KAI Properti menyelesaikan serangkaian pengembangan dan penataan fasilitas di Stasiun Bogor serta Stasiun Rangkasbitung guna meningkatkan kenyamanan pengguna jasa angkutan rel.
Manager Corporate Communication KAI Properti Bramantya Candrika menyampaikan pembaruan infrastruktur di kedua stasiun tersebut ditujukan untuk menjaga kualitas aset perkeretaapian sekaligus menjawab tingginya mobilitas penumpang harian.
Perpanjangan Peron dan Penambahan Fasilitas di Stasiun Bogor
Di Stasiun Bogor, pekerjaan utama mencakup perpanjangan peron di jalur 6, 7, dan 8 yang telah resmi beroperasi sejak 18 Juni 2026. Penambahan panjang peron ini dilakukan agar stasiun mampu melayani rangkaian KRL Commuter Line formasi 12 kereta (SF12) secara penuh.
Kasus Chromebook, Ibam Ajukan Kasasi, Tolak Bayar Uang Pengganti

Peron jalur 6 dan 7 yang semula memiliki panjang 201 meter kini diperpanjang menjadi 251 meter. Sementara itu, peron jalur 8 diperpanjang dari 204 meter menjadi 252 meter. Selain peron, KAI Properti juga menyelesaikan pembangunan struktur hall, pemasangan rel baru, pengerjaan Listrik Aliran Atas (LAA), serta pemasangan kanopi di peron 4 dan 5.
Pengembangan sarana ini sejalan dengan beban operasional Stasiun Bogor. Berdasarkan data KAI, layanan Bogor Line mencatat sebanyak 105.704.913 pergerakan pengguna sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026, dengan rata-rata volume harian mencapai sekitar 435 ribu penumpang.
Beautifikasi Bangunan Heritage dan Bangunan Baru Stasiun Rangkasbitung
Sementara itu, penataan di Stasiun Rangkasbitung berfokus pada pekerjaan beautifikasi bangunan cagar budaya (heritage) yang telah bergulir sejak Mei 2026. Penataan ini mencakup pemugaran dinding, plafon, lantai, kusen, pintu, jendela, dan elemen atap dengan tetap menjaga keaslian arsitekturnya.
BRI Hadir di Festival Kuliner Serpong, Beri Cashback Hingga Lelang Gadget

KAI Properti juga memperbarui sejumlah infrastruktur pendukung di area cagar budaya Stasiun Rangkasbitung, meliputi sistem elektrikal, plumbing dan sanitasi, perbaikan saluran drainase, pemasangan bio septic tank, penataan pagar heritage, hingga pembenahan lanskap. Untuk memenuhi kebutuhan operasional, sebuah bangunan baru setinggi dua lantai turut dibangun di kawasan tersebut.
Stasiun Rangkasbitung saat ini aktif melayani perjalanan Commuter Line relasi Rangkasbitung-Tanah Abang serta KA Lokal Merak. Pada rentang Januari hingga Juli 2026, stasiun ini membukukan total 8.307.042 pergerakan penumpang.






