berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/News

Kronologi Pemuda Hanyut di Kali Banjir Kanal Barat Jakarta Barat dan Upaya Pencarian Tim SAR

Usat BalangDiterbitkan 3 Agu 2026 - 17.56 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kronologi Pemuda Hanyut di Kali Banjir Kanal Barat Jakarta Barat dan Upaya Pencarian Tim SAR
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Insiden orang tenggelam kembali menjadi sorotan masyarakat ketika seorang pemuda dilaporkan hilang terbawa arus sungai di wilayah ibu kota. Pemuda yang diketahui berinisial MTAK dan berusia sembilan belas tahun tersebut hanyut di aliran Kali Banjir Kanal Barat, atau yang kerap disingkat BKB. Peristiwa nahas ini secara spesifik terjadi di wilayah Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Hilangnya korban memicu respons cepat dari otoritas terkait yang langsung mengerahkan personel untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di sekitar lokasi kejadian. Kasus ini menjadi pengingat mengenai seberapa kuat dan berbahayanya arus sungai, meskipun berada di tengah kawasan perkotaan yang padat penduduk.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Berdasarkan keterangan yang dihimpun oleh pihak berwenang, musibah ini bermula pada hari Sabtu, 1 Agustus, sewaktu malam hari. Sebelum insiden yang mengancam nyawa tersebut terjadi, korban MTAK diketahui sedang bersama teman wanitanya di sekitar area sungai. Keduanya kemudian dilaporkan terlibat dalam sebuah pertengkaran. Di tengah perselisihan yang sedang berlangsung, sebuah insiden kecil memicu rentetan peristiwa fatal, yakni ketika kunci milik pemuda tersebut terlempar dan jatuh tepat ke dalam aliran Kali Banjir Kanal Barat. Kehilangan barang tersebut rupanya mendorong korban untuk mengambil keputusan yang berisiko tinggi tanpa mempertimbangkan kondisi arus air pada malam hari.

Secara spontan dan tanpa ragu, korban langsung melompat ke dalam sungai demi mencari serta mengambil kembali kunci yang telah terlempar tersebut. Pada awalnya, pemuda berusia sembilan belas tahun itu masih terlihat berupaya berenang dan mengarahkan tubuhnya menuju tanggul sungai agar dapat kembali naik ke daratan dengan selamat. Akan tetapi, kondisi arus Kali Banjir Kanal Barat pada saat itu diduga terlalu kuat untuk dilawan dengan tenaga manusia biasa. Korban pada akhirnya tidak kuat lagi menahan derasnya aliran air, yang menyebabkan dirinya mulai kehilangan keseimbangan dan perlahan tenggelam ke bawah permukaan sungai.

Baca Juga

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

Masyarakat dan warga setempat yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian sebenarnya tidak tinggal diam saat melihat korban berjuang melawan arus. Beberapa saksi mata di sekitar bantaran sungai sempat menyadari situasi darurat tersebut dan berusaha memberikan bantuan penyelamatan. Warga berupaya melemparkan alat pengapung ke arah sungai dengan harapan benda tersebut dapat diraih oleh MTAK untuk mempertahankan posisi tubuhnya di atas air. Sayangnya, upaya pertolongan dari warga sekitar tidak membuahkan hasil karena pergerakan arus sungai yang sangat cepat. Tubuh korban terus terbawa arus yang deras hingga akhirnya menghilang sepenuhnya dari pandangan warga sebelum sempat meraih alat pengapung tersebut.

Menindaklanjuti laporan hilangnya pemuda tersebut, tim SAR gabungan segera diterjunkan ke lokasi untuk memulai operasi penyisiran. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Desiana Kartika Bahari, turun langsung memimpin operasi ini dengan bertindak sebagai SAR Mission Coordinator atau SMC. Desiana menjelaskan bahwa personel SAR gabungan telah dikerahkan untuk menyisir aliran Kali Banjir Kanal Barat dengan memanfaatkan perahu karet, yang dipadukan dengan pengamatan visual dari jalur darat. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap area pencarian serta mengoptimalkan metode yang digunakan agar korban bisa secepatnya ditemukan.

Baca Juga

Persiapan Ibadah Haji 2027, Langkah Mengikuti Sosialisasi dan Sistem Penyelenggaraan Terbaru

Persiapan Ibadah Haji 2027, Langkah Mengikuti Sosialisasi dan Sistem Penyelenggaraan Terbaru

Upaya pencarian secara intensif telah dilakukan sepanjang hari Minggu, 2 Agustus, sejak pagi hingga menjelang malam. Tim SAR gabungan memperluas area penyisiran dengan menetapkan radius pencarian yang mencapai jarak dua kilometer dari titik awal lokasi korban dilaporkan hanyut. Para petugas menyusuri setiap sudut aliran kali dan melakukan pengamatan visual secara cermat di sepanjang bantaran sungai untuk mencari tanda-tanda keberadaan pemuda tersebut. Namun, hingga Minggu petang, upaya maksimal dari tim penyelamat belum membuahkan hasil dan korban MTAK belum berhasil ditemukan. Mengingat kondisi yang semakin gelap, pencarian dihentikan sementara dan kembali dilanjutkan pada Senin pagi.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

jakarta baratGrogol PetamburanBanjir Kanal BaratSAR JakartaKecelakaan SungaiOrang Hanyut

Berita Terbaru Lainnya

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak SalatPersiapan Ibadah Haji 2027, Langkah Mengikuti Sosialisasi dan Sistem Penyelenggaraan TerbaruPromo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026Mendaftar dan Mengikuti Sesi Uji Coba Kendaraan Suzuki di GIIAS 2026Cara Memantau Pemulihan Layanan PLN Saat Terjadi Pemadaman ListrikAnalisis Arah Pasar Saat IHSG Menguat di Tengah Pelemahan Bursa RegionalPanduan Memahami Penguatan Rupiah dan Penurunan Dolar AS ke Rp17.950Manfaat Penggunaan QRIS untuk Transaksi Bisnis Masa Kini

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

Kriminal

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

3 Agu 2026

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

Ekonomi

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

3 Agu 2026

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Nasional

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak SalatKriminal 路 3 Agu 2026
  5. 5Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026Ekonomi 路 3 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap