Pemerintah secara resmi mengumumkan proyeksi kebutuhan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024 secara nasional yang mencapai total 2.302.543 formasi. Alokasi kebutuhan nasional tersebut dirinci ke dalam tiga kelompok penerimaan, yaitu sebanyak 690.822 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), 1.605.694 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta 6.027 formasi untuk usulan sekolah kedinasan. Rekrutmen CASN tahun 2024 ini tidak hanya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pegawai pada instansi pemerintah, melainkan juga secara khusus ditujukan untuk pemenuhan formasi penempatan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, sebagaimana dikonfirmasi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Azwar Anas.
Dalam pelaksanaannya, agenda seleksi CPNS 2024 dimulai dengan pengumuman seleksi yang dilakukan mulai 19 Agustus. Setelah tahapan pengumuman tersebut disampaikan, pemerintah membuka masa pendaftaran pelamar dari tanggal 20 Agustus hingga 6 September. Minat masyarakat Indonesia untuk bergabung menjadi aparatur negara tercatat sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan besarnya animo pendaftar, di mana jumlah pelamar seleksi CPNS 2024 menembus angka 3,96 juta pelamar berdasarkan catatan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 17 September 2024.
Pada tahapan seleksi PPPK 2024, proses seleksi berkas administrasi turut menyediakan fasilitas pengajuan sanggah bagi para pelamar yang belum memenuhi syarat kelulusan. Pelamar yang dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi akibat adanya kesalahan yang bukan berasal dari pelamar diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan dalam batas waktu 3 hari kalender setelah pengumuman administrasi dirilis. Instansi terkait selanjutnya melakukan verifikasi ulang atas sanggahan yang diajukan dan akan mengumumkan hasil pascasanggah secara terbuka dalam kurun waktu 7 hari kalender setelah masa sanggah berakhir.
Jadwal Pengumuman Hasil dan Mekanisme Seleksi Kompetensi Bidang SKB CPNS BKN Lengkap dengan Aturan Kelulusan

Pelamar yang dinyatakan lolos administrasi seleksi PPPK 2024 selanjutnya melangkah ke tahapan Seleksi Kompetensi. Seleksi Kompetensi ini diselenggarakan dengan menggunakan sistem Computer-Assisted Test Badan Kepegawaian Negara (CAT BKN). Materi tes yang diujikan melalui CAT BKN tersebut meliputi tes Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial, serta Kompetensi Sosial Kultural. Setelah menyelesaikan pengujian kompetensi tersebut, setiap pelamar akan melanjutkan ke tahapan wawancara yang juga diselenggarakan secara langsung dengan metode Computer-Assisted Test Badan Kepegawaian Negara (CAT BKN).
Terkait dengan agenda penyelesaian proses rekrutmen formasi tahun 2024, pemerintah menetapkan batas waktu untuk pengangkatan para peserta yang lolos seleksi. Pemerintah menargetkan pengangkatan CPNS 2024 paling lambat dapat dilaksanakan pada bulan Juni 2025. Di sisi lain, proses pengangkatan untuk formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 direncanakan akan rampung seluruhnya pada Oktober 2025.
Ketentuan dan Prosedur Pemberkasan Penetapan NIP PPPK Guru dan Tenaga Teknis

Mengenai kelanjutan pengadaan aparatur pada periode berikutnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) menyatakan bahwa hingga pertengahan April 2025, belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal pendaftaran dan pelaksanaan tes CPNS 2025. Rini menyampaikan bahwa seleksi CPNS 2025 baru akan dibuka jika telah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto. Selain bergantung pada persetujuan Presiden Prabowo Subianto, penyusunan formasi CPNS 2025 kemungkinan akan terdampak oleh penambahan 14 kementerian baru dalam struktur Kabinet Merah Putih.






