Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih berlangsung di sejumlah kawasan pegunungan di Jawa Timur hingga Minggu (13/9/2026) pukul 18.00 WIB. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan titik api dan kepulan asap masih terdeteksi di kawasan Gunung Bromo, Semeru, Argopuro, hingga Kawinajang.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menjelaskan bahwa medan terjal, akses darat yang terbatas, kabut tebal, serta hembusan angin kencang menjadi faktor utama yang menyulitkan penanganan langsung di lapangan.
Kondisi Penanganan di Empat Kawasan Pegunungan
Di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, kepulan asap masih terpantau di sekitar kawasan Gunung Kursi dan Jemplang. Catatan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menunjukkan api awalnya terpantau pada Kamis (10/9) pukul 16.30 WIB di Savana Pengol sebelum merembet ke arah Gunung Kursi. Api sempat menyala kembali di Pengol dan tertiup angin kencang ke arah Pos Jemplang pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 16.20 WIB. Hembusan angin kencang juga membuat operasi pengeboman air (water bombing) belum bisa dijalankan, sementara seluruh pintu masuk wisata Bromo ditutup sejak Sabtu (12/9) sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Di KTT BRICS, Prabowo Paparkan Potensi Mineral dan Ketahanan Iklim RI

Sementara itu di Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, hasil pantauan udara pada Sabtu (12/9) memakai Helikopter PK-DAP menemukan kepulan asap serta kemunculan titik api baru di sekitar Pos 3 jalur pendakian. Tim gabungan darat telah membersihkan sisa bara api di Pos Watu Rejeng guna mencegah kobaran turun ke area yang lebih rendah. Adapun api di dekat Pos 3 masih dipantau dari Pos Watu Rejeng dan Pos 2 karena jalurnya terlalu curam untuk didekati secara langsung.
Di Gunung Argopuro, Kabupaten Jember, titik api terpantau berada di lereng-lereng curam kawasan Gunung Gilap, Cikasur, Aeng Kenek di Area Cemara Lima, dan Gunung Pinggang. Petugas gabungan bersama Perhutani KPH Jember melakukan pemadaman manual dengan metode gepyok di Aeng Kenek di tengah tebalnya kabut yang membatasi jarak pandang.
Tim SAR Perluas Area Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Adapun di Gunung Kawinajang, Kabupaten Blitar, pantauan Helikopter PK-DAP pada Minggu (13/9) memperlihatkan kepulan asap tebal dengan pergerakan api yang mengarah ke Savana Gunung Butak di wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Blitar dan BPBD Kabupaten Malang saat ini terus berkoordinasi melakukan asesmen dan pemantauan pergerakan api.
BNPB memastikan tidak ada korban jiwa dalam rangkaian karhutla di empat kawasan gunung tersebut hingga Minggu petang, sementara pendataan terhadap luasan dan dampak kerusakan masih berlangsung.






