Rencana penyesuaian tarif tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan memicu beragam respons dari para pengunjung. Kebun binatang favorit di Ibu Kota tersebut rencananya akan menaikkan harga tiket masuk menjadi Rp 10.000 per orang.
Saat ini, biaya masuk ke area Ragunan masih tergolong murah, yakni Rp 4.000 untuk pengunjung dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak. Jika penyesuaian diterapkan, kenaikan tersebut terhitung lebih dari dua kali lipat dari besaran tarif yang berlaku sekarang.
Salah seorang pengunjung, Yuli, mengungkapkan keberatannya atas rencana kenaikan tarif tersebut. Ia menilai lonjakan biaya masuk itu terlalu memberatkan karena nilainya naik lebih dari 50 persen dari harga semula.
Bandara Soetta Ditutup hingga Pukul 05.30 WIB Imbas Erupsi Anak Krakatau

Pandangan serupa diutarakan oleh warga bernama Fitri. Menurutnya, Ragunan selama ini menjadi pilihan tempat wisata yang sangat terjangkau bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah. Karena itu, ia menganggap wacana tarif Rp 10.000 tergolong terlalu tinggi untuk destinasi rekreasi rakyat.
Penolakan juga datang dari Anita, yang menilai Ragunan memiliki fungsi sosial dan edukatif penting bagi publik. Ia memandang keberadaan kebun binatang ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas, khususnya anak-anak, sebagai sarana pengenalan flora dan fauna dengan biaya yang ramah kantong.
Di sisi lain, wacana kenaikan tiket ini sebelumnya telah disepakati antara Komisi C DPRD DKI Jakarta dan pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan. Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, menyampaikan bahwa rencana penyesuaian tarif diambil demi mendongkrak kualitas fasilitas serta pelayanan di lingkungan Ragunan.
Usulan Beras Turun Mutu Jadi Tepung dan Respons Kemnaker soal Potongan Uang Saku Magang

Dimaz menjelaskan, tarif masuk Ragunan tercatat belum pernah mengalami kenaikan selama 20 tahun terakhir, padahal pendapatan dan perekonomian masyarakat Jakarta terus bertumbuh. Selain itu, ia menilai nominal Rp 10.000 masih tergolong rasional serta terjangkau jika disandingkan dengan harga tiket destinasi wisata lain di Jakarta, seperti Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Kendati rencana kenaikan ke angka Rp 10.000 telah mengemuka, pihak legislatif menyatakan besaran nominal tarif tiket masuk tersebut masih terus dikaji sebelum diputuskan dan diberlakukan secara resmi.






