berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Kemenkes Instruksikan Faskes Perketat Pedoman Keselamatan & Kesehatan Anak dalam Situasi Karhutla

Yolanda RumbayanDiterbitkan 29 Agu 2026 - 06.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemenkes Instruksikan Faskes Perketat Pedoman Keselamatan & Kesehatan Anak dalam Situasi Karhutla
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menginstruksikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk memprioritaskan perlindungan ekstra bagi kelompok rentan. Instruksi ini menempatkan pedoman keselamatan & kesehatan anak dalam situasi karhutla sebagai fokus utama menyusul meluasnya sebaran kabut asap tebal di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan per 17 Juli 2026, total area karhutla sepanjang Januari hingga Juni 2026 telah mencapai 107.465,47 hektare. Kalimantan Barat mencatatkan kebakaran terluas mencapai 28.680,47 hektare, disusul Riau seluas 15.477,95 hektare, Nusa Tenggara Timur 10.538,30 hektare, Maluku 7.091,07 hektare, serta Papua Selatan 6.281,81 hektare.

Sebaran kabut asap tersebut berdampak langsung pada masyarakat. Kemenkes mencatat hingga 21 Agustus 2026, lebih dari 3 juta warga di 37 kabupaten/kota pada tujuh provinsi terpapar kabut asap. Tujuh wilayah tersebut mencakup Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur, dengan enam provinsi di antaranya telah menetapkan status siaga darurat bencana.

Paparan asap memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Di Kalimantan Barat, kasus ISPA menembus 165.747 kejadian sepanjang 1 Januari hingga awal Agustus 2026. Sementara itu, Kalimantan Tengah melaporkan lebih dari 3.000 kasus ISPA hanya dalam kurun waktu 10 hingga 16 Agustus 2026.

Baca Juga

Polisi Ungkap Kasus 5,2 Kg Sabu di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus 5,2 Kg Sabu di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap

Tingginya Kerentanan Tubuh Anak terhadap Polutan

Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes Then Suyanti menegaskan bahwa anak-anak merupakan kelompok paling berisiko karena organ paru-paru dan sistem kognitif mereka masih berada dalam fase perkembangan. Polutan utama dari karhutla, seperti partikel halus PM2,5, karbon monoksida, nitrogen dioksida, serta senyawa organik beracun, dapat menembus sistem pernapasan dan peredaran darah.

Kerentanan tersebut diperberat oleh perilaku fisik anak-anak yang umumnya lebih aktif dan banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, sehingga partikel asap berisiko terhirup lebih dalam ke saluran pernapasan. Selain kelompok anak, polutan ekstrem juga mengancam kelompok lansia dengan memicu perburukan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), gangguan kardiovaskular, peningkatan tekanan darah, gangguan pencernaan, serta iritasi mata dan kulit.

Ulasan naratif dari Stephanie M Holm, Mark D Miller, dan John R Balmes menunjukkan bahwa anak-anak rentan mengalami dampak kesehatan jangka panjang akibat paparan berulang konsentrasi tinggi. Bukti dampak pada kelompok usia dini ini juga terlihat pada data kohort Medicaid saat kebakaran hutan San Diego 2007, yang merekam peningkatan kunjungan perawatan balita akibat bronkitis, pneumonia, dan infeksi saluran pernapasan atas.

Baca Juga

Kondisi Sungai Cisadane Dampak Kemarau, Ini Imbauan untuk Warga

Kondisi Sungai Cisadane Dampak Kemarau, Ini Imbauan untuk Warga

Langkah Teknis Perlindungan Anak dari Kabut Asap

Menurut rujukan kesehatan dari American Academy of Pediatrics dan Harvard T.H. Chan, paparan asap karhutla pada anak dapat memicu nyeri dada, sesak napas, batuk, sensasi terbakar pada hidung dan tenggorokan, pusing, hingga tekanan kesehatan mental. Di samping itu, catatan Unicef mengingatkan potensi bahaya asap pada bayi dan anak kecil, mulai dari risiko berat badan lahir rendah, komplikasi pernapasan, pelemahan sistem imun, hingga penurunan fungsi kognitif.

Sebagai langkah antisipasi, pedoman keselamatan merekomendasikan agar anak-anak dijaga tetap berada di dalam rumah dengan seluruh pintu dan jendela tertutup rapat, terutama saat pemantauan kualitas udara menunjukkan indeks menyentuh angka 200. Penggunaan alat pembersih udara portabel atau sistem penyaring High-Efficiency Particulate Air (HEPA) sangat dianjurkan di dalam ruangan untuk menekan konsentrasi partikel berbahaya yang terhirup.

Sumber: Tirto

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabut AsapKarhutlaKementerian KesehatanKesehatan Anak

Berita Terbaru Lainnya

Polisi Ungkap Kasus 5,2 Kg Sabu di Jakbar, 2 Pelaku DitangkapKondisi Sungai Cisadane Dampak Kemarau, Ini Imbauan untuk WargaKTT BRICS 2026 Hasilkan Deklarasi New Delhi, Ubah Komitmen Jadi Aksi NyataTarget 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH5 Tanda Anda Masuk Golongan Kelas Bawah, Bukan Cuma Gaji KecilSederet Upaya Pertamina Atasi Antrean Panjang di SPBU Kota MakassarSosok Tuan Tanah Matraman, Kuasai Lahan 400 Hektare Selama 41 TahunJangan Lupa Serbu Transmart Full Day Sale! Gebyar Diskon 50% + 20%

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

Budaya

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap