berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Jepang Kirim 3 Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Kalimantan

Usat BalangDiterbitkan 30 Agu 2026 - 00.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Jepang Kirim 3 Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Kalimantan
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Upaya penanganan kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan mendapatkan tambahan kekuatan armada udara. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan adanya dukungan dari Pemerintah Jepang berupa tiga unit helikopter CH-47 Chinook guna mempercepat pemadaman api di titik-titik rawan.

Kehadiran tiga helikopter berkapasitas angkut besar tersebut diproyeksikan memperkuat armada water bombing yang sebelumnya sudah beroperasi di lapangan. Penambahan unit ini ditargetkan mampu menekan penyebaran titik api serta meminimalkan dampak polusi asap yang mengancam kesehatan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.

Kesiapan Operasi dan Survei Lokasi

Langkah koordinasi penugasan armada bantuan luar negeri tersebut telah dimatangkan melalui rapat persiapan survei lokasi (site survey) yang digelar di Base Operasi Lanud Sopo pada Jumat (28/8/2026). Rapat tersebut memetakan teknis pengerahan armada sebelum unit diterjunkan ke area kerja.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Berton SP Panjaitan dari BNPB menjelaskan bahwa koordinasi teknis difokuskan pada skema operasional pemadaman dari udara. Seluruh armada asal Jepang tersebut dijadwalkan mulai melaksanakan misi water bombing di Kalimantan pada 10 September 2026.

"Hal-hal yang dibahas tentu operasionalisasi pelaksanaan water bombing di lokasi di Kalimantan," ujar Berton dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB, Sabtu (29/8/2026).

Imbauan Keselamatan dan Pencegahan Titik Api

Menghadapi potensi paparan asap akibat karhutla, BNPB mengingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan terdampak untuk menjaga kesehatan fisik secara mandiri. Warga diimbau untuk selalu mengenakan masker saat berada di luar dan mengurangi intensitas aktivitas di ruang terbuka.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Selain perlindungan diri, kewaspadaan terhadap pemicu munculnya api baru juga ditekankan. Warga diminta untuk tidak membakar sampah, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta tidak menyalakan api di kawasan dengan kondisi vegetasi yang sangat kering.

Masyarakat yang mendapati keberadaan titik api baru diharapkan segera melapor ke dinas terkait, kepala desa setempat, maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Laporan titik api juga dapat disampaikan langsung ke pusat panggilan BNPB melalui nomor 117.

Sumber: Tirto

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BNPB

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional 路 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap