berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Negara Eropa Ramai-Ramai Bawa Emas Keluar dari AS, Ada Apa?

Fitri KaraengDiterbitkan 6 Sep 2026 - 00.09 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Negara Eropa Ramai-Ramai Bawa Emas Keluar dari AS, Ada Apa?
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Kondisi geopolitik global yang kian dinamis mendorong sejumlah bank sentral di Eropa menarik kembali cadangan emas mereka dari kawasan Amerika Utara, khususnya Amerika Serikat. Langkah ini menandai pergeseran strategi signifikan jika dibandingkan era Perang Dingin, ketika negara-negara Eropa justru menitipkan sebagian besar cadangan logam mulia mereka di New York demi faktor keamanan.

Salah satu otoritas moneter yang mengambil langkah repatriasi tersebut adalah bank sentral Belanda. Lembaga ini merelokasi sebanyak 86 ton emas dari total 313 ton cadangan yang sebelumnya disimpan di Amerika Serikat dan Kanada menuju London.

Gubernur bank sentral Belanda, Olaf Sleijpen, menjelaskan bahwa pemindahan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan finansial dalam menghadapi potensi krisis parah di masa mendatang. Kendati otoritas berharap cadangan tersebut tidak sampai terpakai, kesiapan cadangan likuiditas fisik dinilai krusial.

Baca Juga

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Belanda bukan satu-satunya negara yang menata ulang lokasi aset fisiknya. Pada awal tahun ini, Prancis turut menarik cadangan emasnya dari wilayah Amerika Serikat untuk disimpan kembali di dalam negeri. Jerman sebelumnya juga telah menyelesaikan penarikan lebih dari 216 ton emas hingga tahun 2016, yang mencakup 111 ton dari New York dan 105 ton dari Paris.

Alasan Pemindahan ke London dan Faktor Pasar

Peneliti riset dari Goldman Sachs, Lina Thomas dan Daan Struyven, mencatat bahwa penempatan emas di New York awalnya merupakan respon perlindungan aset pada masa ketegangan geopolitik abad ke-20. Kini, pemetaan risiko yang berubah membuat bank-bank sentral memilih menata ulang titik simpan cadangan devisa mereka.

Baca Juga

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

Bagi otoritas yang memilih menggeser emasnya ke London, faktor likuiditas memegang peranan utama. London berstatus sebagai pusat perdagangan emas terbesar di dunia, yang memungkinkan transaksi jual maupun beli berjalan lebih cepat ketika negara pemilik membutuhkan likuiditas mendesak saat krisis pecah.

Namun, ketegangan perdagangan dan konflik geopolitik bukan satu-satunya pemicu keputusan relokasi tersebut. Ahli strategi pasar senior dari World Gold Council, Joseph Cavatoni, mengungkapkan bahwa faktor pergerakan inflasi, suku bunga global, hingga kemudahan akses ketersediaan emas fisik di pasar turut memengaruhi pertimbangan perbankan sentral dalam menentukan yurisdiksi penyimpanan aset.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Emasgeopolitik

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional 路 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap