Satgas MBG bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan instansi terkait resmi menghentikan sementara operasional Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batupapan 01 Makale menyusul insiden dugaan keracunan makanan di Kabupaten Tana Toraja. Keputusan tersebut diambil seiring bertambahnya jumlah korban yang mengalami gejala gangguan pencernaan usai menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan total mencapai 173 orang.
Berdasarkan rekapitulasi data per Jumat (4/9) pukul 20.30 WITA, sebanyak 165 korban dilarikan ke tiga rumah sakit di Tana Toraja untuk mendapatkan penanganan medis. Pasien terbanyak ditangani di RSUD Lakipadada dengan total 84 orang, terdiri atas 5 pasien rawat inap dan 79 pasien rawat jalan.
Di RSGK Toraja, tim medis menangani 50 pasien, dengan rincian 8 orang menjalani rawat inap dan 42 orang menjalani rawat jalan. Sementara itu, RS Fatima merawat 31 pasien, meliputi 6 orang rawat inap serta 25 orang rawat jalan.
Polisi Ungkap Kasus 5,2 Kg Sabu di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap

Selain di rumah sakit rujukan, pertolongan medis juga diberikan kepada 8 orang di sejumlah pusat kesehatan masyarakat. Rincian penanganan di fasilitas tingkat pertama ini meliputi empat orang di Puskesmas Makale, dua orang di Puskesmas Rembon, dan dua orang di Puskesmas Batusura. Hingga saat ini, penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil uji sampel dan pemeriksaan laboratorium dari pihak BPOM.
Langkah penutupan operasional dapur SPPG Batupapan 01 Makale disepakati melalui rapat dengar pendapat (RDP) usai insiden mencuat. Dapur tersebut diketahui mendistribusikan jatah makanan kepada 2.210 penerima manfaat, yang tersebar di empat TK, empat SD, dua SMP (SMPN 1 dan SMPN 2 Makale), serta dua posyandu.
Kondisi Sungai Cisadane Dampak Kemarau, Ini Imbauan untuk Warga

Menanggapi kejadian ini, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap pengelolaan program MBG. Pihaknya mengancam akan memecat petugas dapur SPPG yang terbukti lalai dan tidak bertanggung jawab dalam menjaga higienitas serta pengolahan makanan.






