berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Capaian Dekarbonisasi Pertamina Melampaui Target Semester I 2026

Marthen TandirerungDiterbitkan 9 Agu 2026 - 19.04 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Capaian Dekarbonisasi Pertamina Melampaui Target Semester I 2026
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Bagaimana sebenarnya realisasi dari komitmen transisi energi di Indonesia, dan apakah badan usaha milik negara mampu menjawab tantangan lingkungan ini dengan aksi nyata? Pertanyaan ini sering kali muncul di tengah keraguan publik mengenai keseriusan industri energi dalam menekan emisi. Jawabannya tercermin dari laporan kinerja PT Pertamina (Persero) sepanjang paruh pertama tahun ini. Pertamina Group melaporkan bahwa program dekarbonisasi mereka berhasil melampaui target yang ditetapkan untuk tahun 2026. Sepanjang semester pertama tahun 2026, realisasi pengurangan emisi karbon oleh perusahaan ini mampu menembus angka 118 persen di atas target yang telah dicanangkan untuk periode tersebut.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Langkah dekarbonisasi yang agresif ini bukan sekadar program terpisah, melainkan bagian integral dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis Pertamina Group. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa program dekarbonisasi ini merupakan bagian dari inisiatif perusahaan dalam mengimplementasikan ESG secara menyeluruh. Langkah ini juga diselaraskan dengan peta jalan pemerintah Indonesia yang menargetkan pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. Melalui integrasi ini, setiap lini bisnis diharapkan dapat berkontribusi langsung terhadap penurunan emisi secara sistematis.

Jika ditelisik lebih dalam pada sektor bisnis rendah karbon, kinerja Pertamina sepanjang Januari hingga Juni 2026 menunjukkan tren yang sangat positif. Kinerja bisnis di sektor ini berhasil menyentuh angka 101 persen, melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Keberhasilan ini ditopang oleh beberapa program utama yang berjalan secara simultan, seperti pengembangan bioetanol, optimalisasi bahan bakar nabati (biofuel), serta penerapan efisiensi energi yang ketat di seluruh fasilitas operasional. Ketiga pilar inilah yang menjadi motor penggerak utama dalam menekan emisi langsung dari aktivitas produksi energi.

Baca Juga

Langkah Krusial Mewujudkan Sekolah Aman Pascateamuan Senjata di Jakarta Selatan

Langkah Krusial Mewujudkan Sekolah Aman Pascateamuan Senjata di Jakarta Selatan

Selain berfokus pada reduksi emisi secara langsung, aspek tata kelola dan keberlanjutan sosial juga menjadi perhatian serius. Laporan kinerja menunjukkan bahwa tata kelola perusahaan secara keseluruhan melampaui target dengan pencapaian mencapai 102 persen. Pertamina juga menerapkan berbagai program ESG pendukung, seperti pengadaan barang yang berkelanjutan (sustainable procurement), penandaan anggaran keberlanjutan (sustainability budget tagging), hingga program pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional. Keberhasilan implementasi ESG secara menyeluruh ini mengokohkan posisi Pertamina sebagai perusahaan dengan peringkat ESG nomor satu di dunia untuk kategori Sub-Industri Integrated Oil and Gas.

Dampak dari keberhasilan ini juga menarik perhatian pelaku industri regional. Pada tanggal 24 Juni 2026, Pertamina menerima kunjungan delegasi dari perusahaan asal Malaysia, Telekom Berhad Malaysia. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung bagaimana Pertamina mengintegrasikan program keberlanjutan dengan strategi bisnis korporasi. Delegasi asal negeri jiran tersebut secara khusus mempelajari pendekatan dekarbonisasi, transisi energi, serta praktik pengembangan masyarakat seperti program Desa Energi Berdikari (DEB) yang menjadi andalan Pertamina dalam memberdayakan komunitas lokal melalui energi bersih.

Baca Juga

Pemkab Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Pemkab Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Di kancah global, komitmen Pertamina diuji melalui partisipasi aktif dalam forum-forum internasional. Salah satunya adalah keterlibatan dalam Oil & Gas Decarbonization Charter (OGDC) 2026. Keikutsertaan ini merupakan wujud komitmen global perusahaan terhadap hasil kesepakatan COP28. Melalui inisiatif OGDC ini, Pertamina secara aktif berpartisipasi dalam evaluasi kinerja penurunan emisi karbon yang dilakukan setiap tahun, memastikan bahwa standar yang mereka terapkan sejalan dengan praktik terbaik industri migas dunia.

Kendati mencatatkan pencapaian persentase yang impresif, terdapat batasan informasi yang perlu dipahami secara objektif oleh publik. Laporan kinerja semester pertama ini tidak merinci volume absolut emisi karbon yang berhasil dikurangi dalam satuan metrik ton, sehingga sulit untuk membandingkan dampak fisiknya secara langsung terhadap penurunan emisi nasional. Selain itu, rincian alokasi dana dalam sistem sustainability budget tagging serta metrik evaluasi tahunan dari OGDC juga tidak dijabarkan secara detail dalam rilis resmi tersebut. Ketidakpastian mengenai keberlanjutan tren positif ini pada paruh kedua tahun 2026 juga tetap ada, mengingat fluktuasi operasional dan kebutuhan energi nasional yang dinamis. Namun, data awal ini setidaknya memberikan sinyal kuat bahwa arah transisi energi yang diambil Pertamina berada pada jalur yang tepat.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertaminaESGTransisi Energi

Berita Terbaru Lainnya

Langkah Krusial Mewujudkan Sekolah Aman Pascateamuan Senjata di Jakarta SelatanInflasi Pabrik China Melandai di Tengah Negosiasi Jalur Selat HormuzPemkab Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat PermanenTransformasi Perbankan dan Kolaborasi Strategis Tingkatkan Kenyamanan NasabahIndustri Susu Segar Nasional Tumbuh Pesat pada Kuartal II-2026 di Tengah Keterbatasan Pasokan LokalKebakaran Hutan di Kawasan Gunung Rinjani, Kronologi dan Upaya Pemadaman Tim GabunganHainan Free Trade Port, Proyek Kawasan Pabean Khusus China di Dekat Asia TenggaraLangkah Mendag Budi Santoso Mendorong UMKM Naik Kelas Lewat Rantai Nilai Global

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026