berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Kuliner

Memadukan Makanan dan Minuman untuk Mengangkat Cita Rasa Kuliner Harian

Sri NugrohoDiterbitkan 2 Agu 2026 - 13.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Memadukan Makanan dan Minuman untuk Mengangkat Cita Rasa Kuliner Harian
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Menikmati sebuah hidangan kini tidak lagi hanya ditentukan oleh kualitas makanan itu semata. Pemilihan minuman pendamping mulai menjadi sebuah perhatian serius di kalangan masyarakat luas karena dinilai mampu memperkaya cita rasa secara keseluruhan. Gupta Sitorus dan Primo Rizky menjelaskan bahwa food pairing merupakan seni memadukan makanan dan minuman agar keduanya dapat saling melengkapi satu sama lain. Penjelasan mendalam mengenai konsep ini disampaikan oleh Gupta Sitorus dan Primo Rizky saat mereka berbicara dalam sebuah sesi demonstrasi kuliner yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Jumat (31/7). Melalui penerapan seni memadukan makanan dan minuman ini, Anda bisa menciptakan keseimbangan rasa yang tepat saat bersantap sehari-hari.

Langkah pertama yang perlu diperhatikan dalam mempraktikkan seni ini adalah memahami fungsi minuman berkarbonasi sebagai penyegar mulut. Dalam acara demonstrasi kuliner yang bertajuk "Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola" tersebut, dijelaskan bagaimana profil rasa dari sebuah minuman dapat disesuaikan dengan jenis hidangan tertentu. Karbonasi serta tingkat keasaman pada minuman dinilai sangat efektif untuk menyegarkan kembali langit-langit mulut, atau yang sering dikenal dengan istilah palate cleanser. Fungsi membersihkan langit-langit mulut ini menjadi sangat penting, terutama setelah Anda menyantap berbagai jenis makanan yang kaya akan lemak atau hidangan yang berbumbu sangat kuat.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Langkah kedua adalah mengaplikasikan konsep penyelarasan rasa tersebut pada hidangan yang mudah ditemukan sehari-hari. Anda tidak perlu repot mencari menu khusus, karena konsep food pairing ini diaplikasikan langsung pada berbagai hidangan populer di tengah masyarakat Indonesia. Beberapa contoh hidangan yang sangat cocok dipadukan dengan minuman berkarbonasi mulai dari makanan cepat saji seperti ayam goreng, burger, hingga pizza. Selain itu, perpaduan ini juga dapat diterapkan secara langsung pada ragam kuliner Nusantara, salah satunya adalah hidangan mie celor. Hal ini membuktikan bahwa minuman berkarbonasi dapat melengkapi berbagai profil rasa dari makanan lokal maupun internasional.

Baca Juga

Profil Nasirun, Pelukis Eksentrik yang Kini Beristirahat di Makam Seniman Girisapto

Profil Nasirun, Pelukis Eksentrik yang Kini Beristirahat di Makam Seniman Girisapto

Langkah ketiga yang bisa dilakukan untuk memperkaya pengalaman bersantap adalah mengeksplorasi inovasi pencampuran minuman. Dalam sesi demonstrasi kuliner di Jakarta tersebut, dihadirkan pula sebuah inovasi mixology melalui kreasi minuman yang diberi nama "Pickled Cola". Kreasi minuman inovatif ini merupakan perpaduan antara Coca-Cola yang dicampur dengan acar gherkin serta acar jalape帽o. Melalui percampuran bahan-bahan tersebut, kreasi "Pickled Cola" menghasilkan sebuah kombinasi rasa yang sangat beragam, mencakup rasa manis, asam, gurih, dan juga pedas secara bersamaan. Anda dapat menjadikan kreasi perpaduan rasa ini sebagai inspirasi saat menyajikan minuman pendamping hidangan.

Penerapan panduan kuliner ini pada dasarnya sangat sejalan dengan kebiasaan masyarakat Indonesia saat menghabiskan waktu bersama. Eva Lusiana, yang menjabat sebagai President Director PT Coca-Cola Indonesia, secara khusus menekankan pentingnya budaya "nongkrong" sebagai ruang interaksi autentik di tengah pesatnya perkembangan era digital. Acara demonstrasi kuliner bertajuk "Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola" ini sekaligus menjadi bagian integral dari perayaan 99 tahun kehadiran Coca-Cola di Indonesia. Saat ini, merek minuman tersebut tengah bersiap melangkah menuju tonggak sejarah pencapaian satu abad eksistensinya di Indonesia yang akan jatuh pada tahun 2027.

Baca Juga

Apresiasi John Herdman Atas Debut Tim Geypens Bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Apresiasi John Herdman Atas Debut Tim Geypens Bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Selain inovasi dari minuman berkarbonasi, dinamika industri minuman pendamping makanan di Indonesia juga terus diwarnai oleh berbagai kolaborasi baru yang menarik perhatian konsumen. Sebagai salah satu contoh perkembangan industri minuman saat ini, merek Teh Kotjok secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan seorang pembuat konten sekaligus streamer bernama Yuka Theo. Langkah kolaborasi strategis ini semakin menambah warna dalam industri minuman lokal dan memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat yang ingin memadukan minuman favorit mereka dengan berbagai hidangan lezat saat berkumpul bersama keluarga maupun teman-teman.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kulinerfood pairingcoca-colanongkrongtips kuliner

Berita Terbaru Lainnya

Mengenal Kronologi Kerusuhan Komunal di Nepal dan DampaknyaBadan Gizi Nasional Usut Dugaan Pelanggaran di 5.355 Satuan Pelayanan Pemenuhan GiziDaftar Harga BBM Nonsubsidi Pertamina per 1 Agustus 2026 dan Alasan PenyesuaiannyaCara Mengembangkan Ekosistem Ekonomi Hijau Melalui Pemanfaatan Limbah Tapioka di LampungPanduan Penyesuaian Harga BBM Shell dan Pertamina per 1 Agustus 2026Penyelenggaraan Jakarta Watersport Festival 2026 di Danau SunterCara Mengenali Tanda Kematangan Emosi Anak Sesuai Tahap UsianyaProfil Nasirun, Pelukis Eksentrik yang Kini Beristirahat di Makam Seniman Girisapto

Paling Banyak Dibaca

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Nasional

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

2 Agu 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  2. 2Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di MonasNasional 路 2 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap