berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Nasional

Panduan Mitigasi Dampak El Nino, Langkah BMKG Hadapi Kekeringan dan Karhutla

Ance RundenganDiterbitkan 31 Jul 2026 - 08.59 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Panduan Mitigasi Dampak El Nino, Langkah BMKG Hadapi Kekeringan dan Karhutla
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tengah menyiapkan langkah-langkah antisipasi strategis guna menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat fenomena El Nino pada tahun ini. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyatakan bahwa kondisi El Nino 2026 telah berstatus aktif dan diprediksi berpotensi mencapai level yang sangat kuat. Status aktif ini ditetapkan karena suhu permukaan laut di bagian tengah Samudra Pasifik telah mengalami kenaikan lebih dari 0,5 derajat Celsius. Peningkatan suhu tersebut memicu perubahan iklim yang signifikan, di mana sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami musim kemarau yang jauh lebih kering serta berdurasi lebih panjang dibandingkan kondisi normal.

Menyikapi potensi tersebut, Faisal telah memaparkan peta jalan mitigasi dan kesiapsiagaan nasional secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Pemaparan ini berlangsung dalam sebuah rapat terbatas yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 28 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, BMKG memperkirakan bahwa puncak musim kemarau tahun 2026 umumnya akan terjadi pada bulan Agustus dengan persentase mencapai 48,84 persen, dan terus berlanjut hingga bulan September pada angka 25,41 persen. Selain dipengaruhi oleh El Nino, kondisi cuaca di Indonesia juga dipengaruhi oleh fenomena Indian Ocean Dipole (IOD). Saat ini, IOD masih berada pada fase netral, namun diprediksi akan terus berkembang menuju fase positif pada rentang waktu September hingga Desember 2026.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal
Baca Juga

Panduan Larangan Pemutusan Hubungan Kerja PPPK di Daerah dan Solusi Pemenuhan Anggaran

Panduan Larangan Pemutusan Hubungan Kerja PPPK di Daerah dan Solusi Pemenuhan Anggaran

Untuk menghadapi puncak kemarau, BMKG menetapkan dua fokus utama dalam strategi mitigasi nasional. Langkah pertama berpusat pada upaya mengamankan ketersediaan air melalui pengisian waduk-waduk menggunakan metode modifikasi cuaca. Langkah kedua difokuskan pada pencegahan karhutla melalui proses pembasahan pada area-area lahan yang rentan maupun lahan yang sudah telanjur terbakar. Risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan ini diperkirakan mulai merangkak naik sejak bulan Juli dan akan mencapai puncaknya pada periode Agustus hingga September 2026. Wilayah rawan diprediksi akan semakin meluas, khususnya di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Oleh karena itu, BMKG telah menetapkan lima provinsi prioritas yang membutuhkan intensifikasi pemantauan, yakni Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Jambi.

Sebagai instrumen penting dalam menjaga ketersediaan air, pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) dilakukan secara terukur berbasis data. Operasi ini memanfaatkan informasi meteorologi, kondisi tinggi muka air tanah di kawasan lahan gambut, serta hasil pemantauan titik panas (hotspot). Salah satu lokasi penerapan OMC adalah kawasan Danau Toba, yang bertujuan untuk menjaga ketinggian muka air demi memenuhi kebutuhan irigasi, penyediaan air bersih, serta menjamin kelangsungan operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Di samping pengelolaan air, sektor pengelolaan lahan juga mendapat perhatian khusus. BMKG merekomendasikan penguatan pemantauan hotspot, pelaksanaan patroli terpadu, pembasahan lahan gambut, pembangunan sekat kanal, serta penerapan penegakan hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan.

Baca Juga

Dilema Kesejahteraan dan Integritas Hakim, Memahami Sistem Pengawasan Etik di Indonesia

Dilema Kesejahteraan dan Integritas Hakim, Memahami Sistem Pengawasan Etik di Indonesia

Dampak El Nino yang luas menuntut adaptasi lintas sektor yang komprehensif. Pada sektor kesehatan, BMKG menyarankan peningkatan pemantauan kualitas udara, penguatan sistem peringatan dini berbasis konsentrasi PM2.5, penguatan fasilitas kesehatan, serta pemantauan terhadap lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Di sektor pangan dan pertanian, langkah yang direkomendasikan meliputi percepatan waktu tanam sebelum defisit air mencapai titik puncak, penggunaan varietas tanaman berumur genjah, prioritas distribusi air pada fase kritis, dan pembatasan ekspansi pertanian di wilayah rentan kekeringan. Untuk sektor ekonomi, pemanfaatan prediksi musim sangat penting dalam merencanakan antisipasi inflasi pangan melalui pemantauan harga dan produksi. Sementara pada sektor energi, pengelolaan waduk harus mengacu pada prediksi cuaca, didukung dengan diversifikasi sumber energi melalui optimalisasi PLTG, PLTU, serta energi surya dan angin. Seluruh rangkaian mitigasi ini sekaligus menjadi langkah persiapan awal untuk menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi basah, seperti siklon tropis, yang berpotensi terjadi ketika musim hujan kembali melanda pada akhir tahun.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KekeringanKarhutlaBMKGcuaca ekstremMitigasi BencanaEl Nino 2026

Berita Terbaru Lainnya

Daftar Harga BBM Resmi di SPBU Pertamina, BP, Shell, dan VIVOCara Memahami Aturan Harga dan Ketersediaan Biosolar B50 di SPBU PertaminaPanduan Larangan Pemutusan Hubungan Kerja PPPK di Daerah dan Solusi Pemenuhan AnggaranKronologi Kasus Pembunuhan Wanita di Kamar Indekos Grogol PetamburanMemahami Kronologi dan Motif Kasus Pembunuhan di Kos Grogol PetamburanDilema Kesejahteraan dan Integritas Hakim, Memahami Sistem Pengawasan Etik di IndonesiaBursa Saham Asia Menguat, Indeks Kospi Melonjak Ditopang Sektor TeknologiMengantisipasi Fluktuasi Nilai Tukar Saat Rupiah Menguat ke Posisi Rp18.040

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Daftar Harga BBM Resmi di SPBU Pertamina, BP, Shell, dan VIVO

Ekonomi

Daftar Harga BBM Resmi di SPBU Pertamina, BP, Shell, dan VIVO

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  5. 5Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap