berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Kebakaran Hutan di Kawasan Gunung Rinjani, Kronologi dan Upaya Pemadaman Tim Gabungan

Usat BalangDiterbitkan 9 Agu 2026 - 18.25 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kebakaran Hutan di Kawasan Gunung Rinjani, Kronologi dan Upaya Pemadaman Tim Gabungan
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang terletak di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendadak diselimuti api pada Jumat malam, 7 Agustus. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 WITA tersebut langsung memicu kewaspadaan tinggi dari berbagai pihak terkait. Mengingat pentingnya kawasan konservasi ini bagi ekosistem dan pariwisata, penanganan cepat segera diupayakan meskipun kendala medan dan waktu malam hari membatasi ruang gerak petugas di lapangan.

Untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat mengenai peristiwa ini, berikut adalah rangkuman tanya jawab terkait kebakaran di kawasan TNGR beserta langkah penanganan yang telah dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Kapan dan di mana tepatnya kebakaran di kawasan Gunung Rinjani ini terjadi?

Peristiwa kebakaran ini pertama kali dilaporkan terjadi pada Jumat (7/8) sekitar pukul 20.00 WITA. Titik api terpantau berada di wilayah Resor Sembalun, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, NTB. Lokasi kejadian yang berada di area pegunungan serta waktu kejadian yang sudah larut malam sempat menyulitkan pemantauan awal. Namun, laporan segera ditindaklanjuti dengan pengiriman personel ke lokasi guna memetakan sebaran api dan memulai upaya pemadaman secara manual maupun dengan peralatan yang tersedia.

Siapa saja yang terlibat dalam operasi pemadaman kebakaran tersebut?

Upaya pemadaman di malam hari tersebut melibatkan kerja sama lintas sektor yang solid. Sebanyak 22 personel gabungan diterjunkan langsung ke area kebakaran. Tim gabungan ini terdiri dari petugas Balai TN Gunung Rinjani, anggota Masyarakat Mitra Polhut, serta warga sekitar yang peduli terhadap kelestarian kawasan. Selain itu, pemadaman juga dibantu oleh siswa PKL SKMA yang sedang bertugas, personel dari Polsek Sembalun dan Koramil Sembalun, serta armada dari Damkar Lombok Timur. Kehadiran berbagai unsur ini memastikan penanganan dapat berjalan secara terorganisasi.

Baca Juga

Pemkab Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Pemkab Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Kapan kobaran api berhasil dikendalikan oleh tim gabungan?

Setelah berjuang menembus medan malam hari selama beberapa jam, tim gabungan akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api pada Sabtu (8/8) dini hari, tepatnya sekitar pukul 01.30 WITA. Keberhasilan ini meredam kekhawatiran akan meluasnya kebakaran ke area vegetasi yang lebih rapat. Kendati api utama sudah berhasil dipadamkan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Apa langkah selanjutnya yang dilakukan petugas setelah api berhasil dipadamkan?

Setelah api berhasil dikendalikan pada dini hari, tim gabungan tidak langsung menyatakan operasi selesai. Mereka segera melakukan proses mopping up atau penyisiran sisa-sisa material yang terbakar. Langkah penyisiran ini sangat krusial dilakukan untuk membersihkan sisa bara api atau material kering yang masih menyimpan panas. Dengan demikian, potensi munculnya kembali titik api baru akibat embusan angin kencang di kawasan pegunungan dapat dicegah sedini mungkin.

Berapa perkiraan luas lahan yang terdampak oleh kebakaran ini?

Baca Juga

Capaian Dekarbonisasi Pertamina Melampaui Target Semester I 2026

Capaian Dekarbonisasi Pertamina Melampaui Target Semester I 2026

Berdasarkan estimasi awal yang dihimpun oleh petugas di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran di Resor Sembalun ini diperkirakan mencapai kurang lebih 30 hektare. Hingga saat ini, proses pendataan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh pihak pengelola taman nasional untuk memastikan luasan pasti serta jenis vegetasi apa saja yang mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.

Apa penyebab utama dari kebakaran di kawasan Gunung Rinjani ini?

Hingga rilis informasi ini dikeluarkan, penyebab pasti di balik munculnya api di kawasan TNGR masih belum diketahui secara pasti. Misteri mengenai asal mula api yang muncul pada malam hari tersebut tengah diselidiki dan ditelusuri secara mendalam oleh pihak berwenang. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menunggu hasil investigasi resmi dari pihak pengelola kawasan.

Siapa perwakilan otoritas bencana yang memberikan keterangan resmi terkait peristiwa ini?

Informasi dan perkembangan mengenai kebakaran di kawasan TNGR ini juga dipantau oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Keterangan resmi mengenai penanganan kebakaran hutan dan lahan ini disampaikan oleh Abdul Muhari, Ph.D., selaku Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB. Koordinasi antara BNPB dan pihak pengelola di daerah memastikan data penanganan bencana tersampaikan secara transparan kepada publik.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BNPBkebakaran hutanGunung Rinjani

Berita Terbaru Lainnya

Inflasi Pabrik China Melandai di Tengah Negosiasi Jalur Selat HormuzPemkab Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat PermanenCapaian Dekarbonisasi Pertamina Melampaui Target Semester I 2026Transformasi Perbankan dan Kolaborasi Strategis Tingkatkan Kenyamanan NasabahIndustri Susu Segar Nasional Tumbuh Pesat pada Kuartal II-2026 di Tengah Keterbatasan Pasokan LokalHainan Free Trade Port, Proyek Kawasan Pabean Khusus China di Dekat Asia TenggaraLangkah Mendag Budi Santoso Mendorong UMKM Naik Kelas Lewat Rantai Nilai GlobalDampak Pemangkasan Dana Transfer Daerah dan Dinamika Kebijakan Nasional

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026