Pemerintah merancang skema pengadaan aparatur sipil negara melalui pemetaan formasi yang melibatkan instansi pusat maupun pemerintah daerah. Mengacu pada kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN), total proyeksi kebutuhan CASN 2024 secara nasional mencapai 2.302.543 formasi. Alokasi nasional tersebut terdiri atas 690.822 formasi CPNS, 1.605.694 formasi PPPK, serta 6.027 usulan sekolah kedinasan. Pelaksanaan rekrutmen ini sekaligus dijalankan guna menuntaskan penataan tenaga non-ASN di seluruh lini instansi pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023.
Kebutuhan formasi memperlihatkan pembagian kuota antara kementerian atau lembaga tingkat pusat dan pemerintah daerah. Untuk instansi pusat, kuota CPNS 2024 dialokasikan sebesar 207.247 posisi yang diperuntukkan bagi dosen, guru, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis. Selain itu, pemerintah membuka 221.936 kebutuhan PPPK di instansi pusat untuk lowongan guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Di tingkat pemerintah daerah, usulan tenaga pendidik menunjukkan antusiasme tinggi dari 478 instansi daerah. Sebanyak 169 instansi daerah mengusulkan 22.142 formasi guru CPNS, sementara 467 instansi daerah mengajukan 155.151 usulan formasi PPPK.
Di samping sektor pendidikan dan kesehatan, pemerintah pusat menetapkan formasi prioritas untuk kebutuhan strategis. Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas mengonfirmasi penyiapan formasi khusus dalam seleksi CASN 2024 bagi masyarakat di Ibu Kota Nusantara (IKN), termasuk kuota afirmasi bagi warga di Kalimantan Timur. Pemenuhan sumber daya manusia juga diprioritaskan pada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), antara lain untuk posisi auditor serta Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah (P2UPD). Seluruh tata kelola pengadaan pegawai ini diperkuat melalui Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Manajemen ASN yang memuat 22 bab dan 305 pasal, dengan target pengesahan pada 30 April 2024.
Jadwal Pengumuman Hasil dan Mekanisme Seleksi Kompetensi Bidang SKB CPNS BKN Lengkap dengan Aturan Kelulusan

Pelaksanaan tahapan seleksi CASN 2024 dirancang ke dalam tiga siklus rekrutmen. Pada periode pertama, tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dan seleksi sekolah kedinasan direncanakan mulai pekan keempat Mei, kemudian dilanjutkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada pekan pertama hingga keempat Juli, dengan pengumuman kelulusan dijadwalkan pada pekan ketiga Agustus 2024. Memasuki periode kedua, tahapan SKD CPNS dan Seleksi Kompetensi Teknis (SKT) bagi PPPK diagendakan berjalan dari pekan pertama Agustus sampai pekan pertama September, yang dilanjutkan dengan SKB bagi peserta CPNS pada pekan kedua September hingga pekan ketiga Oktober, hingga pengumuman hasil akhir pada pekan kedua November 2024.
Adapun untuk periode ketiga, pelaksanaan SKD CPNS dan SKT PPPK direncanakan berlangsung mulai pekan keempat Oktober sampai pekan ketiga November. Setelah tahapan tersebut, SKB CPNS periode ketiga digelar pada pekan keempat November hingga pekan ketiga Desember, sehingga proses pengolahan dan pengumuman hasil akhir seleksi periode ketiga dijadwalkan selesai pada pekan ketiga Januari 2025.
Ketentuan dan Prosedur Pemberkasan Penetapan NIP PPPK Guru dan Tenaga Teknis

Mengenai rencana seleksi CPNS 2025, pemerintah belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait jadwal pelaksanaannya. Kementerian PANRB menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi CPNS 2025 masih menunggu penyelesaian seluruh rangkaian rekrutmen ASN 2024. Seleksi CPNS atau PPPK pada dasarnya tidak wajib diselenggarakan setiap tahun karena pelaksanaannya sangat bergantung pada kebutuhan instansi dan ketersediaan anggaran. Namun, jika dibuka, fokus rekrutmen formasi CPNS 2025 diarahkan pada bidang pendidikan, kesehatan, dan administrasi, yang memberikan peluang bagi lulusan SMA, diploma (D3), hingga jenjang sarjana.






