Ulama sekaligus penceramah kondang asal Kabupaten Tangerang, Banten, KH. Ahmad Fudholi, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Tol Tangerang-Merak. Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah, Kabupaten Tangerang tersebut mengalami kecelakaan pada Jumat dini hari di jalur bebas hambatan tersebut saat hendak kembali ke kediamannya.
Peristiwa tragis tersebut terjadi tepatnya di Tol Tangerang-Merak KM 63+800 B, yang masuk ke dalam wilayah hukum Kabupaten Serang. Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan kendaraan pribadi yang ditumpangi sang ulama dan sebuah truk yang berada di bahu jalan.
Kronologi Perjalanan dari Cikaduen dan Hilang Kendali di Tol
Peristiwa nahas itu bermula saat KH. Ahmad Fudholi sedang dalam perjalanan pulang setelah menghadiri kegiatan keagamaan di wilayah Cikaduen, Kabupaten Pandeglang. Dalam perjalanan kembali menuju arah Tangerang tersebut, beliau menaiki mobil jenis Pajero berwarna putih bersama seorang sopir.
Sekitar pukul 03.00 WIB, kendaraan yang melaju di ruas Tol Tangerang-Merak KM 63+800 B tersebut tiba-tiba oleng. Mobil Pajero putih itu diduga kehilangan kendali saat melaju di lajur kanan, lalu mendadak bergerak memotong ke arah sisi kiri jalan tol.
Tim Gabungan Sisir Titik Api Cegak Kebakaran TPA Putri Cempo Meluas

Pada saat yang bersamaan, terdapat sebuah truk yang sedang berhenti di bahu jalan. Akibat pergerakan mendadak dari arah kanan ke kiri, mobil yang ditumpangi KH. Ahmad Fudholi langsung menabrak bagian belakang truk yang sedang terparkir tersebut. Benturan yang terjadi menyebabkan kendaraan Pajero putih tersebut mengalami kerusakan berat di bagian depan.
Penanganan Medis dan Penjelasan Satlantas Polres Serang
Insiden kecelakaan di wilayah Serang Kabupaten ini memakan dua orang korban, yaitu sopir dan KH. Ahmad Fudholi selaku penumpang. Keterangan mengenai jumlah korban tersebut disampaikan oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Serang Ipda Sigit Prayogi.
Sesaat setelah kecelakaan terjadi, petugas dan pihak terkait segera mengevakuasi kedua korban. KH. Ahmad Fudholi bersama pengemudinya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Ciruas guna mendapatkan tindakan pertolongan pertama.
Ada Kapal Induk Italia, Begini Strategi Prabowo Atasi Kebakaran Hutan

Setelah menjalani penanganan awal di RS Hermina Ciruas, ulama asal Kabupaten Tangerang tersebut kemudian dirujuk ke RSUD Tangerang untuk penanganan medis lebih lanjut. Namun, nyawa pimpinan Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah tersebut tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa penyebab pasti terjadinya kecelakaan fatal tersebut masih belum dapat dipastikan. Sementara itu, keluarga besar jajaran Polres Serang menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya ulama sekaligus penceramah kharismatik asal Banten tersebut.






