Sebuah ledakan yang diduga berasal dari kebocoran tabung elpiji 3 kilogram terjadi di sebuah warung tegal (warteg) di kawasan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Suara dentuman keras memicu kepanikan warga sekitar yang langsung berhamburan keluar dari tempat tinggal mereka.
Berdasarkan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi, kobaran api terlihat sempat menyambar ke luar bangunan bersamaan dengan timbulnya suara ledakan. Hantaman dari insiden tersebut mengakibatkan kerusakan fisik pada bangunan yang difungsikan ganda sebagai tempat usaha dan hunian warga, meliputi bagian pintu, atap, hingga beberapa bagian di lantai dua.
11 Korban Kebakaran di Paniai Teridentifikasi, Polisi Selidiki Dugaan Sabotase

Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat mengonfirmasi bahwa penanganan cepat telah dilakukan oleh Unit Reskrim di lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi pemilik warteg bernama Suherman (44) mengalami luka bakar akibat sambaran api.
Usai kejadian, korban dievakuasi ke Puskesmas Tambora untuk mendapatkan pertolongan pertama, sebelum kemudian dirujuk ke RSUD Tarakan guna penanganan medis lebih lanjut.
Kebakaran di RS Saiful Anwar Malang, 19 Pasien Dievakuasi

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat menyatakan pada Rabu (9/9/2026) bahwa kondisi kesehatan korban telah berangsur membaik selama masa perawatan. Hingga kini, pihak kepolisian belum dapat meminta keterangan resmi dari Suherman karena korban masih menjalani proses pemulihan intensif di rumah sakit.






