Kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan terjadi di jembatan Kembang Kerep, kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, di mana salah satu korban tewas merupakan anak di bawah umur.
Insiden tabrakan beruntun ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan melibatkan empat unit kendaraan, yang terdiri atas tiga mobil dan satu sepeda motor. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika sebuah minibus BYD yang melaju dari arah selatan menuju ke utara bertabrakan dengan Toyota Kijang Innova. Kerasnya benturan tersebut menyebabkan mobil Innova terdorong ke depan hingga menabrak Toyota Fortuner yang berada di depannya. Rangkaian benturan beruntun tersebut kemudian turut mengenai sepeda motor Honda Vario yang sedang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa tiga korban jiwa dalam insiden ini merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor. Dua orang korban dinyatakan meninggal dunia langsung di lokasi kejadian perkara, sedangkan satu korban lainnya sempat dilarikan untuk menerima perawatan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Program Sahabat Literasi Tingkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Rakyat Solok

"Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang meninggal dunia, terdiri atas pengendara sepeda motor, seorang perempuan yang menjadi penumpang, serta seorang anak," ujar Kombes Budi Hermanto.
Selain merenggut korban jiwa, kecelakaan maut ini juga mengakibatkan empat orang lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban luka langsung dievakuasi ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis secara intensif.
PKS Minta Pemulihan Gempa NTT Diperkuat, Masyarakat Masih Trauma

Pihak kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kepolisian melaksanakan olah TKP, menghimpun keterangan dari para saksi di lokasi, serta mengamankan seluruh barang bukti kendaraan yang terlibat. Seluruh data dan temuan fisik di lapangan akan didalami lebih lanjut guna mengungkap secara pasti kronologi maupun penyebab utama dari kecelakaan beruntun tersebut.






