Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kini menyiapkan mekanisme khusus guna mencarikan investor bagi bank-bank bermasalah. Upaya tersebut dijalankan sebagai bagian dari mandat baru LPS untuk meminimalkan kerugian institusi perbankan, sehingga proses penanganan tidak semata-mata berujung pada likuidasi bank.
Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu menjelaskan bahwa LPS kini telah memiliki fungsi investor relation. Unit ini bertugas secara aktif menawarkan bank-bank yang tengah menghadapi kendala kepada pihak-pihak yang memiliki potensi untuk menjadi investor penyehat.
Pernyataan tersebut disampaikan Anggito saat menghadiri konferensi pers kegiatan Lampung Financial Festival (Lampung Finfest) 2026 di Bandar Lampung, Jumat (4/9/2026) malam.
Kelola Kekayaan, Nasabah Perlu Sesuaikan Aset dengan Tujuan Finansial

Kriteria Bank dan Opsi Konsolidasi
Menurut Anggito, bank yang ditawarkan kepada para pemodal merupakan bank yang masih memegang izin resmi serta memiliki modal, namun sedang tersandung persoalan tertentu, seperti kendala tata kelola ataupun kekurangan permodalan. Untuk mengatasi masalah tersebut, LPS membuka peluang penyelesaian perbankan melalui skema akuisisi maupun merger.
LPS menekankan bahwa proses penjajakan tidak terbatas pada pencarian investor baru. Peluang konsolidasi juga ditujukan kepada investor atau pelaku industri perbankan yang sudah ada agar dapat mengambil alih atau menggabungkan entitas bersangkutan.
Pertamina Paparkan Dual Growth Strategy dan Transisi Energi di IdeaFest 2026

Penerapan pada BPD, BPR, dan BPRS
Skema pencocokan investor ini dapat diimplementasikan pada berbagai tingkatan bank, meliputi bank pembangunan daerah (BPD), bank perekonomian rakyat (BPR), serta bank perekonomian rakyat syariah (BPRS). Anggito mencontohkan bahwa unit BPR maupun BPRS milik pemerintah kabupaten atau kota berpeluang diakuisisi oleh BPD yang telah memiliki kapasitas permodalan yang cukup kuat.
Adapun terkait penanganan terhadap 13 bank bermasalah yang sebelumnya telah masuk dalam proses penanganan oleh LPS, Anggito memastikan bahwa proses pencarian investor untuk bank-bank tersebut hingga kini masih terus berlangsung.






