Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur menjadi saksi rampungnya rekapitulasi nasional hasil tabulasi usulan calon Ahlul Halli Wal 'Aqdi (AHWA) dalam rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung pada 27–31 Agustus 2026. Dari total 34 nama yang diusulkan oleh para muktamirin, sembilan ulama dengan raihan suara terbanyak resmi ditetapkan sebagai anggota AHWA.
Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU serta tata tertib Muktamar ke-35, pemilihan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tidak dilakukan melalui pemungutan suara langsung oleh peserta muktamar. Kesembilan ulama anggota AHWA inilah yang memiliki mandat untuk menentukan Rais Aam melalui mekanisme musyawarah mufakat.
Daftar 9 Anggota AHWA Terpilih
Penghitungan suara mencatat KH Nurul Huda Djazuli dari Ploso menempati posisi teratas dengan raihan 485 suara (10,31 persen dari total suara sah). Posisi kedua ditempati oleh TGK KH Nuruzzahri Yahya atau Waled Nu yang mengumpulkan 477 suara (10,14 persen), terpaut delapan suara dari peringkat pertama.
Mutasi Polri, Hengki Haryadi Jadi Kapolda Papua Barat Daya

Berikut rincian sembilan ulama peraih suara tertinggi yang menjadi anggota AHWA Muktamar ke-35 NU:
- KH Nurul Huda Djazuli – 485 suara (10,31 persen)
- TGK KH Nuruzzahri Yahya (Waled Nu) – 477 suara (10,14 persen)
- AG Dr. KH. Baharuddin HS, MA – 392 suara (8,34 persen)
- KH Miftachul Akhyar – 350 suara (7,44 persen)
- KH Afifuddin Muhajir – 339 suara (7,21 persen)
- KH Anwar Iskandar – 326 suara (6,93 persen)
- KH Anwar Manshur (Lirboyo) – 303 suara (6,44 persen)
- Prof Dr KH Said Aqil Siroj – 273 suara (5,80 persen)
- Dr KH Abun Bunyamin, MA – 268 suara (5,70 persen)
Distribusi Suara dan Kandidat Lainnya
Secara keseluruhan, proses tabulasi merekam sebanyak 4.703 suara sah yang terdistribusi ke 34 nama calon. Akumulasi tersebut diperoleh dari enam bilik atau panel tabulasi. Panel 4 menghimpun suara terbanyak dengan 936 suara, diikuti Panel 2 dengan 864 suara, Panel 3 dengan 855 suara, Panel 5 dengan 718 suara, Panel 6 dengan 688 suara, dan Panel 1 dengan 642 suara.
Prabowo Terbang Lagi ke Jombang untuk Penutupan Muktamar NU

Sejumlah ulama lainnya berada di luar formasi sembilan besar. KH Muhammad Wildan Salman menempati posisi kesepuluh dengan 250 suara (5,32 persen). Di bawahnya, KH Abdullah Kafabihi Mahrus memperoleh 213 suara, disusul KH Ali Kholil (144 suara), TGH Ma'arif Ma'mun (138 suara), Dr KH Manarul Hidayat (134 suara), serta KH Munif Zuhri (121 suara).
Nama-nama lain yang juga tercatat dalam tabulasi antara lain KH Abdullah Ubab Maimoen (102 suara), KH Ahmad Musthofa Bisri atau Gus Mus (96 suara), KH Ubaidillah Shodaqoh (70 suara), KH Ali Akbar Marbun (61 suara), Prof Dr KH Ma'ruf Amin (48 suara), Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim (42 suara), KH Ahmad Muhtadi Dimyati (25 suara), KH Moch Chozin Adenan (20 suara), dan TGH Turmudzi Badaruddin (11 suara).






