Sebanyak 11 jenazah korban kebakaran di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, telah berhasil diidentifikasi secara menyeluruh oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Kepolisian Resor Paniai mengonfirmasi seluruh jenazah kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kapolres Paniai AKB Royke Betaubun menyampaikan bahwa proses identifikasi berlangsung di RSUD Paniai setelah tim DVI tiba di Enarotali pada Selasa (8/9). Berdasarkan hasil identifikasi data kepolisian, ke-11 korban jiwa tersebut mencakup lima orang dewasa dan enam anak-anak yang berasal dari dua keluarga besar, termasuk seorang lanjut usia.
Kebakaran di RS Saiful Anwar Malang, 19 Pasien Dievakuasi

Peristiwa kebakaran maut tersebut terjadi pada Senin (7/9) dini hari sekitar pukul 00.25 WIT. Kobaran api menghanguskan sedikitnya 40 bangunan yang mayoritas difungsikan sebagai rumah tinggal sekaligus kios kelontong oleh warga setempat.
Seiring selesainya proses identifikasi korban, aparat penegak hukum kini memfokuskan penanganan pada penyelidikan penyebab timbulnya api. Keterangan saksi di lokasi menyebutkan sempat terlihat dua orang tak dikenal berada di depan rumah korban bernama Najamuddin sesaat sebelum kebakaran bermula.
Ledakan Gas Melon di Warteg Tambora Picu Kepanikan Warga

Saat ini, penyidik Polres Paniai bersama tim Laboratorium Forensik (Labfor) masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara mendalam untuk menelusuri potensi sabotase serta memastikan ada tidaknya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.






