Wahana Ghost Train di taman hiburan Luna Park, Sydney, Australia, dilalap api dahsyat pada Sabtu malam, 9 Juni 1979. Tragedi yang menelan tujuh korban jiwa tersebut hingga kini menyisakan tanda tanya besar terkait penyebab pasti insiden dan dugaan pengabaian bukti oleh pihak berwenang.
Pusat kendali pemadam kebakaran menerima laporan awal sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Armada pemadam dari Crows Nest dan Neutral Bay yang tiba pertama kali mendapati kepulan asap tebal telah membubung hingga 100 meter ke udara. Upaya pemadaman sempat terhambat karena Luna Park hanya memiliki satu jalan akses keluar-masuk, memaksa armada berhadapan langsung dengan kerumunan pengunjung yang panik melarikan diri.
Suhu panas ekstrem serta kobaran api yang masif membuat petugas tidak dapat menembus bagian dalam wahana untuk memadamkan api ataupun mencari korban. Kobaran api sempat merembet ke wahana Big Dipper di bagian atas dan wahana River Caves di dekatnya, namun perluasan api berhasil dihentikan menggunakan pasokan air yang disedot langsung dari pelabuhan.
Jejak Pelarian Napi Narkoba Encek Sejak Kabur 2024 hingga Ditangkap di Myanmar

Kerusakan total struktur Ghost Train dipicu oleh material bangunan yang mudah terbakar serta ketiadaan sistem penyiram air otomatis (sprinkler). Setelah operasi pembersihan puing selama enam jam, petugas mengevakuasi jasad tujuh korban yang terdiri dari satu orang dewasa dan enam anak-anak. Insiden mematikan ini berujung pada penutupan Luna Park dalam jangka waktu lama sebelum akhirnya dibuka kembali di bawah manajemen baru pada 1982.
Bukti Lapangan yang Terabaikan
Penyelidikan Kepolisian New South Wales (NSW) yang dipimpin Detektif Inspektur Doug Knight saat itu secara resmi menyimpulkan kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Kesimpulan tersebut membuat pencarian tersangka dihentikan dan sejumlah petunjuk penyelidikan dikesampingkan.
Posko Ormas GRIB di Kedoya Jakbar Terbakar Dini Hari

Laporan investigasi ABC News pada 2021 kemudian mengungkap sejumlah kesaksian saksi mata yang tidak ditindaklanjuti secara mendalam saat kejadian. Staf dan pengunjung mencium aroma minyak tanah serta melihat keberadaan kelompok orang yang mencurigakan di sekitar lokasi.
Pengawas staf Luna Park, Alan Chappell, sempat menegur sekelompok pemuda berjaket kulit yang salah satunya memiliki ciri fisik sesuai gambaran terduga pelaku dari saksi lain. Selain itu, operator wahana Albert Bessell menyaksikan sekitar sembilan pria dan beberapa wanita berpenampilan mirip geng motor memasuki Ghost Train sekitar sepuluh menit sebelum api membakar wahana. Kesaksian krusial dari operator tersebut tidak pernah dimasukkan oleh kepolisian ke dalam berkas penyelidikan resmi.






