berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Langkah Asprindo Cetak Wirausaha Muda Lewat Kurikulum Sekolah

Yolanda RumbayanDiterbitkan 4 Agu 2026 - 13.21 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Langkah Asprindo Cetak Wirausaha Muda Lewat Kurikulum Sekolah
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) mengambil langkah konkret untuk mendorong lahirnya generasi wirausaha baru sejak mereka masih menempuh pendidikan di bangku sekolah. Langkah strategis ini diperkuat dengan berdirinya Koperasi Citra Nusantara Maju sejak tahun 2011, yang kini telah menampung sebanyak 198 anggota dengan mayoritas memasarkan produk hasil karya mereka sendiri. Melalui integrasi pendidikan kewirausahaan ke dalam kurikulum sekolah, Asprindo berupaya memberikan solusi nyata guna mengatasi permasalahan pengangguran dan tantangan pencarian kerja bagi para lulusan baru.

Mengapa program pendidikan kewirausahaan ini mulai diterapkan di lingkungan sekolah?

Gagasan untuk mengintegrasikan pendidikan kewirausahaan ini berawal dari pengalaman nyata Risma Sitorus ketika memimpin SMK Citra Nusantara. Risma Sitorus, yang saat ini memegang amanat sebagai Wakil Ketua Departemen Pengembangan

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur
UMKM
, Koperasi, dan Wirausaha Asprindo, melihat langsung betapa banyaknya siswa yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan setelah mereka menyelesaikan masa sekolah. Menghadapi kenyataan tersebut, ia berinisiatif memasukkan mata pelajaran kewirausahaan ke dalam kurikulum sekolah agar siswa tidak hanya bergantung pada lowongan pekerjaan yang tersedia, melainkan mampu menciptakan peluang kerja mereka sendiri.

Bagaimana metode pengajaran dan pendampingan kewirausahaan yang diberikan kepada siswa?

Proses pembelajaran kewirausahaan di sekolah tidak dilakukan secara instan, melainkan dirancang secara matang dengan memberikan pengajaran serta pendampingan intensif selama tiga tahun masa pendidikan siswa. Kurikulum tiga tahun ini disusun agar siswa dapat menguasai seluruh tahapan bisnis secara bertahap dan menyeluruh. Melalui pendampingan yang berkelanjutan ini, para siswa diharapkan memiliki kesiapan mental dan keterampilan praktis yang kuat sehingga setelah lulus nanti, mereka dapat langsung memanfaatkan keahlian tersebut untuk membangun dan mengelola usaha mandiri.

Baca Juga

Kolaborasi MONDIAL dan Nicholas Saputra dalam Koleksi Baru Precious Fire

Kolaborasi MONDIAL dan Nicholas Saputra dalam Koleksi Baru Precious Fire

Bahan baku apa saja yang digunakan siswa dalam proses pembelajaran kewirausahaan ini?

Dalam proses produksinya, para siswa diajarkan untuk memanfaatkan berbagai bahan baku yang mudah diperoleh dari lingkungan sekitar tempat tinggal mereka. Beberapa bahan alami yang digunakan antara lain kayu, bambu, rotan, dan tanaman purun yang kemudian diolah menjadi aneka produk kerajinan tangan bernilai ekonomis. Selain berfokus pada pembuatan kerajinan tangan, para siswa juga dibekali dengan keahlian dalam mengolah produk kuliner yang berbasis pada potensi bahan pangan lokal, sehingga mereka dapat memaksimalkan sumber daya alam yang ada di daerah mereka.

Bagaimana sekolah mendampingi siswa agar produk yang mereka hasilkan siap bersaing di pasar?

Peran sekolah tidak berhenti pada tahap membimbing proses produksi barang saja, melainkan berlanjut hingga produk tersebut siap dipasarkan secara luas. Sekolah turut mendampingi para siswa secara mendalam dalam aspek pengemasan produk agar tampil menarik dan higienis, pembuatan desain visual yang profesional, hingga penyusunan strategi pemasaran. Dengan adanya pendampingan komprehensif pada aspek hilir ini, produk-produk buatan siswa diharapkan memiliki daya saing yang tinggi dan mampu memikat minat konsumen di pasar yang kompetitif.

Baca Juga

Integrasi Data Dukcapil Sebagai Fondasi Layanan Publik Digital

Integrasi Data Dukcapil Sebagai Fondasi Layanan Publik Digital

Bagaimana bentuk dukungan yang diberikan Asprindo dalam membantu pengembangan usaha siswa?

Asprindo berkomitmen penuh untuk mendukung keberlanjutan usaha yang dirintis oleh para siswa melalui penyediaan berbagai fasilitas pembinaan. Bentuk dukungan konkret yang diberikan oleh asosiasi ini meliputi penyelenggaraan pelatihan bisnis, pendampingan usaha yang berkelanjutan, serta pembukaan akses promosi yang lebih luas bagi produk siswa. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan mengikutsertakan produk hasil karya siswa ke dalam berbagai pameran dagang, sehingga produk mereka dapat dikenal oleh masyarakat luas dan calon mitra bisnis potensial.

Apa peran Koperasi Citra Nusantara Maju dalam mendukung ekosistem usaha para siswa dan alumni?

Koperasi Citra Nusantara Maju didirikan oleh Risma Sitorus pada tahun 2011 sebagai wadah strategis untuk memperluas jangkauan pemasaran produk-produk yang dihasilkan oleh para wirausaha muda. Hingga saat ini, koperasi tersebut telah berkembang pesat dan memiliki 198 anggota yang sebagian besar merupakan pelaku usaha yang aktif memasarkan produk karya mandiri mereka. Keberadaan koperasi ini memberikan solusi atas masalah pemasaran yang sering dihadapi oleh pelaku usaha pemula, sekaligus menjamin keberlanjutan usaha para alumni sekolah setelah mereka menyelesaikan masa studi.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KoperasiUMKMKewirausahaanAsprindoRisma Sitorus

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Penyebab Deflasi Juli 2026 dan Dampaknya terhadap Perekonomian IndonesiaTurki, Mesir, dan Qatar Kecam Peningkatan Serangan Israel di GazaKolaborasi MONDIAL dan Nicholas Saputra dalam Koleksi Baru Precious FireBangun Portofolio Multi-Aset, Ini 6 Aplikasi Reksa Dana Terbaik 2026Integrasi Data Dukcapil Sebagai Fondasi Layanan Publik DigitalWabah Cyclosporiasis di Amerika Serikat, Penyebaran Kasus dan Dampaknya pada Jaringan RestoranAksi Jual Asing Tekan Saham Big Caps di Awal Agustus 2026Laba Bank Permata Tetap Tumbuh Didorong Efisiensi Cadangan Kerugian

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

Kriminal

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

3 Agu 2026

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

Ekonomi

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

3 Agu 2026

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Nasional

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak SalatKriminal 路 3 Agu 2026
  5. 5Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026Ekonomi 路 3 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap