berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

KPK Periksa Lagi Pengepul Uang Suap di Kasus Importasi Bea Cukai

Usat BalangDiterbitkan 17 Sep 2026 - 00.33 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KPK Periksa Lagi Pengepul Uang Suap di Kasus Importasi Bea Cukai
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Salisa Asmoaji untuk dimintai keterangan dalam penyidikan dugaan korupsi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Pemeriksaan saksi tersebut berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu (16/9/2026).

Salisa merupakan pelaksana pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan Kantor Pusat Bea Cukai. Dalam konstruksi perkara ini, ia disebut berperan sebagai salah satu pihak yang mengumpulkan uang hasil suap terkait importasi barang.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa pemanggilan Salisa ditujukan untuk melengkapi berkas perkara baru hasil pengembangan kasus rasuah tersebut. "Saksi dalam pengembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan Bea dan Cukai di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC)," ujar Budi dalam keterangannya.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Pemeriksaan ini bukan kali pertama bagi Salisa. Penyidik lembaga antirasuah telah beberapa kali memeriksa keterangannya. Ia juga pernah dihadirkan untuk memberikan kesaksian di hadapan majelis hakim dalam persidangan kasus serupa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Pejabat DJBC Jatim II Turut Diperiksa

Selain Salisa, tim penyidik KPK turut menjadwalkan pemeriksaan terhadap seorang pejabat daerah di lingkungan kepabeanan, yakni Umar Khayam. Umar tercatat menjabat sebagai Kepala Seksi Penerimaan dan Pengelolaan Data Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur II.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sama halnya dengan Salisa, Umar sebelumnya sudah dua kali menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK terkait perkara ini, salah satunya pada Rabu (24/6/2026). Hingga agenda permintaan keterangan berjalan, Budi belum merinci materi maupun bukti-bukti spesifik yang didalami penyidik terhadap kedua saksi tersebut.

Kasus dugaan suap kepengurusan impor barang di lingkungan Bea Cukai saat ini sebagian telah bergulir ke meja hijau. Secara keseluruhan, KPK sebelumnya telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam perkara ini, dan proses hukum terhadap para terdakwa masih terus berjalan di pengadilan.

Sumber: Liputan6

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KorupsiKPKBea Cukai

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap