berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Kalimantan Terbakar, Angin Membawa Asap, Manusia Nyalakan Api

Bambang SetiawanDiterbitkan 29 Agu 2026 - 00.01 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kalimantan Terbakar, Angin Membawa Asap, Manusia Nyalakan Api
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Pekatnya kabut asap kembali menyelimuti wilayah Kalimantan menyusul lonjakan kebakaran hutan dan lahan yang memicu kekhawatiran publik hingga protes lintas batas dari Sarawak, Malaysia. Data Kementerian Kehutanan pada periode 17–19 Agustus 2026 mencatat sebanyak 750 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi tersebar di tiga provinsi Kalimantan.

Merespons keluhan kabut asap yang mencapai wilayah negeri jiran pada Agustus 2026, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menyampaikan pandangannya mengenai pergerakan kabut tersebut. "Kebetulan anginnya mengarah ke sana, tapi suka bolak-balik," ujarnya.

Pembakaran Lahan dan Penindakan Hukum

Kendati arah angin menentukan persebaran asap pekat ke permukiman, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa 99 persen kebakaran hutan dan lahan berakar langsung dari tindakan manusia. Praktik pembersihan lahan dengan api terus ditemukan di lapangan dan berujung pada proses pidana.

Baca Juga

29 Siswa yang Ditangkap Polisi saat 27 Agustus Ikuti Pelatihan Bela Negara

29 Siswa yang Ditangkap Polisi saat 27 Agustus Ikuti Pelatihan Bela Negara

Di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Polresta Palangkaraya menangkap pria berinisial A alias Icong pada Jumat, 21 Agustus 2026. Icong bersama rekannya, W alias Bapak Memey, ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pembakaran lahan berukuran sekitar 50 kali 20 meter di kawasan Jalan Kalibata Ujung yang tembus ke Jalan G. Obos sejak Senin malam, 17 Agustus 2026. Keduanya dijerat dengan Pasal 308 KUHP.

Kasus serupa terjadi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Polres Berau menetapkan seorang pria berinisial BS sebagai tersangka setelah membakar lahan di lima titik terpisah di kawasan Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, pada 8 Agustus 2026. Pembakaran yang ditujukan untuk menyiapkan area perkebunan kelapa sawit tersebut tak terkendali hingga melahap 12 hektare lahan termasuk konsesi perusahaan, memicu kerugian material yang ditaksir mencapai Rp1,2 miliar. BS menghadapi ancaman hukuman penjara hingga 12 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.

Korelasi Pembukaan Kebun dan Gambut Kering

Keterkaitan antara pembukaan lahan perkebunan dan lonjakan kebakaran sejalan dengan temuan sejumlah kajian ilmiah. Riset Sean Sloan dan kolega (2017) mendapati frekuensi kebakaran meningkat seiring meluasnya ekspansi sawit, terutama pada fase awal pembukaan lahan dan area dalam radius 10 kilometer dari perkebunan. Studi Cattau dkk. (2016) di lanskap gambut Kalimantan Tengah periode 2000–2010 juga mencatat konsesi sawit memiliki kepadatan penyalaan api sekitar sepuluh kali lebih tinggi dibanding hutan alami.

Baca Juga

Pakar Politik Unair Airlangga Pribadi Kusman Meninggal Dunia

Pakar Politik Unair Airlangga Pribadi Kusman Meninggal Dunia

Kerentanan lanskap gambut Kalimantan sendiri tak lepas dari rekam jejak pengeringan masa lalu, termasuk Proyek Pengembangan Lahan Gambut Satu Juta Hektare pada pertengahan dekade 1990-an yang membangun lebih dari 4.000 kilometer kanal drainase. Penelitian dalam jurnal Global Environmental Change (2020) mengonfirmasi bahwa kebakaran paling sering berulang di lahan gambut terdegradasi saat fase anomali iklim El Niño tiba, sementara data historis Borneo (1982–2010) memperlihatkan risiko titik api ekstrem melonjak drastis saat curah hujan bulanan turun di bawah 200 milimeter.

Ancaman karhutla tahun ini berlangsung di tengah peringatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sejak Maret 2026 terkait potensi El Niño kuat berjuluk "Godzilla" yang membawa kemarau lebih kering dan panjang. Namun, kesiapan mitigasi dihadapkan pada restrukturisasi anggaran, di mana pagu indikatif BNPB 2026 turun 86 persen menjadi Rp200,1 miliar dari Rp1,427 triliun pada 2025. Dokumen DPR mencatat seluruh alokasi indikatif BNPB 2026 tersebut terpusat pada Program Dukungan Manajemen, sementara pos Program Ketahanan Bencana tercatat Rp0.

Sumber: Tirto

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabut AsapKarhutlaBNPB

Berita Terbaru Lainnya

29 Siswa yang Ditangkap Polisi saat 27 Agustus Ikuti Pelatihan Bela NegaraLaba Bank Jatim (BJTM) Naik 53% Jadi Rp1,2 T di Semester I-2026Biayai Kopdes, BNI (BBNI) Optimis Proyek Minim Risiko Kredit MacetPerkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026Pakar Politik Unair Airlangga Pribadi Kusman Meninggal DuniaLahan Kosong di Depok Kebakaran, Diduga Dipicu Warga Bakar SampahPeran Kotoran Hewan dalam Evolusi Ledakan Kambrium Menurut IlmuwanRosan Bocorkan Skema Rekening Gratis Warga RI, Aceh Lewat BSI

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

Budaya

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

1 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional · 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga · 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional · 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap