berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Ekonomi

Memahami Program KPR FLPP dan Kontribusi Perbankan dalam Pembiayaan Rumah Subsidi

Yolanda RumbayanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 23.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Memahami Program KPR FLPP dan Kontribusi Perbankan dalam Pembiayaan Rumah Subsidi
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Memiliki rumah pribadi merupakan impian bagi setiap keluarga di berbagai wilayah, namun tantangan finansial kerap menjadi hambatan utama. Untuk mewujudkan pemerataan kepemilikan hunian, pemerintah menyediakan berbagai program bantuan pembiayaan perumahan, salah satunya melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program subsidi ini dirancang secara khusus untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses hunian yang layak dan terjangkau. Dalam pelaksanaan program nasional tersebut, perbankan memegang peran yang sangat krusial sebagai jembatan penyaluran dana. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN menjadi salah satu pilar utama dan ujung tombak dalam mendistribusikan bantuan pembiayaan perumahan bersubsidi di Indonesia. Keterlibatan aktif perbankan memastikan bahwa dana subsidi dapat tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Kinerja penyaluran pembiayaan perumahan bersubsidi terus menunjukkan angka yang positif seiring dengan tingginya permintaan masyarakat. Hingga tanggal 29 Juli 2026, BTN tercatat telah berhasil menyalurkan sebanyak 55.766 unit KPR FLPP kepada masyarakat. Capaian angka penyaluran yang signifikan ini secara resmi menempatkan BTN sebagai bank penyalur rumah subsidi terbesar di dalam kelompok Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Informasi mengenai posisi terdepan BTN dalam ekosistem program perumahan nasional ini disampaikan langsung dalam paparan yang dirilis oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Hal ini sekaligus menegaskan komitmen perbankan dalam mendukung program strategis pemerintah untuk mengurangi angka kekurangan kebutuhan perumahan atau backlog di tanah air.

Penyampaian data kinerja penyaluran tersebut bertepatan dengan momentum pelaksanaan Akad Massal KPR Rumah Subsidi yang menyita perhatian publik. Kegiatan seremonial berskala besar ini diselenggarakan oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Melalui kegiatan akad massal ini, ribuan masyarakat secara resmi menyelesaikan proses administrasi pembiayaan untuk segera menempati hunian subsidi mereka. Acara ini bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi bukti nyata dari sinergi berbagai pihak dalam mempercepat ketersediaan rumah bagi masyarakat, sekaligus mendorong roda perekonomian di tingkat daerah melalui sektor properti.

Baca Juga

Rencana Tambahan Anggaran Transfer ke Daerah untuk Ratusan Pemda

Rencana Tambahan Anggaran Transfer ke Daerah untuk Ratusan Pemda

Dalam acara akad massal tersebut, keterlibatan nasabah dari bank penyalur sangat mendominasi prosesi yang berlangsung. Sebanyak 30.203 debitur BTN berpartisipasi aktif dalam prosesi akad tersebut, baik yang hadir secara langsung di lokasi acara maupun yang terhubung secara daring dari berbagai wilayah. Jumlah debitur BTN yang berpartisipasi ini merupakan yang paling besar di antara seluruh bank penyalur yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Secara keseluruhan, acara akad massal nasional yang digelar oleh BP Tapera ini melibatkan total 62.710 debitur di seluruh wilayah Indonesia. Tingginya angka partisipasi ini mencerminkan tingginya antusiasme serta kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan rumah yang terjangkau.

Jika melihat peta penyaluran secara nasional, serapan program KPR FLPP menunjukkan pertumbuhan yang sangat menggembirakan. Hingga 29 Juli 2026, realisasi penyaluran FLPP di tingkat nasional telah mencapai total 118.756 unit rumah. Nilai akumulatif dari penyaluran tersebut mencapai Rp14,76 triliun, yang disalurkan melalui kerja sama dengan 43 bank penyalur di seluruh Indonesia. Selain dominasi BTN, kontribusi penting juga diberikan oleh institusi perbankan lainnya, seperti PT Bank Syariah Nasional (BSN) yang berhasil menyalurkan sebanyak 28.282 unit KPR FLPP. Jika digabungkan, BTN dan BSN secara bersama-sama telah membiayai total 84.048 unit rumah subsidi. Sinergi kedua bank ini memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk memilih skema pembiayaan melalui penyediaan layanan konvensional maupun layanan berbasis syariah sesuai dengan preferensi masing-masing.

Baca Juga

Cara Kadin Menyikapi Dampak Geopolitik Usai Pertemuan dengan Presiden Prabowo

Cara Kadin Menyikapi Dampak Geopolitik Usai Pertemuan dengan Presiden Prabowo

Untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan hunian dan tingginya permintaan masyarakat, perbankan tidak hanya berfokus pada penyaluran pembiayaan dari sisi konsumen. BTN juga mengambil langkah proaktif untuk memperkuat sisi pasokan perumahan melalui penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP). Hingga 29 Juli 2026, realisasi KPP yang disalurkan oleh BTN telah mencapai kisaran Rp4,39 triliun, yang ditujukan untuk mendukung para pelaku usaha di rantai pasok perumahan. Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, mengemukakan bahwa pencapaian serta kelancaran program penyaluran ini tidak lepas dari adanya dukungan Danantara. Kehadiran Danantara dinilai sangat krusial dalam memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan secara nasional, sehingga kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pengembang dapat berjalan semakin solid dalam menghadirkan pembiayaan rumah yang mudah dijangkau.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PerbankanBTNKPR FLPPRumah SubsidiBP Tapera

Berita Terbaru Lainnya

Rencana Tambahan Anggaran Transfer ke Daerah untuk Ratusan PemdaCara Kadin Menyikapi Dampak Geopolitik Usai Pertemuan dengan Presiden PrabowoRincian Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kementerian PertahananPembesaran Volume Dua Kubah Lava Gunung Merapi dan Status Aktivitas TerkiniTransisi Energi Terbarukan sebagai Solusi Pengembangan Akuakultur Ramah LingkunganEtika Birokrasi dan Keamanan Publik, Mengapa Sayembara Begal Dedi Mulyadi Dinilai Tidak EtisTanggapan KPK atas Vonis Dua Tahun Penjara Gubernur Riau Nonaktif Abdul WahidMenyikapi dan Memantau Keamanan Pasca-Aksi Massa Pesilat di Surabaya

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap