Pengendali saham PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV), PT Nextier Datamate Center, melepas puluhan juta lembar saham perseroan pada harga transaksi yang berada jauh di bawah harga pasar reguler. Aksi divestasi minoritas ini berlangsung di tengah persiapan perseroan menggelar aksi korporasi penambahan modal.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (16/9/2026), PT Nextier Datamate Center menjual sebanyak 38.500.000 saham biasa MGLV pada 11 September 2026. Transaksi tersebut dieksekusi pada harga Rp7.000 per saham, sehingga nilai transaksi keseluruhan mencapai sekitar Rp269,5 miliar.
Harga pelepasan Rp7.000 per saham tersebut mencerminkan diskon sekitar 54,10% dari rata-rata harga perdagangan saham MGLV pada hari transaksi, yakni Rp15.250 per saham. Apabila dihitung secara teoritis menggunakan harga rata-rata perdagangan pada 11 September 2026, total nilai 38,5 juta saham yang dialihkan tersebut setara dengan Rp586,63 miliar.
Dalam laporannya, manajemen menyampaikan bahwa tujuan dari transaksi pelepasan tersebut adalah untuk kepemilikan saham langsung.
Prabowo Jawab Permintaan Pramono soal Danantara Garap LRT Jakarta

Perubahan Porsi Kepemilikan Pengendali
Penjualan saham tersebut memangkas kepemilikan PT Nextier Datamate Center di MGLV. Sebelum transaksi berjalan, entitas pengendali tersebut menguasai 1.240.000.000 saham atau mewakili 65,10% hak suara perseroan.
Setelah melepas 38,5 juta saham, volume kepemilikan PT Nextier Datamate Center berkurang menjadi 1.201.500.000 saham. Perubahan ini membuat persentase hak suara pengendali menyusut menjadi 63,07%.
Rencana Eksekusi Rights Issue MGLV
Transaksi penjualan saham oleh pengendali ini terjadi menjelang rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue. Melalui aksi korporasi tersebut, MGLV membidik penghimpunan dana segar hingga sebesar-besarnya Rp2,53 triliun.
Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 285.732.512 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp20 per saham. Jumlah saham baru yang ditawarkan ini setara dengan 13,04% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I terlaksana.
Fitch Pangkas Rating Pos Indonesia, Risiko Gagal Bayar Jadi Sorotan

Harga pelaksanaan rights issue ditetapkan sebesar Rp8.880 per saham, dengan ketentuan setiap satu HMETD memberikan hak untuk membeli satu saham baru. Rasio pembagian hak menetapkan bahwa setiap pemegang 100 saham lama yang tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 3 November 2026 pukul 16.00 WIB berhak memperoleh 15 HMETD.
Meski baru saja melepas sebagian sahamnya di pasar, PT Nextier Datamate Center menyatakan komitmennya untuk mengeksekusi seluruh porsi HMETD yang menjadi haknya. Pengendali perseroan tersebut berencana menyerap sebanyak 186.000.000 HMETD dengan total nilai pelaksanaan mencapai sekitar Rp1,65 triliun.
Di lantai bursa, saham MGLV terpantau menguat 0,86% ke level Rp14.725 per saham pada penutupan sesi pertama perdagangan. Nilai kapitalisasi pasar emiten infrastruktur digital ini tercatat berada di kisaran Rp28,05 triliun.






