berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Kunjungan Wisatawan ke Indonesia Tembus Rekor pada Semester I 2026 Meski Harga BBM Naik

Marthen TandirerungDiterbitkan 4 Agu 2026 - 19.54 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kunjungan Wisatawan ke Indonesia Tembus Rekor pada Semester I 2026 Meski Harga BBM Naik
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Geliat pariwisata di Indonesia menunjukkan ketahanan yang luar biasa sepanjang paruh pertama tahun 2026. Meskipun harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri terus merangkak naik sebagai imbas dari lonjakan harga minyak mentah dunia, antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata tidak menyusut. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pergerakan wisatawan domestik maupun mancanegara justru menyentuh angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, menandakan bahwa dorongan untuk berlibur tetap menjadi prioritas bagi banyak orang.

Bagi masyarakat lokal yang merencanakan liburan, dinamika ini membawa perubahan tren perjalanan yang cukup menarik. Data BPS menunjukkan bahwa jumlah wisatawan nusantara (wisnus) sepanjang semester I 2026 berhasil mencapai titik tertinggi sejak tahun 2019. Fenomena ini berbanding terbalik dengan perjalanan ke luar negeri; jumlah wisatawan nasional (wisnas) yang bepergian ke negara lain justru mengalami penurunan tipis selama periode yang sama. Kecenderungan ini mengindikasikan bahwa semakin banyak warga Indonesia yang memilih untuk mengeksplorasi destinasi di dalam negeri ketimbang mengalokasikan anggaran mereka untuk liburan internasional di tengah penyesuaian biaya hidup.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Di sisi lain, Indonesia juga semakin memikat bagi pelancong internasional. Sepanjang semester I 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencatatkan rekor tertinggi sejak tahun 2020. Jika melihat data kumulatif dari Januari hingga Juni 2026, total kunjungan wisman ke tanah air menembus angka 7,45 juta kunjungan. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 5,71 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025. Pertumbuhan ini menjadi sinyal positif bagi para pelaku industri wisata daerah yang mengandalkan kunjungan turis asing untuk menggerakkan roda ekonomi lokal.

Baca Juga

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Secara lebih spesifik, pada bulan Juni 2026 saja, pintu-pintu masuk Indonesia kedatangan sekitar 1,39 juta wisman. Dari total tersebut, sebanyak 1,21 juta kunjungan tercatat melalui pintu masuk utama, sementara 175.696 kunjungan lainnya melalui pintu masuk perbatasan negara. Secara bulanan, jumlah kunjungan pada Juni 2026 ini naik tipis sebesar 0,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dan meningkat 2,15 persen jika dibandingkan secara tahunan dengan Juni tahun lalu.

Wisatawan dari negara tetangga masih mendominasi komposisi pasar pariwisata Indonesia. BPS mencatat turis asal Malaysia menyumbang porsi terbesar dengan persentase 18,66 persen dari total kunjungan. Posisi kedua ditempati oleh wisatawan Singapura dengan kontribusi sebesar 12,25 persen, disusul erat oleh wisatawan asal Australia yang mencakup 12,08 persen. Bagi wilayah Bali, turis Australia tetap menjadi motor penggerak utama pariwisata, di mana Bandara Ngurah Rai menjadi pintu masuk utama yang paling padat dan paling banyak digunakan oleh para pemegang paspor dari Negeri Kangguru tersebut.

Terkait dengan pola pengeluaran, para wisatawan mancanegara ini membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah-daerah yang mereka kunjungi. Pada kuartal II 2026, rata-rata pengeluaran seorang wisman selama berada di Indonesia mencapai 1.285 dolar AS, atau setara dengan sekitar Rp 23 juta jika dihitung dengan asumsi nilai tukar Rp 18.000 per dolar AS. Meskipun angka pengeluaran rata-rata ini sedikit menurun bila dibandingkan dengan kuartal I 2026 yang sempat menyentuh 1.345,61 dolar AS, nominal tersebut masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata pengeluaran pada kuartal II 2025 yang hanya sebesar 1.199,71 dolar AS. Penurunan tipis secara kuartalan ini juga beriringan dengan durasi tinggal mereka yang rata-rata mencapai 10,39 malam pada kuartal II 2026, sedikit lebih singkat dibanding kuartal sebelumnya.

Baca Juga

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Melihat alokasi anggaran belanja para turis asing ini memberikan gambaran jelas mengenai sektor apa saja yang paling diuntungkan. Porsi terbesar dari pengeluaran wisman pada kuartal II 2026 dialokasikan untuk sektor akomodasi, yakni sebesar 37,21 persen. Sektor makanan dan minuman menyusul di tempat kedua dengan porsi 19,81 persen, sedangkan belanja oleh-oleh dan cendera mata menyerap sekitar 11,04 persen dari total anggaran mereka. Menariknya, BPS juga mendeteksi adanya peningkatan proporsi pengeluaran pada beberapa sektor pendukung wisata lainnya, seperti sektor hiburan, jasa sewa kendaraan, serta pembelian tiket penerbangan domestik. Hal ini menunjukkan bahwa turis asing kini lebih aktif bergerak antar-destinasi di dalam negeri dan menikmati berbagai atraksi wisata lokal.

Bagi para penyedia jasa wisata lokal di berbagai daerah, data ini menegaskan pentingnya menjaga kualitas layanan dan fleksibilitas harga. Walaupun kenaikan harga BBM memicu kenaikan biaya operasional transportasi, minat perjalanan yang tetap kokoh menunjukkan bahwa pasar domestik dan internasional masih sangat potensial. Penyesuaian strategi bisnis, seperti menawarkan paket wisata terintegrasi yang mencakup akomodasi dan sewa kendaraan, dapat menjadi langkah jitu untuk menangkap peluang dari meningkatnya belanja wisman di sektor-sektor tersebut.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pariwisata IndonesiaBadan Pusat StatistikWisatawan MancanegaraWisatawan Nusantara

Berita Terbaru Lainnya

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret IndonesiaFestival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RIPenyaluran Anggaran Program MBG Capai Rp 101,1 Triliun, Menkeu Purbaya Jelaskan Tiga Fungsi APBNKasus Keracunan Penerima Makan Bergizi Gratis di Semarang dan Sanksi Tegas BGNRupiah Melemah ke Rp18.015 per Dolar AS, Putus Tren Penguatan Dua HariMenakar Fundamental GOTO di Tengah Klaim Harga Saham UndervaluedTim Hukum Febrie Adriansyah Siapkan Dua Gugatan Praperadilan Terkait Kasus TPPUPenyelesaian Kasus Rokok Ilegal di Jambi Melalui Denda Ultimum Remedium

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Rupiah Melemah ke Rp18.015 per Dolar AS, Putus Tren Penguatan Dua Hari

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.015 per Dolar AS, Putus Tren Penguatan Dua Hari

4 Agu 2026

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

Kriminal

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

3 Agu 2026

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

Ekonomi

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

3 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Rupiah Melemah ke Rp18.015 per Dolar AS, Putus Tren Penguatan Dua HariEkonomi 路 4 Agu 2026
  5. 5Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak SalatKriminal 路 3 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap