional tersebut mengangkat tema utama yaitu Securing the Future: Fostering BRICS Cooperation for A Mutually Beneficial International Trade yang menyoroti pentingnya kolaborasi erat demi terwujudnya perdagangan internasional yang saling menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Tantangan struktural yang dihadapi oleh para pelaku usaha kecil menengah menjadi latar belakang penting di balik desakan tersebut. Budi Santoso mengungkapkan bahwa keterbatasan akses terhadap pembiayaan masih menjadi salah satu tantangan yang paling mendasar bagi perkembangan UMKM saat ini. Hambatan keuangan ini membuat banyak pelaku usaha kesulitan untuk meningkatkan kapasitas produksi maupun menembus pasar ekspor yang lebih luas. Selain masalah internal pelaku usaha, ekosistem perdagangan global juga tengah menghadapi tantangan besar karena kepercayaan terhadap kemampuan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dalam menjalankan perannya secara efektif terus mengalami tekanan yang cukup signifikan.

Dampak dari berbagai kendala tersebut menuntut adanya perbaikan nyata dalam sistem pendukung perdagangan, baik dari sisi regulasi maupun pemanfaatan teknologi modern. Indonesia berkomitmen kuat untuk membangun rantai nilai global yang lebih tangguh melalui empat bidang utama yang meliputi konektivitas, fasilitasi perdagangan, peningkatan kapasitas domestik, serta kebijakan perdagangan dan investasi yang kondusif. Sebagai bentuk nyata kemudahan administrasi, Indonesia telah mengembangkan sistem otomatisasi untuk penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) guna mempermudah proses ekspor bagi para pelaku usaha nasional. Selain itu, perkembangan teknologi digital seperti kecerdasan artifisial dan komputasi awan kini dinilai memiliki peran yang semakin besar dalam mendorong inovasi dan menciptakan nilai ekonomi baru.

Berikut adalah rangkuman tanya jawab untuk memahami lebih lanjut mengenai langkah konkret pemerintah dalam mendorong UMKM naik kelas di pasar global.

Mengapa keterbatasan akses pembiayaan bagi UMKM menjadi fokus utama dan bagaimana solusi yang ditawarkan Indonesia?

Baca Juga

Capaian Dekarbonisasi Pertamina Melampaui Target Semester I 2026

Capaian Dekarbonisasi Pertamina Melampaui Target Semester I 2026

Keterbatasan pembiayaan dinilai sebagai hambatan struktural yang paling mendasar karena membatasi ruang gerak pelaku UMKM dalam meningkatkan standar produk dan kapasitas operasional mereka. Untuk mengatasi persoalan ini, Indonesia mendorong tiga langkah utama untuk memperluas akses pembiayaan. Langkah pertama adalah peningkatan literasi pembiayaan bagi para pelaku UMKM agar mereka memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai opsi keuangan yang tersedia. Langkah kedua adalah perluasan inklusi pembiayaan digital guna mempermudah proses pengajuan dana secara praktis. Langkah ketiga adalah melakukan diversifikasi program pembiayaan yang bersifat adaptif dan fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan karakteristik unik serta kebutuhan nyata dari masing-masing pelaku usaha.

Bagaimana cara Indonesia membangun rantai nilai global yang lebih tangguh agar mampu menyerap produk UMKM?

Membangun rantai nilai global yang tangguh membutuhkan pendekatan menyeluruh yang melibatkan berbagai sektor. Indonesia menekankan pentingnya penguatan pada empat bidang utama. Bidang pertama adalah konektivitas yang memadai untuk memastikan kelancaran distribusi barang antarnegara. Bidang kedua adalah fasilitasi perdagangan untuk menyederhanakan prosedur ekspor-impor yang rumit. Bidang ketiga adalah peningkatan kapasitas domestik agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing tinggi. Bidang keempat adalah penyusunan kebijakan perdagangan dan investasi yang kondusif guna menciptakan iklim usaha yang stabil bagi para pelaku ekonomi dan UMKM.

Apa langkah nyata yang telah dilakukan Indonesia untuk mempermudah administrasi ekspor bagi pelaku usaha?

Sebagai bagian dari upaya fasilitasi perdagangan, Indonesia telah mengembangkan sistem otomatisasi untuk penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA). Dengan adanya sistem otomatis ini, proses pengurusan dokumen ekspor menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien. Langkah ini diharapkan dapat memangkas birokrasi yang selama ini sering kali menjadi kendala bagi para pelaku usaha kecil yang ingin memulai langkah pertama mereka di pasar internasional.

Baca Juga

Transformasi Perbankan dan Kolaborasi Strategis Tingkatkan Kenyamanan Nasabah

Transformasi Perbankan dan Kolaborasi Strategis Tingkatkan Kenyamanan Nasabah

Bagaimana peran teknologi modern dalam mendorong kemajuan ekonomi pelaku usaha?

Teknologi modern kini memegang peranan yang sangat penting dalam ekosistem bisnis global. Menurut Menteri Perdagangan Budi Santoso, kecerdasan artifisial dan komputasi awan atau cloud computing saat ini semakin berperan aktif dalam mendorong inovasi dan menciptakan nilai ekonomi baru yang signifikan. Melalui pemanfaatan kedua teknologi ini, pelaku usaha dapat meningkatkan efisiensi kerja, menganalisis pasar dengan lebih akurat, dan mengembangkan produk inovatif yang sesuai dengan tren kebutuhan konsumen global saat ini.

Bagaimana sikap Indonesia terhadap peran WTO dan mekanisme perdagangan bagi negara berkembang?

Di tengah menurunnya kepercayaan global terhadap efektivitas WTO, Indonesia tetap berkomitmen untuk mendukung sistem perdagangan multilateral yang adil. Indonesia secara aktif mendukung penerapan mekanisme perlakuan khusus dan berbeda atau Special and Differential Treatment (S&DT) yang lebih terarah serta berbasis bukti. Mekanisme S&DT ini harus disesuaikan secara cermat dengan kebutuhan spesifik dan tingkat pembangunan masing-masing negara anggota, sehingga negara berkembang dapat berpartisipasi dalam perdagangan global dengan cara yang lebih adil dan setara.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Perdagangan InternasionalUMKMKementerian Perdagangan

Berita Terbaru Lainnya

Capaian Dekarbonisasi Pertamina Melampaui Target Semester I 2026Transformasi Perbankan dan Kolaborasi Strategis Tingkatkan Kenyamanan NasabahIndustri Susu Segar Nasional Tumbuh Pesat pada Kuartal II-2026 di Tengah Keterbatasan Pasokan LokalKebakaran Hutan di Kawasan Gunung Rinjani, Kronologi dan Upaya Pemadaman Tim GabunganHainan Free Trade Port, Proyek Kawasan Pabean Khusus China di Dekat Asia TenggaraDampak Pemangkasan Dana Transfer Daerah dan Dinamika Kebijakan NasionalJadwal Siaran Langsung MotoGP Inggris 2026 di Trans7, Vidio, dan Vision+Menakar Tren Perawatan Kulit di TikTok yang Perlu Dicermati

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026